Kamis, 06 April 2017

COACHING & COUNSELING SKILLS




Definisi Coaching dan Counseling

Coaching berarti proses mengarahkan dari seorang manager untuk melatih dan mengorientasikan seorang karyawan untuk menghadapi realitas lingkungan pekerjaan, dan membantu karyawan menghilangkan kendala-kendala untuk mencapai kinerja yang optimal.

Sementara counseling berarti suatu proses yang mendukung dari seorang manager untuk membantu seorang karyawan mendefinisikan dan mengatasi masalah pribadi atau perubahan organisasi yang dapat mempengaruhi kinerja.

Kalau coaching lebih ditujukan pada karyawan yang memiliki tantangan dalam aspek pengetahuan dan ketrampilan yang berkaitan dengan tugas serta tanggungjawabnya sebagai pegawai. Sementara counseling lebih berkaitan dengan masalah pribadi karyawan.

Terdapat empat tahapan dalam melakukan coaching and counseling diawali dengan tahap pendahuluan. Jika Anda yang meminta pertemuan ini, sampaikan maksud pertemuan dengan jelas. Sampaikan juga tujuan pertemuan yang ingin dicapai.

Tahap berikutnya adalah menjelaskan masalah. Pada tahap ini, jelaskan mengenai masalah kinerja yang akhir-akhir ini terjadi. Jelaskan dengan spesifik disertai dengan contoh-contoh atau bukti perilaku yang konkrit, dan lalu uraikan dampak masalah terhadap kinerja rekan-rekannya dan juga kinerja unit secara keseluruhan.

Dalam tahap berikutnya adalah untuk menggali masalah, berikan kesempatan kepada karyawan untuk memberikan komentarnya atas penjelasan yang telah Anda berikan. Kemudian, diskusikan penyebab masalah kinerja dengannya. Ajukan sejumlah pertanyaan untuk menggali akar penyebab masalah kinerja.

Selanjutnya kita perlu melakukan tahap keempat, yaitu mengenai tindakan koreksi. Dalam tahap ini, sampaikan:
  • Standar kinerja yang Anda harapkan, dan selama ini ternyata belum dapat tercapai dengan memuaskan.
  •  Menggali gagasan atau melakukan tukar pikiran guna mencari solusi. Tentukan solusi yang SMART (Spesific, Measurable, Attainable, Realistic, and Timely).
  • Dapatkan ide solusi dari karyawan Anda.

Setelah tahapan di atas, maka dilanjutkan dengan menyusun rencana tindakan perbaikan untuk mengatasi masalah yang ada. Dalam konteks ini, penting sekali untuk memberikan komitmen dan dukungan kita dalam implementasi rencana tindakan perbaikan. Kemudian sesi ditutup dengan meringkaskan inti dari pembicaraan, khususnya rencana tindakan yang disetujui. Lalu tutuplah pertemuan dengan nada positif.

Tunjukkan kepercayaan Anda bahwa karyawan Anda akan bisa melakukan peningkatan kinerja. Yang paling penting adalah kita kemudian harus menindaklanjuti pertemuan dengan memantau pelaksanaan rencana tindakan perbaikan.





Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan