Minggu, 22 Januari 2017

Berpikir BENAR




Dalam acara 'seminar/training motivasi', saya sering ditanya oleh peserta demikian: "Pak, kenapa ada orang yang hidupnya kelihatan 'cerah', dilalui dengan mulus dan banyak kemudahan. Sedangkan yang lain hidupnya tampak 'buram', harus dijalani dengan banyak masalah?"

JAWABANNYA: karena CARA BERPIKIRNYA, BENAR atau SALAH?

Tuhan Sang Maha Pencipta, Yang Maha Adil, Maha Baik, dan maha segalanya... TIDAK menciptakan kita ke dalam 2 kelompok: 'orang sukses-
yang hidupnya cerah' dan 'orang gagal-yang hidupnya buram'.

Itu BUKAN takdir Tuhan!
Takdir
 adalah kita tidak bisa memilih ingin lahir dari orang tua siapa? Dan menentukan kapan mau mati? Hehehe...

Menjadi sukses itu pilihan!
Inilah cara berpikir yang benar:
SUKSES adalah PILIHAN HIDUP!
SUKSES adalah HAK BAGI SIAPA SAJA YANG BERANI BERMIMPI BESAR, LALU MEMPERJUANGKAN UNTUK MERAIH IMPIANNYA
ITU
!
Mereka yang berpikir benar, MASALAH dipandang sebagai TANTANGAN yang harus diselesaikan. Sementara orang yang berpikir salah, PERSOALAN dilihat sebagai BEBAN yang harus dihindari.
Orang yang berpikir benar tahu, mengerti, dan paham bahwa hidup TIDAK HARUS DISELIMUTI oleh rasa cemas, kuatir, dan takut. Sedangkan mereka yang berpikir salah hidupnya DIHANTUI oleh kecemanas, kekuatiran dan ketakutan, bahkan ketidakpercayaan akan hari esok yang lebih baik...

Apakah mungkin Tuhan menciptakan kita untuk hidup di dunia ini agar menjalani kehidupan yang buram??? 






Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Sabtu, 14 Januari 2017

7 Cara Cerdas Mengawali Hari Anda




Agar pagi yang indah dapat memicu Anda untuk menjalani hari yang baik, bahagia, penuh dedikasi, bergairah, dan berenergi serta SEMANGAT, dalam situsnya Mindbodygreen, Dan Harrison, motivator mind & body berbagi tip untuk mengawali hari yang sempurna:

1) Abaikan Ponsel Sekitar 30 Menit
Saat bangun tidur, hindari menyentuh ponsel Anda. Bahkan, sebaiknya ponsel tidak berada di kamar tidur Anda. Beranjaklah dari ranjang dan minum segelas air mineral untuk mengusir dehidrasi selepas tidur semalam.


2) Mandi Dengan Air Dingin
Rasakan segarnya dan nikmati sensasinya hari dimulai dengan mandi air dingin. Air hangat hanya membuat Anda lesu. Sebaliknya, air dingin akan mengagetkan Anda, membuat Anda lebih tersadar, dan membuat Anda lebih siap untuk beraktivitas.


3) Lakukan Meditasi (Berdoa)
Setidaknya, lakukan meditasi selama lima menit. Jika Anda kesulitan melakukannya, cobalah untuk bernafas perlahan melalui hidung, tahan beberapa lama di perut, lalu hembuskan pelan-pelan melalui mulut. Jangan lupa menyetel alarm agar tahu kapan harus berhenti. Doa mohon petunjuk dan bimbingan Tuhan agar sepanjang hari yang akan Anda jalani dapat diisi dengan hal-hal baik, positif, dan penuh makna.


4) Sempatkan Untuk Sarapan
Sarapan yang sehat dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan mencegah Anda makan terlalu banyak pada jam makan siang. Konsumsi menu sarapan yang sederhana jika Anda tidak memiliki banyak waktu, makanlah buah-buahan.


5) Cari Inspirasi
Sangat penting bagi Anda untuk memahami apa yang Anda perjuangkan pada setiap harinya. Bacalah buku pengembangan diri, saksikan video motivasi atau simak alunan musik ringan dan positif. Tanpa Anda sadari, banyak pelajaran baru yang akan Anda dapat dari aktivitas ini setiap hari.


6) Mulai Bersyukur
Tuliskan tiga hal yang Anda syukuri saat itu. Dengan mensyukuri sesuatu yang Anda miliki atau baik yang terjadi dalam diri Anda, akan membuat Anda menjadi lebih
SEMANGAT dalam menjalani hidup.


7) Tentukan Prioritas
Catat lima prioritas yang paling penting untuk Anda lakukan pada hari itu. Dengan membuat to do list bersama skala prioritasnya, Anda akan mampu menyelesaikan semua hal yang perlu Anda tuntaskan hari tersebut dengan lebih terorganisir.



Lakukan ini terus menerus selama satu minggu penuh. Menurut Dan, kebiasaan ini akan mengubah hidup Anda menjadi lebih teratur, penuh syukur, dan tidak monoton serta terus SEMANGAT...



Saya sudah melakukannya!


Baca: Diamlah Sejenak...





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Sabtu, 07 Januari 2017

Evaluasi Diri




Seorang bocah laki-laki masuk ke sebuah toko. Ia mengambil peti minuman dan mendorongnya ke dekat pesawat telepon koin. Lalu, ia naik ke atasnya sehingga ia bisa menekan tombol angka di telepon dengan leluasa. Ditekannya tujuh digit angka. Si pemilik toko mengamati terus tingkah bocah ini dan menguping percakapannya...

Bocah: "Ibu, bisakah saya mendapat pekerjaan memotong rumput di halaman Ibu?"

Ibu (di ujung telepon): "Saya sudah ada orang yang membantu untuk mengerjakannya".

Bocah: "Ibu bisa bayar saya setengah dari upah orang itu".

Ibu: "Saya sudah sangat puas dengan hasil kerja orang itu".

Bocah (dengan nada sedikit memaksa): "Saya juga akan menyapu pinggiran trotoar rumah Ibu, dan saya jamin di hari Minggu halaman rumah Ibu akan jadi yang tercantik di antara rumah-rumah yang ada di kompleks perumahan ibu".

Ibu: "Tidak, terima kasih!"

Dengan senyuman di wajahnya, bocah itu menaruh kembali gagang telepon. Si pemilik toko, yang sedari tadi mendengarkan percakapannya, menghampiri bocah itu...

Pemilik Toko: "Nak, aku suka sikapmu, semangat positifmu, dan aku ingin menawarkanmu pekerjaan".

Bocah: "Tidak! Makasih".

Pemilik Toko: "Tapi... tadi kedengarannya kamu sangat menginginkan pekerjaan".

Bocah: "Ohh... itu Pak. Saya cuma mau mengecek apakah pekerjaan saya sudah bagus dan memuaskan. Sayalah yang bekerja untuk Ibu tadi!"


Evaluasi apa yang telah kita lakukan dan bagaimana hasil pekerjaan kita sepanjang tahun 2016, untuk memastikan agar kapasitas kerja dan kualitas diri kita lebih baik lagi di tahun 2017???






Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Jumat, 06 Januari 2017

SUKSES itu PILIHAN!




Dalam acara seminar/training 'motivasi' sering saya "berperan" sebagai Sang Pencipta, dan mengelompokkan peserta menjadi 2 grup.

Kepada grup 1 saya katakan, "Kalian saya ciptakan menjadi orang-orang sukses! Mau?"
Serentak mereka menjawab: "Mauuu...!"


Kepada grup 2 saya berkata, "Kalian saya ciptakan menjadi orang-orang gagal! Mau?"
Jawabannya
mereka adalah: "Tidaaak...!"


Itulah... Tuhan Sang Maha Pencipta yang Maha Adil, Maha Baik, dan maha segalanya tentu TIDAK menciptakan manusia menjadi 2 kelompok: MANUSIA SUKSES dan MANUSIA GAGAL. 😍😍😍

Menjadi SUKSES adalah PILIHAN HIDUP Anda!
Tuhan TIDAK MENTAKDIRKAN orang yang satu SUKSES dan yang lainnya GAGAL!
Takdir adalah kita tidak bisa milih lahir dari orang tua siapa, dan mati kapan?
Nasib atau kehidupan yang sekarang Anda jalani merupakan pilihan hidup Anda. Andalah yang menentukan nasib hidup Anda!


Dalam hidup yang penting bukan darimana kita memulainya, tapi bagaimana kita menjalaninya, dan kemana tujuan kita?

Sesungguhnya... Tuhan Yang Maha Kasih pasti merancang hidup yang cerah bagi setiap pribadi. Namun, kadang kita sendiri 'membuat' kehidupan yang seharusnya sederhana untuk dijalani ini menjadi buram.

MASA LALU TIDAK BISA KITA UBAH!
Kita fokus saja pada hari ini dan hari esok yang lebih baik, indah, dan menarik...



Merubah nasib memang tidak dapat dilakukan semalam, namun merubah cara berpikir dan menjalani hidup yang labih baik dapat dilakukan sekarang!!!






Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Senin, 02 Januari 2017

RESOLUSI 2017




Pada sesi tanya-jawab di acara training/seminar 'motivasi', saya sering mengajukan pertanyaan:
"APA YANG INGIN ANDA RAIH DALAM 5 TAHUN KE DEPAN?"


Dengan pertanyaan itu, beberapa orang malah balik bertanya:
"APAAA...YAH, PAK???" (mimik muka bingung. He...he...he...)


Kepadanya saya ceritakan demikian...
Seseorang berdiri di pinggir jalan sedang menunggu sebuah taksi. Ketika sebuah taksi lewat dia berteriak, "TAKSIII...!"
Taksi berhenti dekat orang itu, lalu dia masuk ke dalam taksi.


Di dalam taksi, sopir bertanya kepada penumpangnya itu, "BAPAK/IBU TUJUANNYA KEMANA?"
Orang itu hanya mengeluarkan dompet mengambil uang 100 ribuan, lalu menyerahkannya kepada sopir taksi sambil berkata, "INI UNTUK ARGO TAKSINYA, HABISKAN SAJA!"

Di taksi ber-AC itu sebentar dia tertidur, dan tak lama kemudian sopir taksi berkata pelan, "BAPAK/IBU MAAF SAYA BAGUNKAN, ARGONYA SUDAH HABIS!"

Penumpang itu kaget karena dipaksa bangun lalu keluar dari taksi, namun tiba-tiba dia berteriak marah kepada sopir taksi, "HAIII... KENAPA KAMU TURUNKAN SAYA DI KUBURAN?"
Sopir taksi hanya bisa diam, dan berkata dalam hati, SALAH SAYA APA???

Itulah gambaran orang yang tidak punya 'impian hidup', SEPERTI PENUMPANG TAKSI YANG HANYA MENGHABISKAN ARGO!


Apa yang ingin Anda raih di tahun 2017?
Hidup Anda tidak akan
pernah berubah hanya dengan diam menunggu!
Masa depan Anda dimulai dari hari ini.
Tentukanlah sejak sekarang!


Baca: Pencapaian Tahun 2016





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Sabtu, 17 Desember 2016

Pencapaian Tahun 2016




Dalam acara 'seminar/training motivasi' pada awal Desember 2016 lalu, saya tanyakan ke peserta, "Apakah pencapaian Saudara tahun 2016 ini lebih baik dari tahun 2015 lalu?"
Ternyata hanya sebagian yang angkat tangan, sisanya tidak!


Lalu saya bertanya kepada yang angkat tangan, "Pencapaian apa yang Anda maksudkan?"
"Penghasilan/karir saya meningkat!"
jawabnya.
👍
Berikutnya saya tanyakan kepada yang tidak angkat tangan, "Kenapa Anda merasa tidak ada peningkatan di tahun 2016 ini?"
Dijawab, "Hidup saya rasanya monoton!"
😢

BAGAIMANA DENGAN RESOLUSI TAHUN 2017???

Sesungguhnya, kehidupan yang telah kita jalani, yang baik maupun yang buruk, telah memberikan pembelajaran yang sangat berharga bagi kita untuk terus bertumbuh...
Pengalaman baik dapat kita berikan ke orang lain untuk memotivasi, dan pengalaman buruk pun dapat kita bagikan ke orang lain untuk mengingatkan mereka. 👍

Perjalanan hidup yang telah kita lalui, jika dengan sikap mental positif, tidak pernah sia-sia! Segala masalah/persoalan yang pernah dihadapi, semua rintangan/tantangan yang menghadang telah membuat kita seperti sekarang ini... Menjadi manusia yang semakin baik, dewasa, bijaksana... 👍👍👍

Apa pun yang telah kita raih secara positif, berupa materi/ jabatan/ kekuasaan/ popularitas adalah baik jika kita mampu memanfaatkannya dengan baik & benar, bukan melulu untuk kepentingan pribadi/ keluarga/ kelompok/ golongan saja. Namun juga bagi sesama atau lingkungan di sekitar kita. ❤❤❤

Apakah Tuhan melarang kita untuk meraih sukses - kaya, punya jabatan, berkuasa, dan menjadi terkenal?
Tuhan pasti punya maksud yang agung dan mulia atas kesuksesan yang telah kita capai itu
(atau pun penderitaan yang pernah kita alami), maknailah dengan bijak! 🙏🙏🙏



Sebaik-baiknya orang adalah dia yang hidupnya memberi manfaat bagi orang lain, dan menginspirasi kepada banyak orang...


Baca: Jangan Mau Jadi Penonton Saja!





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Selasa, 13 Desember 2016

APABILA...





🤔 Apabila hari ini kita belum bisa memberi manfaat kepada orang lain,
maka usahakanlah agar tidak merugikan sesama. 😍

🤔 Apabila hari ini kita belum bisa berbagi hal positif dengan sesama,
maka usahakanlah agar tidak menyebarkan hal yang negatif kepada orang lain. 😍

🤔 Apabila hari ini kita belum bisa berbagi kebaikan untuk orang lain,
maka usahakanlah agar tidak memberi pengaruh yang buruk kepada sesama. 😍

🤔 Apabila hari ini kita belum bisa memberi kebahagiaan kepada sesama,
maka usahakanlah agar tidak menyakiti orang lain. 😍

🤔 Apabila hari ini kita belum bisa berakhlak mulia,
maka usahakanlah agar tidak menyimpan hati yang buruk kepada orang lain. 😍

🤔 Apabila hari ini kita belum bisa menghargai orang lain,
maka usahakanlah agar tidak memberi nilai berlebih pada diri sendiri. 😍

🤔 Apabila hari ini kita belum bisa mengingat kebaikan orang lain,
maka usahakanlah agar dapat melupakan keburukan orang lain. 😍

🤔🤔🤔 Apabila hari ini adalah hari terakhir dalam hidup kita,
maka...... ❤❤❤


Baca: Membangun Rumah Masa Depan





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Minggu, 11 Desember 2016

Lebih Baik Memberi...




Seorang kawan mentraktir saya makan siang di sebuah restoran. Usai membayar, ia tersenyum kecut sambil berkata: “Dasar pencuri uang kecil.”

Saya penasaran. Ternyata, uang kembaliannya dibulatkan ke bawah oleh kasir. Tidak seberapa memang, hanya beberapa ratus rupiah saja.

Kebanyakan dari kita menganggap hal seperti itu sudah biasa. Namun, rekan saya berpendapat, hal itu tidak pantas dilakukan. Kalaupun terpaksa dilakukan, alangkah baiknya jika si kasir meminta izin terlebih dahulu kepada pelanggannya.

Sepintas sikap rekan saya itu tampak berlebihan. Namun, jika diperhatikan secara saksama, perbuatan si kasir memang salah. Seorang pelanggan punya hak untuk menerima uang kembaliannya secara utuh, tanpa dikurangi satu rupiah pun. Jika penjual tidak bisa memberikan uang kembalian secara utuh, karena alasan tidak ada uang kecil misalnya, ia perlu memberi tahu pembeli. Jika tidak, sebenarnya penjual sedang mengambil hak pelanggan.

Dalam kehidupan sehari-hari, siapa pun kita, alangkah baiknya kita memberikan apa yang menjadi hak orang lain secara utuh. Dalam segala hal, lebih baik memberi daripada menerima, mengurangi apalagi sampai menghilangkan hak orang lain.

Jangan takut kekurangan karena harus memberi. Sebaliknya, berbahagialah jika bisa memberi...


Kita sudah terbiasa MEMINTA apa yang menjadi bagian-hak kita. Sudahkah kita MEMBERI apa yang menjadi hak orang lain-kewajiban kita???







Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Rabu, 30 November 2016

Rakus, Itulah Akibatnya!



Alkisah...

Suatu ketika seorang petani naik sepeda untuk menjual hasilnya ke kota. Jarak dari desa ke kota kurang lebih 30 km. Saat pulang, siang itu sangat panas terik. Sesampainya di rumah, di atas meja makan ada segelas es sirup yang dingin. Langsung es sirup tersebut dia minum, terasa segar rasanya hingga menghilangkan sebagian penatnya.
Keesokan hari, saat dia pulang menjual hasil ladangnya, dia teringat kalau kemarin dia minum segelas es sirup badannya akan segar kembali. Sesampainya di rumah dia langsung ambil sebotol sirup dan seember air dingin.
Karena dia pikir kalau segelas es sirup bisa menghilangkan dahaga dan sedikit rasa lelah, kalau seember pasti akan membuat seluruh badannya menjadi segar bugar.
Ternyata... bukannya segar bugar, tapi malah sakit perut!

Belajarlah bersyukur atas apa yang telah kita capai...
RAKUS, ITULAH AKIBATNYA!!!


Baca: Hidup dengan TIGA LANGKAH SEDERHANA...





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan