Kamis, 24 Oktober 2013

PRINSIP DALAM PENJUALAN





Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam penjualan, sebagai berikut:

1) TENTUKAN TARGET
Langkah awal bagi seorang pebisnis ketika akan mulai menjalankan bisnisnya adalah, menentukan target penjualan dari produk yang akan dijualnya.

2) PRODUK BERKUALITAS
Jualah produk yang berkualitas, ini sangat penting jika ingin sukses dalam bisnis. Jangan menjual produk cacat yang akan mengecewakan konsumen. Kita harus tahu keunggulan produk kita dibanding dengan pesaing.

3) INOVASI PRODUK
Agar penjualan kita meningkat, inovasi produk harus dilakukan. Misalnya, penambahan varian, perbagus kemasan, dll. Cari tahu apa kebutuhan konsumen, sehingga kita bisa tahu produk yang tepat untuk mereka.

4) PELAYANAN PRIMA
Jangan umbar janji yang tidak bisa ditepati, karena hal ini akan membuat konsumen menjadi kecewa. Ketika konsumen sudah kecewa, dijamin tidak akan datang lagi untuk membeli produk kita. Jangan lambat merespon permintaan konsumen. Jagalah kepercayaan konsumen.

5) PERMUDAH PENJUALAN
Permudah cara pemesanan pembelian, misalnya dengan telpon, SMS, BBM, dll. Berikan layanan antar barang.

6) BERIKAN LEBIH
Konsumen tentu akan merasa senang jika diberi lebih. Misalnya, jika konsumen membeli dalam jumlah tertentu, berikan bonus. 100 pembeli pertama diberi bonus.

7) JUAL KE ORANG YANG TEPAT
Kita menjual produk ke orang yang tepat. Maksudnya, produk untuk segmen pasar menengah atas atau menengah bawah.

8) PROMOSIKAN
Hal yang satu ini jangan dilupakan! Lakukan promosi secara konsisten di berbagai media online/offline, agar konsumen tahu produk kita.

9) BERIKAN DISKON
Program diskon biasanya cukup ampuh untuk meningkatkan penjualan, namun harus dengan strategi yang tepat agar tidak merusak citra produk kita.

10) BANGUN MEREK
Merek adalah senjata ampuh untuk mendongkrak penjualan dalam jangka panjang. Makin banyak orang tahu dan makin terkenal mereknya, tentu akan membantu penjualan kita

11) BANGUN TIM
Sukses tidak dapat diraih sendirian, jika ingin sukses dalam bisnis, bangunlah tim yang memang fokus untuk memonitor kinerja penjualan.

12) EVALUASI
Lakukanlah evaluasi secara periodik. Ukurlah hasil dari perencanaan dan strategi penjualan yang sudah kita lakukan, sehingga kita bisa tahu mana yang efektif mana yang tidak berjalan sesuai rencana.

Baca: TAHAPAN PELANGGAN





Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Selasa, 22 Oktober 2013

TEKNIK FACEBOOK MARKETING





Berikut ini teknik facebook marketing, yaitu:

1. GUNAKAN FANSPAGE
Untuk pemasaran via Facebook, gunakan Fanspage bukan Facebook personal, karena Facebook personal terbatas hanya 5000 friends, sedangkanFacebook Fanspage tidak terbatas.

2. PERENCANAAN KONTEN
Buatlah perencanaan konten, buatlah konten Facebook yang bermanfaat berisi tips, kutipan, gambar yang menarik dan juga informasi bermanfaat.

3. JADWAL KONTEN
Kita bisa gunakan fitur update status terjadwal untuk memudahkan update status saat kita sibuk.

4. FOKUS PERBESAR LIKE
Fokuslah untuk memperbesar like. Jumlah like adalah calon konsumen kita. Semakin besar like, maka semakin besar calon pembeli kita.

5. GUNAKAN FACEBOOK ADS (IKLAN) 
Kita bisa menggunakan fitur Facebook Ads dengan harga terjangkau untuk meningkatkan jumlah like di Fanspage kita.

6. LAKUKAN PERCAKAPAN
Aktiflah membangun percakapan dengan fans kita, percakapan penting untuk membangun relasi dengan calon konsumen. Jika ada pertanyaan, responlah maksimal 1x12 jam.

7. JUALAN
Untuk jualan, kita bisa menggunakan banner fanspage, status gambar. Pastikan jika ada promosi produk, gambar/posternya harus jelas dan ada informasi kontaknya.

8. KONSISTEN
Hal penting dalam strategi pemasaran melalui social media Facebook adalah kita harus konsisten untuk update status. Jumlah efektif update status adalah 4-6 status per hari.

9. UKUR
Lakukan pengukuran secara rutin dari fanspage kita, berlokasi di bagian kanan atas (view insight). Ukurlah jumlah pertumbuhan fans, reach/jangkauan, demografi, efektivitas status.





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

IMPIAN SI KECIL...




Nak, kalau sudah besar mau jadi apa???

Pertanyaan di atas sering kita dengar dan muncul dalam percakapan sehari-hari. Entah orang tua yang bertanya pada anaknya atau seorang guru bertanya pada muridnya. Cita-cita memang harus dirintis sejak dini, tak cukup waktu sehari untuk merancang dan menggapai cita-cita. Baca: ASURANSI PEKERJA PEMULA 

Perlu ilmu dan ketrampilan untuk menggapai cita-citanya. Saat berhasil menggapai jurusan yang diminati pun, ada sejumlah biaya yang harus dikeluarkan, dan tentunya tidak sedikit. Misalnya untuk menjadi seorang dokter, dibutuhkan biaya sekolah yang mahal serta alat-alat kesehatan dan buku teks yang tidak bisa dibilang murah untuk menunjang pendidikannya. Oleh karena itu, ada banyak hal yang harus dipersiapkan oleh orang tua untuk mewujudkan keinginan dan cita-cita anaknya, terutama soal biaya pendidikan yang setiap tahunnya semakin mahal. Baca: FAKTA BIAYA PENDIDIKAN 


PERENCANAAN BIAYA PENDIDIKAN

Bagaimana agar si kecil bisa meraih impiannya?
Mempersiapkan segala keperluan untuk pendidikan anak adalah salah satu kebutuhan yang paling penting untuk sebagian orang tua dalam proses perencanaan keuangan keluarga. Setidaknya ada tiga faktor yang sangat penting dalam perencanaan pendidikan anak, yaitu:
  1. Menentukan tujuan pendidikan anak.
  2. Mempersiapkan kebutuhan biaya pendidikan anak.
  3. Membuat keputusan investasi yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.
Dalam menentukan tujuan pendidikan anak, orang tua perlu menentukan ke mana mereka ingin menyekolahkan anaknya. Faktor lain yang harus dipertimbangkan adalah mempersiapkan dana, yang terkait dengan jumlah tahun sejak anak masuk playgroup, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, sampai masuk universitas, atau pasca sarjana.

Perencanaan keuangan yang matang mutlak dibutuhkan mengingat hal ini sering kali menjadi kendala yang cukup besar dalam proses penyelesaian studi. Terbukti, di sekitar kita banyak orang tua yang mengalami kesulitan untuk menyediakan biaya pendidikan bagi putra-putrinya, sehingga sang buah hati tidak mendapatkan pendidikan yang baik. Bahkan, sebagian dari mereka, terpaksa harus berhenti sekolah di tengah jalan...
Baca: ASURANSI vs TAKDIR 

Dengan perencanaan keuangan untuk dana pendidikan yang dibuat dengan baik, anak dapat fokus dan konsentrasi menyelesaikan studi demi meraih cita-citanya.

Siapa pun percaya bahwa pendidikan yang terbaik akan membantu si kecil meraih impian dan cita-citanya. Orang tua mana pun pasti bermimpi untuk dapat membekali anaknya agar berhasil di masa depan. Jika peduli pada masa depan sang buah hati, tak ada salahnya Anda merencanakan biaya pendidikan sejak dini demi mengantarkan mereka meraih cita-citanya.
(Sumber: KOMPAS, Selasa, 22 Oktober 2013)

Salah satu cara bijak dan pintar untuk merencanakan dana pendidikan putra-putri Anda, adalah dengan Asuransi Pendidikan... Baca: PENDIDIKAN ADALAH HAK DAN KEWAJIBAN ANDA! 





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!



Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Senin, 21 Oktober 2013

ALASAN ORANG TIDAK BERBISNIS?





"Jika Anda tidak sanggup menghadapi risiko gagal atau ditolak, jangan iri pada mereka yang hidup lebih enak. Mereka berkorban dan berjuang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan."
(Paul Getty)


Berikut ini beberapa alasan yang mendasari orang tidak mau menjalankan bisnis:

1) TIDAK PUNYA IMPIAN

"Apa impian atau yang ingin Anda raih dalam 5 tahun ke depan?" Pertanyaan itu selalu penulis tanyakan kepada orang yang melamar pekerjaan atau minat mengikuti training bisnis. Sebagian besar dari mereka ternyata tidak mampu memberikan jawaban atas pertanyaan itu. Sebagian lagi, mereka menjawab dengan "sembarangan".
Bagi yang menjawab sembarangan, penulis lanjutkan dengan pertanyaan berikutnya: "Bagaimana cara Anda untuk meraih impian itu?"
Nahh..., pertanyaan kedua ini hampir pasti tidak dapat dijawab oleh mereka yang menjawab pertanyaan pertama secara ngawur.
Tidak punya impian adalah salah satu penyebab orang tidak mau menjalankan bisnis.
Baca: ANDA MAU KEHIDUPAN YANG LABIH BAIK? 

2) TIDAK PUNYA MODAL

Tidak punya modal merupakan alasan klasik dari orang yang tidak mau berbisnis. Dalam memulai sebuah bisnis, uang bukanlah modal utama. Dibutuhkan modal lain yang tidak terlihat untuk menjadi seorang pebisnis. Untuk jadi seorang pebisnis Anda harus mempunyai keyakinan, percaya diri, kemauan, tekad yang bulat, keberanian mengambil peluang, dan daya tahan untuk menghadapi berbagai kemungkinan munculnya masalah di depan.
Baca: CARA MEMULAI BISNIS TANPA MODAL 

3) TIDAK PUNYA PENGALAMAN

Tidak punya pengalaman sering dilontarkan orang sebagai alasan tidak berbisnis. Padahal, memulai bisnis dapat menjadi sebuah peluang bagi Anda untuk menghasilkan uang yang lebih banyak. Memang tidak dapat dipungkiri, bahwa berbisnis terdengar sangat mengiurkan, menjadi bos untuk diri sendiri, waktu kerja fleksibel, dan keuntungan yang didapat apabila bisnis tersebut sukses tergolong besar. Akan tetapi, risiko yang dihadapi jadi jauh lebih besar dibanding menjadi karyawan.
Baca: TRAINING BISNIS UNTUK ANDA 

4) TIDAK PUNYA WAKTU

Tidak ada waktu untuk mulai menjalankan sebuah bisnis adalah salah satu alasan orang tidak berbisnis. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu berjam-jam setiap harinya di depan televisi atau nonton video? Padahal, Anda bisa memanfaatkan waktu luang tersebut dengan kegiatan yang bisa menghasilkan uang.
Baca: ANDA DIMANA DAN AKAN KEMANA? 

5) TIDAK PUNYA IDE

Tidak punya ide juga merupakan alasan yang biasanya dilontarkan oleh orang yang tidak mau menjalankan bisnis. Orang-orang yang malas, pada umumnya memang tidak mau belajar. Mereka kurang inisiatif dan kreativitas dalam berpikir. Dan hampir dipastikan, mereka tidak pernah melakukan action untuk merubah kehidupannya menjadi lebih baik.
Baca: IDE BISNIS UNTUK ANDA 

6) TAKUT GAGAL

Takut gagal, salah satu alasan orang tidak berbisbis. Untuk membangun sebuah bisnis hingga sukses memang tidaklah mudah, hambatan, tantangan dan risiko kegagalan hampir selalu membayangi setiap pebisnis pemula. Untuk itu, sebaiknya kita harus selalu berpikiran positif terhadap hambatan dan kegagalan yang mungkin akan terjadi, karena dalam setiap kesulitan akan ada kemudahan jika kita mau bekerja keras.
Baca: BAGAIMANA MENGATASI KEGAGALAN?
7) ZONA AMAN
Bagi Anda yang saat ini seorang karyawan, dan merasa aman di zona itu, maka ada dua kemungkinan kelak: Anda berhenti kerja karena pensiun atau Anda diberhentikan karena PHK. Sesungguhnya, ada satu lagi pilihan, Anda sebagai karyawan yang merasa bahwa itu bukanlah zona aman apalagi zona mapan, yaitu: Anda berhenti karena berbisnis!
Baca: BERBISNISLAH!






Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

TEKNIK MEMBANGUN MEREK VIA ONLINE




Berikut ini teknik membangun merek via online:


1. BLOG MARKETING
Gunakan blog untuk memasarkan merek kita. Blog efektif untuk branding online, membangun interaksi. Tipsnya, isilah konten dengan konsisten dan bangun interaksi.

2. E-MARKET PLACE
Gunakan strategi ini untuk branding online. Misalnya yukbisnis.com, tokobagus, tokopedia.com, dll.

3. TWITTER 
Gunakan Twitter marketing untuk membangun follower. Fokus pada konten, interaksi, konsisten, buzzer, perencanaan, target dan monitor.

4. FACEBOOK
Gunakan Facebook marketing. Misalnya Facebook Ads untuk memasarkan produk kita.

5. TOKO ONLINE
Buatlah toko online untuk memasarkan produk via internet. Toko online adalah sarana Ï“αηб bagus untuk meningkatkan sales via online.

6. ADWORDS
Penggunaan Adwords terbukti efektif untuk mengiklankan produk via Google. Buatlah akun Adwords.

7. KOMUNITAS
Bergabunglah dan aktif dalam forum komunitas untuk mempromosikan merek kita.

8. YOUTUBE
Buatlah youtube channel official dengan tujuan sebagai portal online merek kita di Youtube.

9. ONLINE INFLUENCER
Kita bisa menyewa para influencer (orang yang berpengaruh) untuk promosi merek kita di online.

10. AD BANNER
Ini adalah banner iklan yang ada di website-website. Strategi ini bisa dilakukan untuk promosi online.

11. EBOOK MARKETING
Buatlah ebook sebagai sarana untuk memasarkan merek kita. Usahakan isinya bermanfaat.

12. KONTRIBUTOR ONLINE
Jadilah pengisi kolom untuk media online, ini ampuh untuk branding via online.

13. EMAIL MARKETING
Gunakan email untuk memarketingkan merek kita, usahakan kita mengumpulkan database kemudian kita email dengan topik-topik bermanfaat.





Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Minggu, 20 Oktober 2013

APA RESEP UMUR PANJANG?




"JANGAN RAKUS!"



Kata warga senior Julie Sutardjana (91 tahun) yang sampai hari ini masih segar bugar mengelola rumah makan di Bandung.

Bagi Mochtar Riyadi (84 tahun), bos Grup Lippo, hidup adalah untuk berkarya, untuk memikirkan kepentingan orang lebih banyak. Mochtar masih bermimpi menyaksikan kejayaan bangsa."Kalau TUHAN memberikan kepada saya, katakanlah usia 5 tahun lagi, saya ingin melihat Indonesia yang jaya," ujarnya.

Subroto (90 tahun), mantan menteri, Guru Besar emeritus Fakultas Ekonomi UI, tak lelah berjuang. Ia prihatin melihat bangsa Indonesia yang masih miskin, bodoh dan terbelakang. Dengan terus berjuang di bidang pendidikan, Subroto yakin bahwa generasi baru yang dididiknya itu bisa menjadi pemimpin masa depan yang menjadikan Indonesia lebih baik.


Mereka bukan senja menunggu tertelan bumi. Sebaliknya, energi mereka terik menyengat. Mereka mendirikan sekolah, memberi pertimbangan kepada presiden, berbisnis, aktif di komunitas, bahkan menjelajah dunia...

(Ide dari KOMPAS, Minggu, 20 Okt 2013)


Alkisah ada seorang pengemis yang setiap hari berkeliaran di jalanan. Dia selalu berpikir, betapa senangnya jika di tangannya ada uang 20 juta.

Suatu hari pengemis ini tanpa sengaja, melihat seekor anjing kecil yang lucu. Ia melihat di sekelilingnya tidak ada seorangpun, lalu ia mengendong anjing kecil ini pulang ke gubuknya dan mengikatnya.

Rupanya pemilik anjing adalah orang paling kaya di kota tersebut. Orang kaya ini sangat panik, karena anjing tersebut sangat disayanginya.
Lalu orang kaya ini membuat pengumuman di stasiun TV di kota tersebut, bahwa "Siapa yang menemukan anjingnya akan diberi hadiah 20 juta."

Keesokan harinya ketika pengemis ini keluar untuk mengemis, melihat pengumuman tersebut, si pengemis tergesa-gesa pulang ke rumahnya untuk menukar anjing tersebut dengan uang.
Ketika dia menggendong anjing itu ke stasiun TV, dia melihat pengumuman hadiah berubah menjadi 30 juta, karena orang kaya ini belum dapat menemukan anjingnya.

Langkah kaki pengemis itu berhenti, setelah dipikir-pikir akhirnya dia menggendong anjingnya kembali ke gubuknya.

Hari ke 3,
benar saja hadiahnya bertambah lagi...

Hari ke 4,
hadiah bertambah lagi....

Hari yang ke 7,
hadiahnya sudah sangat menggagetkan seluruh penduduk kota.

Pada saat itu pengemis tersebut lari pulang ke gubuknya, untuk mengambil anjing itu, tapi di luar dugaan anjing kecil itu sudah mati kelaparan.
Pengemis itu tetaplah jadi pengemis.
Sebenarnya di dalam kehidupan, banyak kesempatan bagus, bukan karena kita tidak berjodoh mendapatkannya, tetapi harapan kita yang terlampau tinggi.

Ketika kita sudah hampir mendekati sebuah target, terkadang kita akan mengubah arah mendekati target yang lebih tinggi lagi.

KESEMPATAN TERBAIK ADALAH YANG ADA DI DEPAN MATA, JANGAN TERUS MENUNGGU YANG TIDAK AKAN DATANG…


RAKUS!!!
Inilah akibatnya: KLIK di sini!






Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Sabtu, 19 Oktober 2013

HIDUPLAH PENUH MAKNA





"Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin saja besok sudah dilupakan orang; 
tapi bagaimanapun, tetaplah berbuat baik."




Bagaimana kehidupan Anda selama ini?


Berjalan begitu saja, tanpa gairah?
Hanya sebuah rutinitas yang dilakukan berulang-ulang setiap hari?
Bagaimana selanjutnya Anda akan menjalani hidup yang Tuhan anugerahkan ini?
Kehidupan yang panjang atau mungkin singkat, tetapi punya arti?
Yang diisi dengan karya, kebajikan dan kepedulian serta kasih?

Renungkanlah...

Jadilah orang bijak, jadikan hidup ini penuh makna, sebarkanlah cinta kasih...


Baca: JADIKANLAH HIDUP INI PENUH MAKNA





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

PENYEBAB UTAMA BISNIS TIDAK BERKEMBANG?




Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan bisnis tidak berkembang:

1) Asal Action
Asal action, tidak ada perencanaan yang baik, tanpa strategi umumnya menjadi salah satu penyebab bisnis tidak bisa berkembang. Action memang penting, namun harus dilakukan dengan perencanaan yang baik dan strategi yang tepat.

2) Melewatkan Kesempatan
Karena menjalankan bisnisnya asal-asalan, tanpa perencanaan dan strategi, memungkinkan banyak kesempatan dan peluang yang terlewatkan.

3) Tidak Fokus
Tidak fokus dalam menjalankan bisnis adalah salah satu penyebab bisnis yang sedang kita kerjakan tidak berkembang. Baru pemula, tapi inginnya mengerjakan banyak bisnis, jadinya tidak fokus, hasilnya tidak maksimal.

4) Tidak Ada Inovasi
Bisnis yang lamban berkembang adalah bisnis yang tidak ada inovasi, hanya begitu-begitu saja, tidak ada sesuatu yang baru, hanya ikut-ikutan tanpa ada perbaikan bisnis. Bisnis yang tidak melakukan inovasi adalah bisnis yang jalan ditempat. Inovasi bisa berupa inovasi produk, misalnya ada varian baru, ada rasa baru, ada paket baru. Inovasi lainnya bisa dalam hal pelayanan yang makin baik, inovasi berpromosi ke konsumen.

5) Tidak Menyukai Pekerjaannya
Banyak yang menjalankan bisnis tidak berdasar rasa senang atau rasa suka. Mereka menjalankan usaha karena terpaksa. Menganggap bisnis kita hanya sebagai sampingan. Menganggap bisnis kita hanya untuk mencari uang tambahan, jadinya kita menjalankan bisnis secara tidak serius dan tidak total dalam menjalankannya.

6) Tidak Ada Tim
Bisnis yang berkembang menjadi besar salah satunya karena memiliki tim. Pada dasarnya kita tidak bisa mengerjakan segala sesuatu sendiri. Bangunlah tim yang solid, bisa dipercaya dan mau bekerja bersama.

7) Kelola Keuangan
Dalam bisnis, mengatur keuangan sangatlah penting. Mengelola uang masuk dan keluar serta memisahkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi adalah hal mutlak, sehingga bisa mengukur perkembangan bisnisnya dengan jelas.

8) Tidak Belajar Marketing
Banyak pebisnis hanya asal dalam jualan, tidak ada strategi. Padahal salah satu hal penting dalam bisnis adalah strategi pemasaran (marketing), sehingga produk kita sulit laku dipasaran. Sebagai pebisnis kita perlu belajar tentang hal-hal yang penting untuk perkembangan bisnis. Misalnya: strategi marketing, mengelola keuangan, mengelola tim bisnis dan sebagainya.

9) Tidak Ada Target
Bisnis kita akan lambat untuk maju dan berkembang jika kita menjalankan bisnisnya tanpa target yang jelas. Misalnya target omset, target profit.

10) Tidak Ada Evaluasi
Salah satu penyebab bisnis tidak berkembang adalah pebisnis tidak pernah melakukan evaluasi. Evaluasi sangat penting untuk mengecek perencanaan dan strategi yang kita pakai berjalan efektif atau tidak.

Baca: STRATEGI MENINGKATKAN PENJUALAN





Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan