Rabu, 12 Desember 2012

KRITIK YANG MEMBANGUN




Karena tiap orang adalah pribadi yang unik, perselisihan atau perbedaan bisa saja terjadi. Perasaan tersinggung karena kata-kata seseorang yang terlalu tajam bisa saja Anda alami.


Jika merasa tersinggung, sebaiknya Anda jangan terpancing emosi dan melontarkan kata-kata yang juga pedas. Ada baiknya Anda berdiam diri terlebih dulu, apalagi jika hal ini melibatkan masalah dalam pekerjaan.

Apabila ingin mengkritik, ada cara yang baik tanpa menciptakan masalah yang lebih besar akibat kritik. Isi kritik pun sebaiknya membangun. Hindari kritik yang merendahkan atau melecehkan orang lain. Bila berada pada posisi yang dikritik, tentunya Anda tak ingin mengalami hal yang serupa, bukan?

Pertama kali yang perlu dilakukan untuk mengkritik adalah mengenali seseorang yang Anda kritik. Tentunya Anda lebih leluasa mengkritik anggota keluarga dibandingkan rekan kerja. Anda telah mengenal keluarga sejak kecil sehingga cara mengkritik anggota keluarga yang lain tentunya sudah dipahami.

Namun, berbeda halnya di lingkungan kerja. Di kantor, Anda akan menemukan rekan kerja yang sepadan, atasan yang lebih tinggi, dan staf di posisi yang lebih rendah. Anda perlu mengetahui cara berhadapan dengan orang yang dikritik.

Sebelum mengkritik, sebaiknya Anda pertimbangkan dengan matang. Anda perlu memilah kata-kata tepat untuk mengkritik agar orang yang dikritik tidak mudah berasumsi negatif, tetapi mengerti hal yang disampaikan.

Pilihlah waktu yang tepat untuk melontarkan kritik. Hindari mengkritik seseorang di depan umum dengan suara keras seolah sengaja mencari perhatian. Anda perlu menghargai orang lain. Jadi, selain waktu yang tepat, Anda perlu memilih lokasi yang baik untuk menyampaikan kritik.

Saat mengutarakan kritik, hindari mengucapkannya dengan nada menuduh atau melontarkan kata-kata tajam yang menyudutkan seseorang. Sebaliknya, beberkan fakta-fakta dan kronologis alasan penyampaian kritik dengan nada bicara yang baik. Lakukan secara diplomatis dan tidak bertele-tele.




Tidak sekadar berbicara menyampaikan kritik, Anda pun perlu mendengarkan tanggapan orang yang dikritik. Dengarkan baik-baik lawan bicara Anda. Siapa tahu perselisihan terjadi hanya karena kesalahpahaman.

Perlu diingat, tidak semua orang dapat memahami kritik dengan baik. Jadi, sebaiknya kemukakan kritik dengan hati-hati. Ucapkanlah kata-kata dengan ramah. Pastikan orang yang Anda kritik memahami kata-kata yang disampaikan.

Menghadapi orang yang tidak suka dikritik itu tidak mudah. Anda perlu berhati-hati dalam memilih kata dan menjaga intonasi suara. Kritik juga menjadi hal yang menyakitkan bagi seseorang. Namun, jika seseorang tidak pernah dikritik, ia akan kesulitan dalam mempelajari hal-hal penting di kemudian hari.

Baca: ANDA DAPAT DIANDALKAN?





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w