Senin, 15 Mei 2017

PELUANG USAHA BAGI ANDA!








Baca: KENAPA HARUS MEMILIH BISNIS HANDUK?





Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

PERUBAHAN ITU PASTI!




Dalam acara 'training/seminar' saya sering minta peserta untuk berdiri, lalu melipatkan kedua tangan mereka di dada. Ada yang biasa tangan kiri di bawah dan tangan yang kanannya di atas, atau sebaliknya. Kemudian saya minta kebiasaan mereka itu diubah, yang semula tangan kirinya di bawah menjadi di atas, dan sebaliknya.

Selanjutnya saya bertanya kepada mereka, "Apa yang dirasakan?" Jawaban mereka hampir serentak, "Aneh/Kagok/Tidak enak..."

Itu sebuah contoh kecil, bahwa PERUBAHAN bagi orang yang merasakannya 'TIDAK ENAK', dan oleh orang lain yang melihatnya tampak 'ANEH'. Karena itulah, seorang yang telah melakukan sebuah kebiasaan (yang buruk), untuk mengubah kebiasaan itu butuh perjuangan!

Baca: PIKIRAN ANDA MENENTUKAN JALAN HIDUP ANDA!


PERUBAHAN ITU PASTI! Dunia dan lingkungan di sekitar kita akan selalu berubah. Orang-orang yang tidak mau berubah akan hilang tak berbekas ditelan oleh waktu dan perubahan jaman, sisanya adalah mereka yang telah mempersiapkan diri dan memaksa dirinya untuk berubah, dan berdamai dengan perubahan.

Sesungguhnya, setiap orang memang harus siap menghadapi setiap perubahan yang terjadi dalam hidupnya, entah karena niat yang muncul dalam dirinya atau karena dipaksa oleh lingkungannya.

Albert Einstein pernah berkata, "Hidup ini seperti naik sepeda, agar tidak jatuh kita harus terus mengayuh."


Kalimat bijak itu saya artikan demikian, setelah menyelesaikan sekolah atau pendidikan, kita hidup untuk berkarya, dengan cara bekerja/ berbisnis/ bersosial/ dsb). Setiap bangun pagi, Tuhan masih memberi nafas hidup, artinya 'TUGAS' kita untuk berkarya di dunia ini belum selesai. Tuhan tentu punya tujuan yang agung, besar, dan mulia atas kehidupan setiap diri kita... Maknailah setiap tarikan nafas hidup kita dengan baik dan secara positif!






Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Kamis, 11 Mei 2017

BERSATULAH INDONESIAKU!



Mari kita sadari bahwa… akhir-akhir ini para koruptor, politikus kotor, orang-orang yang haus kekuasaan dan harta serta yang berpaham radikalisme dengan sengaja telah mengangkat isu SARA, dan tega mengorbankan kesatuan dan persatuan Indonesia demi tercapainya tujuan mereka. Ini jelas mengancam bangsa dan negara Indonesia!

Bila usaha untuk mencapai tujuannya mereka lakukan dengan menghalalkan segala cara, dan dengan cara yang negatif, apakah hasilnya akan positif?




Apakah kita rela Indonesia tercinta yang terdiri dari berbagai agama, ras, suku bangsa dan kebudayaan, serta ribuan pulau nan indah yang sesungguhnya merupakan kekayaan amat dahsyat dari bangsa ini harus terpisah-pisah???

Apakah kita rela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang tercinta ini harus tercerai-berai???


Hari Rabu tanggal 10 Mei 2017, di depan gedung Balai Kota Jakarta, Addie MS dan pak Djarot Saiful Hidayat memimpin lebih dari sepuluh ribu orang untuk menyanyikan lagu-lagu Kebangsaan dan Nasionalisme demi NKRI Jaya:

W.R. Supratman - Indonesia Raya
Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Ismail Marzuki - Rayuan Pulau Kelapa
Tanah airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja sepanjang masa
Tanah airku aman dan makmur
Pulau kelapa yang amat subur
Pulau melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala
Reff:
Melambai lambai
Nyiur di pantai
Berbisik bisik
Raja Kelana
Memuja pulau
Nan indah permai
Tanah Airku
Indonesia




Sudharnoto - Garuda Pancasila
Garuda pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi

Sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju

Jadilah diri kita seorang dari jutaan, puluhan juta, dan ratusan juta warga bangsa Indonesia yang mau menjaga dan memelihara agar NKRI semakin jaya!!!





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Rabu, 10 Mei 2017

PEMBELAJARAN DARI KASUS AHOK




AHOK DIVONIS 2 TAHUN…??? HAAHHH...!!!


Hari Selasa tanggal 9 Mei 2017, AHOK divonis 2 tahun oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, bagi saya (plus jutaan warga Jakarta, masyarakat Indonesia, dan dunia) tentu sangat mengejutkan.

Jika kita sungguh-sungguh menggunakan hati nurani yang paling dalam dan akal sehat (serta mohon petunjuk serta bimbingan dari Tuhan Yang Maha Adil dan Yang Maha Bijaksana), apakah Ahok telah diperlakukan dengan adil???

Sebagai warga negara Indonesia yang baik tentu kita harus tetap menghormati keputusan dari lembaga peradilan (yang kesannya tidak adil itu).


Dari ‘Kasus AHOK’ ini saya mendapatkan tiga poin sangat berharga sebagai pembelajaran, yaitu:

1.   Menjadi orang besar yang benar-benar besar itu memang harus melalui berbagai rintangan dan tantangan yang berat dan terjal. Sejarah mencatat bahwa Pembela Kebenaran dari belahan dunia lain juga mengalami hal yang mirip dengan Ahok. Seperti: Mahatma Gandhi dari India, atau Nelson Mandela dari Afrika Selatan.

2.   Menjadi orang baik yang sungguh-sungguh baik di antara banyak orang atau lingkungan orang-orang yang tidak baik itu memang tidak mudah dan sangat sulit. Harus menghadapi bermacam hambatan dan kendala yang tidak sedikit. Sanggupkah kita mempertahankan diri untuk terus berusaha menjadi Orang Baik?

3.   Dunia, lingkungan, atau kehidupan kadang memperlakukan kita secara tidak adil (dari kacamata pribadi atau sebagai manusia). Namun, kita harus tetap yakin dan percaya bahwa Tuhan Yang Maha Adil dan Yang Maha Kuasa PASTI memiliki rencanaNya sendiri yang agung, besar, dan mulia atas kehidupan setiap manusia ciptaanNya dan setiap peristiwa di muka bumi ini.


Pembelajaran dari ‘Kasus AHOK’ di atas, yang bisa dan seharusnya kita lakukan adalah terus berusaha untuk tetap menjadi orang yang baik… dengan berbagi hal positif, kebaikan, dan kebahagiaan kepada orang lain atau lingkungan di sekitar kita...
Bukankah untuk itu maksud dan tujuan dari penciptaan diri kita hidup di dunia ini?






Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Selasa, 09 Mei 2017

WAKTU YANG TERSISA




WAKTU itu gratis, namun sangat berharga, padahal biasanya sesuatu yang gratis itu kurang bernilai.

WAKTU tidak bisa dibeli, setiap orang memiliki waktu yang sama, yaitu 24 jam sehari.

WAKTU tidak dapat dimiliki, namun bisa digunakan secara efektif.

WAKTU tidak bisa digenggam, tapi bisa dirasakan manfaatnya.

WAKTU tidak dapat disimpan, tetapi bisa dinikmati dengan bijak.


Bagaimana dengan WAKTU Anda, apakah sudah digunakan secara efektif dan bijaksana?

Hari ini, mari kita ingat bahwa WAKTU kita ada batasnya.
Jika menghitung WAKTU YANG TERSISA, mungkin tinggal: Sehari, Seminggu, Sebulan, Setahun, atau lebih…Siapa yang tahu???

Yang penting bukan berapa lama WAKTU hidup kita, namun hidup seperti apa dan dengan cara bagaimana kita menggunakan WAKTU di kehidupan ini.


Jadi, manfaatkanlah WAKTU YANG TERSISA secara efektif, dengan arif dan bijaksana…karena WAKTU yang telah berlalu tidak akan pernah bisa kembali, dan kita tak akan pernah tahu berapa lama WAKTU YANG TERSISA…
Sampai Tuhan berkata:
“WAKTUNYA KAMU PULANG.”





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Senin, 08 Mei 2017

NIKMATNYA BISNIS HANDUK...



Apakah judul artikel tersebut di atas berkesan bombastis dan sekaligus memprovokasi Anda? Hehehe…
Mari kita simak lebih lanjut!

Artikel ini khusus bagi Anda:
  1. Yang bosan sebagai karyawan
  2. Yang ingin menjadi pengusaha
  3. Yang sedang mencari peluang bisnis
  4. Yang ingin punya penghasilan tambahan
  5. Yang ingin merintis bisnis dengan modal minimalis
  6. Yang ingin menambah bisnis namun resikonya kecil
  7. Yang ingin membantu kerabat/sahabat/rekan yang sedang bermasalah dalam hal keuangan
  8. Siapa pun dan dimana pun di seluruh Indonesia

Handuk hanyalah sebuah kain yang biasa kita gunakan sehabis mandi, setelah olah raga, membersihkan kotoran pada berbagai peralatan yang kita miliki, dsb.


Namun, tahukah Anda bahwa dengan produk handuk ini Anda bisa menciptakan sebuah bisnis dengan omset jutaan, puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah.
Gak percaya???


Mungkin selama ini Anda tidak atau kurang memperhatikan bahwa handuk tidak hanya digunakan untuk mandi saja, melainkan juga untuk membersihkan berbagai kotoran di manapun baik di rumah, kantor, hotel rumah makan, rumah sakit, dan sebagainya serta untuk berbagai keperluan atau kebutuhan lainnya seperti untuk hadiah/kado, promosi produk, dll.

Lalu, bagaimana caranya agar handuk ini bisa menghasilkan bisnis besar?
Caranya adalah dengan menjadi Agen/Distributor/Grosir Handuk! Dan tahukah Anda bahwa bisnis handuk ini ternyata keuntungannya baguuus…! Silakan Anda cek, berapa modal handuk dibandingkan dengan harga pasaran handuk yang harus dibayar oleh konsumen.

Berapa sih modal yang harus dikeluarkan untuk merintis bisnis handuk?



Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

CONTOH PRODUK HANDUK


















Baca: KENAPA HARUS BISNIS HANDUK?






Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Minggu, 07 Mei 2017

DAFTAR HARGA HANDUK







CATATAN:
  1. Harga tersebut di atas belum termasuk Ongkos Kirim.
  2. Harga sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
  3. Selama BULAN PROMO semua item produk di atas DISCOUNT 5%.
  4. Jasa pengiriman via JNE silakan cek di: Ongkir JNE dari Bandung
  5. Jasa pengiriman via TIKI silakan cek di: Tarif TIKI OnlineServices




Baca: KENALI JENIS HANDUK DAN KEGUNAANNYA








Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Jumat, 05 Mei 2017

BAGAIMANA CARA MERINTIS BISNIS HANDUK?




Untuk merintis bisnis handuk, hal utama yang harus Anda perhatikan yaitu bahwa pasarnya sangat luas:
1)  Setiap orang minimal menggunakan 2 handuk untuk mandi, satu handuk yang dipakai dan satunya lagi sebagai pengganti ketika handuk yang lainnya dicuci.
2)  Setiap rumah menggunakan beberapa jenis handuk sekaligus untuk: mandi, cuci tangan, lap, dll.
3)  Penjualan handuk dapat dilakukan secara retail/eceran ke konsumen langsung di sekitar perumahan maupun penjualan partai ke:
·       Agen (reseller)
·       Hotel
·       Rumah Sakit
·       Rumah Makan / Kantin / Cafe
·       Salon & Spa
·       Tempat Fitness
·       Toko Olah Raga / Supplier Kado
·       Instansi / Perusahaan
·       Jasa Cleaning Service, dan lain-lain


Dari gambaran Target Market tersebut di atas, maka kita dapat melakukan pemasaran produk handuk dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1)  Menentukan Harga Jual Handuk (sesuai keuntungan yang diharapkan), seperti harga penjualan untuk eceran ke Konsumen, Agen, dan Instansi/Perusahaan (partai). Dalam hal ini yang harus kita ingat adalah harga yang kompetitif, sehingga produk yang kita jual dapat bersaing di pasaran.
2)  Membuat SPANDUK yang menarik untuk dipasang di depan rumah, sehingga efektif dalam menjaring Calon Konsumen dan Agen. CONTOH SPANDUK:







3)  Membuat BROSUR yang berisi informasi produk beserta berbagai keunggulannya untuk dibagikan kepada para Calon Konsumen dan Agen maupun Instansi/Perusahaan, baik secara langsung maupun melalui Medsos (BBM, Facebook, Instagram, Twitter, WA, dll). CONTOH BROSUR (halaman depan dan belakang:





4)  Menyusun Sistem Penjualan dan Program Promosi yang menarik, dan tentunya harus menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat dalam bisnis yang sedang kita rintis. Dengan cara seperti ini kita boleh menjamin kemajuan dan perkembangan bisnis seperti yang diharapkan.
5)  Menentukan Target Penjualan Harian, Mingguan, maupun Bulanan. Hal ini sangat penting sehubungan dengan berapa penghasilan yang kita harapkan dari bisnis handuk ini dalam periode satu bulan misalnya.
6)  Membangun Tim Bisnis yang solid, seperti merekrut Agen yang potensial atau Salesman lapangan yang baik seiring dengan kemajuan dan perkembangan bisnisnya.







    Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan