Sabtu, 08 April 2017

MANFAAT TRAINING LEADERSHIP




Perusahaan adalah sebuah organisasi yang terstruktur rapi untuk mencapai tujuan tertentu. Karena bentuknya struktur resmi, maka perusahaan membutuhkan pemimpin yang berkompeten dan memiliki pengetahuan dalam mengatur semua karyawan yang berada di bawahnya.

Leadership atau Kepemimpinan adalah sebuah seni atau gaya yang bisa dipelajari oleh siapa saja. Kepemimpinan adalah sebuah seni dalam menggerakkan roda organisasi sehingga terus bergerak menuju ke arah yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Baca: SEGALA SESUATU TERGANTUNG KEPEMIMPINAN

Sudah menjadi tugas para pemimpin di perusahaan untuk membina dan mengarahkan anak buahnya agar selalu bekerja dengan baik dan benar.
Pemimpin yang baik juga harus bisa mengayomi dan melindungi anak buahnya agar merasa selalu aman ketika bekerja. Untuk mencetak pemimpin-pemimpin perusahaan yang kompeten seperti ini dibutuhkan Training Leadership yang akan membantu meningkatkan jiwa kepemimpinan dari dalam diri karyawan.
Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam setiap perusahaan akan selalu ada pergantian posisi dikarenakan pengunduran diri, pemecatan, atau pensiun. Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh karyawan lama biasanya perusahaan akan memberikan promosi berupa kenaikan jabatan bagi karyawan yang sudah dianggap mampu dan sudah memiliki pengalaman yang cukup.

Salah satu posisi yang biasanya ditawarkan adalah posisi-posisi pemimpin seperti kepala cabang, kepala divisi, atau bahkan direktur. Kadang kemampuan manajerial dan pengalaman seorang karyawan sudah memenuhi syarat untuk diangkat menjadi seorang pemimpin di perusahaan, namun ada baiknya jika perusahaan tetap memberikan Training Leadership kepada keryawan tersebut karena pelatihan kepemimpinan ini dapat memberikan beragam manfaat positif seperti:
  1. Pemimpin merupakan produk ciptaan dan bukan merupakan sebuah bakat atau anugerah yang datang begitu saja. Pemimpin bisa terbentuk melalui pengalaman seperti contohnya adalah para pelatih olahraga. Namun, hanya mengandalkan pengalaman saja tidak cukup, hal inilah yang menjadi alasan kenapa pelatih-pelatih olahraga tersebut biasanya akan menjalani Training Leadership dan kepelatihan sebelum mendapatkan lisensi melatih. Hal yang sama juga berlaku untuk perusahaan. Sebelum mulai menjalankan tugasnya sebagai pemimpin, alangkah baiknya jika perusahaan memberikan bekal berupa pelatihan kepemimpinan kepada karyawan tersebut.
  2. Pemimpin tidak hanya dituntut bisa mengatur anak buahnya namun juga bisa melakukan pendekatan psikologis agar semua bawahan bisa senang berada di bawah kepemimpinannya. Masalah psikologis bawahan ini nantinya bisa didapatkan oleh karyawan selama menjalani training kepemimpinan.
  3. Biasanya pelatihan kepemimpinan akan disesuaikan dengan jenis industri atau jenis bisnis dimana karyawan tersebut bekerja. Training leadership untuk industri bidang produksi tentunya berbeda dengan pelatihan kepemimpinan untuk industri di bidang jasa. Dengan training yang bisa disesuaikan dengan industri atau bisnis dimana dia bekerja, maka karyawan tersebut akan bisa lebih memahami perusahaan tempatnya bekerja dengan lebih baik.
  4. Tujuan utama dari Training Leadership adalah untuk mempersiapkan seorang karyawan yang nantinya akan membawahi banyak orang untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Berdasarkan hal ini tugas utama seorang pemimpin di perusahaan adalah untuk meningkatkan produktivitas bawahannya agar bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan secara maksimal. Pelatihan kepemimpinan akan mengajarkan teknik-teknik memotivasi dan mendorong produktivitas bawahan tanpa harus membuat mereka menjadi tertekan atau stres.
  5. Akan selalu ada tren atau teknologi terbaru dalam dunia bisnis dan industri. Selain dipelajari sendiri melalui berbagai media, tren dan teknik terbaru di dunia industri dan bisnis, hal ini bisa dipelajari melalui pelatihan kepemimpinan. Melalui pelatihan kepemimpinan ini juga seorang calon pemimpin di perusahaan akan diajarkan bagaimana untuk selalu mengikuti tren-tren yang sedang berkembang di dunia industri dan bisnis agar perusahaan tidak ketinggalan dengan para pesaingnya.
  6. Statistik menyebutkan bahwa karyawan yang telah mengikuti pelatihan kepemimpinan dapat membaca dampak yang positif bagi produktivitas perusahaan. Data statistik menyebutkan bahwa ada peningkatan rata-rata sebesar 600% atau enam kali lipat produktivitas perusahaan jika para pemimpinnya mengikuti training kepemimpinan. Hal ini tentunya merupakan hasil statistik yang sangat menggembirakan.


Dalam sebuah Training Leadership biasanya akan ada beberapa materi utama yang akan disampaikan kepada peserta training diantaranya adalah:
  1. Materi pembentukan dan pengembangan karakter untuk mencetak seorang pemimpin yang berwibawa, tegas, disegani, namun tetap bisa memotivasi dan mengayomi semua anak buahnya.
  2. Peserta bisa belajar segala aspek mengenai kepemimpinan diantaranya adalah konsisten terhadap visi dan misi perusahaan, cara memanfaatkan potensi yang ada untuk mencapai tujuan, hingga ilmu management waktu dan sumber daya manusia.
  3. Pemimpin harus kreatif. Training Leadership akan membantu peserta dalam mengeluarkan sisi kreatif mereka ketika menghadapi sebuah masalah.
  4. Menjadi pemimpin yang baik berarti harus memahami dan mengerti kode etik kepemimpinan. Kode etik kepemimpinan ini merupakan prinsip moral dan hukum yang harus dipatuhi oleh semua pemimpin agar selama menjalankan tugasnya pemimpin tersebut tidak menyimpang dari peraturan perusahaan, SOP, norma di masyarakat, hukum yang berlaku, hingga budaya organisasi.






Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan