Rabu, 17 Agustus 2016

MEMULAI BISNIS DENGAN MODAL MINIM?




Bagi kebanyakan orang yang saat ini tengah bekerja di sebuah perusahaan, ada baiknya mulai mengevaluasi sampai kapan Anda akan bekerja pada perusahaan tersebut? Disaat bersamaan, faktor usia sudah tak bisa lagi diajak kompromi, juga faktor kebutuhan hidup yang kian lama semakin tidak seimbang dengan pendapatan atau kenaikan gaji.

Mungkin inilah saatnya Anda mempertimbangkan untuk merintis usaha sendiri. Namun beberapa faktor seakan menjadi penghambat, terutama masalah modal dan sumber daya lainnya, sehingga Anda tak kunjung memulai usaha sendiri.



Berikut beberapa hal mengenai langkah Anda untuk mulai merintis usaha walaupun dengan modal yang minim:

1. Awali dari Usaha Kecil
Anda mungkin beranggapan bahwa usaha yang akan dirintis membutuhkan modal yang sangat besar. Padahal jika kita mencermati keberhasilan orang-orang yang sukses dalam bisnisnya justru diawali dari langkah yang sederhana, dan dengan modal seadanya. Contoh: Bob Sadino yang membangun bisnisnya dari usaha berdagang telur.

2. Jadikan Cita-cita Sebagai Modal
Modal utama untuk memulai usaha sejatinya adalah mimpi dan cita-cita, bukan sejumlah uang. Mimpi merupakan modal penting yang akan menjadi arah dan dapat dijadikan panduan untuk melangkah sehingga mempermudah merintis usaha. Hanya bermodalkan mimpi dan cita-cita saja memang belum cukup, melainkan harus juga ditopang oleh sikap mental wirausaha sejati yang bisa menggali modal dari pihak lain, kreatif menciptakan nilai tambah dari keterbatasan, dan mampu menempatkan diri sebagai bagian dari pergaulan para pengusaha sukses yang memungkinkan kita untuk belajar tentang pengetahuan masalah bisnis.

3. Memilih Bentuk dan Lokasi Usaha
Lazimnya seperti kebanyakan orang yang akan merintis sebuah bisnis tentu harus mempertimbangkan usaha dengan produk yang menguntungkan dan resikonya kecil. 


Simak hal-hal berikut ini yang mungkin tidak Anda perhatikan sebelumnya:

    1.   Cermati setiap jenis usaha secara baik jangan hanya berdasarkan asumsi atau anggapan saja. Bukan pula menjalankan bisnis berdasarkan trend di masyarakat pada umumnya karena hal itu belum tentu sesuai dengan realita sebenarnya, kita bisa melihat banyak orang menjalankan bisnis yang tampaknya sepele, namun ternyata memberi keuntungan yang memadai, misalnya barang bekas dan limbah pabrik. Jadi, permasalahannya bukan pada jenis produk, tetapi pasarnya.

    2.   Sebagian besar usaha mengalami kebangkrutan bukan disebabkan oleh persaingan, melainkan oleh kurang dalam mengelola karyawan atau sumber daya manusia (SDM). Banyak perusahaan bisa tumbuh cepat, namun kemudian bangkrut karena kegagalan dalam mengelola karyawannya.

    3.   Sebagian orang memberikan nasehat bahwa bisnis yang dimulai dari hobi akan berhasil. Faktanya tidak selalu begitu, karena hobi yang ditekuni ketika berubah menjadi bisnis, perlu pula mencermati tata niaganya agar dapat menghasilkan keuntungan. Kemampuan inilah sebenarnya yang akan membuat hobi menjadi bisnis yang mendatangkan keuntungan.

    4.   Tidak semua barang yang murah kemudian akan laris di pasaran, hal ini tergantung dari nilai tambah yang akan diterima oleh calon pembeli. Bagi kalangan tertentu kadang-kadang harga bukanlah masalah, yang penting barang yang dimaksud memberikan kepuasan bagi pembeli.

    5.   Banyak orang ingin memulai usaha yang belum dilakukan orang lain. Padahal dengan membuka usaha baru yang belum dilakukan orang lain, berarti kita harus melakukan investasi uang dan waktu yang lebih besar untuk meyakinkan calon pembeli bahwa produk yang kita jual bermanfaat bagi mereka.

Baca: KENAPA ORANG BERBISNIS?


Dengan melihat fakta tersebut, kini mendapat gambaran untuk merintis sebuah usaha, berikut langkah-langkah yang layak Anda perhatikan:
    
    1.   Carilah sesuatu yang menyenangkan. Menjual makanan atau minuman, barang atau jasa, dll. Tidak usah kita pikirkan kegiatan itu menguntungkan atau tidak, yang penting kita memilih sesuatu yang menyenangkan.

    2.   Pasarnya bagaimana? Jika telah melakukan kegiatan yang menyenangkan, kita bisa memulai untuk memilih mana kegiatan menyenangkan yang pasarnya benar-benar bagus.

    3.   Jika kita sudah memilih dengan bulat hati. Selanjutnya mencari informasi tentang pesaing kita. Dengan mengetahui kualitas dan kuantitas pesaing, maka kita bisa mengukur kemampuan kita mengembangkan usaha.

    4.   Memasarkan produk dengan praktis. Nyawa dari suatu usaha adalah pemasaran. Sebagus apa pun produk yang akan kita jual, jika produk itu tidak diketahui oleh calon konsumen dan tidak laku, tidak ada artinya bagi kita. Para pengusaha sukses tahu calon pelangganya atau dalam bahasa marketing adalah target market. Dengan mengenali calon pelanggan maka kita akan lebih mudah melakukan teknik promosi sehingga mereka tertarik untuk membeli produk yang akan kita jual.

    5.   Merekrut dan mengelola karyawan. Salah satu aset terpenting dalam perusahaan adalah SDM. Sebelum merekrut karyawan, terlebih dulu kita perlu menentukan kriteria karyawan yang akan direkrut. Jika kriteria sudah disusun maka selanjutnya kita perlu mencari calon karyawan sebanyak-banyaknya. Prinsip utama menjadi pelaku bisnis adalah agar bisa membuat perusahaan kita berjalan tanpa kehadiran kita. Hakekat business owner adalah memiliki bisnis, bukan membuka pekerjaan untuk diri sendiri. Jadi keahlian mengelola waktu sangat dibutuhkan.

    6.   Melakukan promosi yang praktis. Seorang pelaku usaha yang sukses selalu mengupayakan bahwa setiap uang yang keluar akan bisa kembali lagi dalam jumlah yang lebih besar. Kegiatan promosi adalah termasuk kategori mengeluarkan uang yang bisa kembali dalam jumlah lebih banyak. Hakekat promosi adalah mengkomunikasikan nilai tambah kepada orang yang tepat, dalam jumlah banyak, dan dengan cara yang tepat.

    7.   Mengelola sistem keuangan. Jika pada tahap awal, aliran uang melalui tangan kita sendiri dengan catatan seadanya, maka tahap selanjutnya kita harus memilki catatan keuangan yang memadai sebagaimana layaknya sebuah perusahaan. Untuk itu dibutuhkan arus kas. Arus kas sangat penting untuk mempertahankan bisnis agar berjalan normal.
    
Baca: KENAPA HARUS BERBISNIS BAN MOTOR?





Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Minggu, 14 Agustus 2016

KESUKSESAN ADALAH PERJALANAN HIDUP



Kebanyakan orang menganggap bahwa kesuksesan merupakan hasil spesifik, tempat tujuan di mana mereka akan tiba suatu hari. Mereka mungkin mendefinisikan kesuksesan sebagai jumlah uang tertentu di bank, rumah atau jenis mobil tertentu, pekerjaan, gelar, jabatan, atau hubungan spesifik. Semua ini mungkin merupakan bagian dari kesuksesan Anda, tujuan yang ingin Anda, tetapi bukan kesuksesan itu sendiri.
Kesuksesan adalah lebih dari sekadar realisasi satu tujuan, atau bahkan beberapa tujuan. Tujuan itu penting bagi pertumbuhan dan kehidupan, dan merupakan cara untuk mengukur kemajuan Anda, tetapi tujuan bukanlah “kesuksesan.” Memperoleh rumah, atau mobil, atau pekerjaan tidak berarti bahwa Anda telah mencapai kesuksesan. Tujuan ini merupakan batu loncatan dalam proses Anda, alat untuk menuju suatu tujuan, tetapi bukan tujuan itu sendiri.
Kesuksesan bukanlah tempat tujuan spesifik, kesuksesan adalah arah yang Anda pilih. Ini adalah sebuah proses, perjalanan yang tidak pernah berakhir. Ini adalah kemajuan terus-menerus ke arah tujuan tertinggi Anda, visi Anda, dan kehidupan impian Anda, di semua bidang. Banyak orang yang sangat berhasil di bidang finansial tetapi tidak merasa bahagia atau puas. Mereka tidak benar-benar berhasil. Orang lain memiliki hubungan yang hebat, tetapi tidak berhasil secara finansial. Tidak satu pun dari orang-orang ini yang benar-benar berhasil.
Penulis dan filsuf Earl Nightingale mengatakan bahwa kesuksesan adalah “realisasi secara progresif sebuah cita-cita yang berharga.” Ini berarti bahwa kesuksesan adalah kesadaran yang selalu meluas, kebijaksanaan yang selalu bertumbuh.

Karena kesuksesan adalah arah yang Anda pilih, penting Anda mengetahui dua hal:
1. Anda perlu mengetahui apa yang benar-benar Anda inginkan dari kehidupan, dalam hati dan jiwa Anda.
2. Anda perlu mengetahui bahwa itu adalah arah Anda, arah yang telah Anda pilih sendiri.

Anda adalah satu-satunya orang yang dapat mendefinisikan kesuksesan bagi Anda. Pastikan Anda memilih arah Anda sendiri, bukannya mengejar tujuan yang masyarakat atau orang lain katakan kepada Anda sebagai sesuatu yang “harus” Anda inginkan. Jika tidak, Anda akan menemukan diri Anda sendiri berada di puncak tangga, tetapi tangga itu bersandar pada dinding yang salah!

Kesuksesan Berasal dari Dalam, Bukan dari Luar
Kesuksesan berasal dari dalam diri, bukan dari luar. Beberapa orang memperdebatkan bahwa tingkat kesuksesan mereka dalam kehidupan ditentukan oleh keadaan, keterampilan, faktor-faktor lingkungan, atau peluang mereka. Kesuksesan dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal atau lingkungan ini, tetapi tidak ditentukan atau disebabkan oleh faktor-faktor itu.
Lingkungan di mana Anda tumbuh dewasa, berapa banyak uang yang Anda miliki saat ini, apakah Anda menyukai pekerjaan Anda saat ini, atau apakah Anda merasa seolah-olah Anda terbatas dalam suatu hal atau tidak, semua faktor ini hanya menghasilkan sedikit perbedaan. Tidak masalah bagaimana kedua orang tua Anda memperlakukan atau tidak memperlakukan Anda. Tidak menghasilkan perbedaan apakah Anda berusia lima puluh tahun atau lima belas tahun, apakah Anda memiliki gelar atau tidak pernah menyelesaikan sekolah menengah. Tidak ada artinya pekerjaan apa yang Anda lakukan saat ini, apakah hubungan Anda hancur atau sangat luar biasa.

Sejarah membuktikan bahwa ada banyak orang dengan keadaan kurang sempurna telah menjadi sangat berhasil walaupun tampaknya menghadapi tantangan yang luar biasa.

Walt Disney adalah contoh yang hebat. Ia pernah dipecat dari pekerjaan karena tidak memiliki cukup kreativitas, dan ia gagal enam kali sebelum ia berhasil mewujudkan Disneyland...

Baca: KARTU AS UNTUK MERAIH SUKSES





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Sabtu, 06 Agustus 2016

PEMIMPIN YANG MEMBAWA PERUBAHAN



Kepemimpinan adalah tentang seseorang yang bergairah terhadap perubahan yang konstan (selalu terjadi).
Menjadi seorang pemimpin besar membutuhkan usaha, refleksi, rasa kesadaran pribadi yang tinggi, dan kemauan untuk terus berkembang. Apakah Anda sedang berada dalam posisi kepemimpinan atau bercita-cita ingin menuju ke arah sana, gunakan tips berikut sebagai panduan Anda:
1. Memberi Contoh
Pemimpin yang membutuhkan tim mereka untuk bekerja berdasarkan standar, harus juga bekerja berdasarkan standar yang sama. Mengatakan tentang satu hal, namun apa yang dilakukan berbeda dengan apa yang telah dikatakan adalah kesalahan mahal yang dibuat oleh seorang pemimpin. Kredibilitas dan respek sangat dipertaruhkan.

2. Gairah
Gairah adalah kekuatan pendorong. Pemimpin harus menunjukkan bahwa mereka bergairah terhadap pekerjaan yang sedang dilakukan. Hal ini akan menginspirasi orang lain khususnya anggota timnya untuk ikut bersemangat dan semangat tersebut akan diinvestasikan dalam pencapaian tujuan yang ditetapkan.
3. Organisasi
Pemimpin harus mampu mengelola jutaan informasi dengan cepat dan mudah. Memiliki sistem organisasi yang tepat adalah sebuah kebutuhan. Organisasi yang solid akan membangun kepercayaan diri.
4. Mendelegasikan
Mendelegasikan adalah hal yang sulit bagi kebanyakan orang karena mereka takut kehilangan kontrol, tetapi delegasi mungkin adalah salah satu hal terbaik yang seorang pemimpin bisa lakukan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan pengembangan. Delegasi memungkinkan untuk pertumbuhan bagi kedua belah pihak; pemimpin dapat menghabiskan upaya mereka pada proyek-proyek organisasi dengan cakupan yang lebih luas sementara timnya dapat membangun keahlian mereka dengan mengambil tantangan baru sesuai delegasi yang diberikan.

5. Tanggung Jawab
Berhasil menyelesaikan tugas yang didelegasikan akan memunculkan pujian orang-orang kepada siapa tugas itu didelegasikan. Sebaliknya, ketidakberhasilan tugas bukan dibebankan pada satu individu. Pada akhirnya, seorang pemimpin bertanggung jawab atas hasil buruk yang didapat sebagaimana juga hasil yang baik dari proyek-proyeknya.
6. Komunikasi
Bertele-tele dan retorika adalah untuk politisi. Pemimpin organisasi harus fokus pada komunikasi yang ringkas dan efektif, yang langsung pada titik permasalahan.
7. Keberanian
Pemimpin harus memiliki keberanian, tidak pernah menghindar dari rintangan dan datang dengan segala cara untuk menaklukkan rintangan tersebut. Tidak pernah menutup-nutupi situasi. Jika masa depan adalah suram, beritahu kepada mereka yang sebenarnya, namun setelah itu diskusikan solusi-solusi untuk mengatasinya.

8. Mendengarkan
Orang akan lebih responsif terhadap seorang pemimpin jika mereka percaya bahwa mereka sedang didengarkan. Jadi dengarkan, pahami, dan kemudian bertindak atas apa yang telah dipelajari.
9. Kerjasama
Menciptakan hubungan kerja yang sehat akan membangun organisasi yang sehat juga. Mereka tetap adalah manusia, yang memiliki kehidupan dan kepentingan pribadi di luar sana. Mengetahui orang-orang Anda, kebutuhan mereka, gaya komunikasi mereka, dan tujuan mereka akan meningkatkan efektifitas tim Anda.
10 . Rendah hati
Sebelum Anda dapat memimpin, Anda harus tahu bagaimana menjadi yang dipimpin. Jadilah rendah hati, menempatkan orang lain sebelum diri sendiri dan memberikan penghargaan dan pengakuan ketika mereka layak mendapatkannya.
Semoga tips kepemimpinan singkat ini menambah wawasan dan bisa diterapkan dalam membangun tim Anda.

Baca: SEGALA SESUATU TERGANTUNG PADA KEPEMIMPINAN!



Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Minggu, 31 Juli 2016

SUKSES DENGAN KOMUNIKASI EFEKTIF



Hasil survei membuktikan bahwa sekitar 85% persen dari kesuksesan dalam hidup seseorang berkaitan langsung dengan kemampuan berkomunikasi dan keterampilannya dalam membina hubungan.
Hal itu menandakan bahwa tidak peduli seberapa ambisiusnya seseorang atau seberapa tinggi tingkat pendidikan, mereka masih memiliki kemungkinan yang rendah untuk sukses dalam hidup mereka jika tidak memiliki kemampuan berkomunikasi yang efektif, yang diperlukan dalam berhubungan dengan orang lain.
Untuk meraih sukses dibutuhkan keterampilan untuk memperluas hubungan dengan berbagai macam orang yang akan Anda temui. Keterampilan semacam inilah yang menjamin keberhasilan Anda dalam kehidupan.

Mengembangkan kemampuan komunikasi Anda
Bila Anda mencoba untuk terhubung dengan orang lain, Anda perlu menanyakan 5 pertanyaan ini pada diri Anda sendiri:
– Apakah Anda menemukan
kemiripan dengan mereka?
– Apakah Anda membuat mereka merasa nyaman?
– Apakah Anda membuat mereka merasa dimengerti?
– Apakah hubungan Anda dengan jelas didefinisikan?
– Apakah mereka merasakan emosi yang positif akibat berinteraksi dengan Anda?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda harus memiliki keterampilan berkomunikasi berikut ini...

Komunikasi Yang Efektif
1. Berikan kesan bahwa Anda antusias berbicara dengan mereka
Beri mereka kesan bahwa Anda lebih suka berbicara dengan mereka daripada orang lain di muka bumi ini. Ketika Anda memberi mereka kesan bahwa Anda sangat antusias berbicara dengan mereka, dan bahwa Anda peduli kepada mereka, Anda membuat perasaan mereka lebih positif dan percaya diri. Mereka akan lebih terbuka kepada Anda dan sangat mungkin memiliki percakapan yang mendalam dengan Anda.

2. Ajukan pertanyaan tentang minat mereka
Ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berbicara tentang minat dan kehidupan mereka. Galilah sedetail mungkin sehingga akan membantu mereka memperoleh perspektif baru tentang diri mereka sendiri dan tujuan hidup mereka.

3. Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka
Rasakan bagaimana perasaan mereka pada saat itu dengan mengamati bahasa tubuh dan nada suara. Dari sudut pandang ini, Anda dapat menyesuaikan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara Anda sehingga mereka akan merespon lebih positif.

4. Tunjukkan rasa persetujuan
Salah satu cara terbaik untuk segera berhubungan dengan orang lain adalah dengan menjadi jujur, dan memberitahu mereka mengapa Anda menyukai atau mengagumi mereka. Jika menyatakan secara langsung dirasakan kurang tepat, cobalah dengan pernyataan tidak langsung. Kedua pendekatan tersebut bisa sama-sama efektif.

5. Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakan
Jangan terlalu berfokus pada apa yang akan Anda katakan selanjutnya selagi mereka berbicara. Sebaliknya, dengarkan setiap kata yang mereka katakan dan responlah serelevan mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa Anda benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan dan Anda sepenuhnya terlibat di dalam suasana bersama dengan mereka. Juga pastikan untuk bertanya setiap kali ada sesuatu yang tidak Anda mengerti pada hal-hal yang mereka katakan. Anda tentu saja ingin menghindari penyimpangan yang mungkin terjadi dalam komunikasi jika Anda ingin mengembangkan hubungan yang sepenuhnya dengan orang tersebut.

6. Beri mereka kontak mata yang kuat
Kontak mata yang kuat mengkomunikasikan kepada orang lain bahwa Anda tidak hanya terpikat oleh mereka dan apa yang mereka katakan tetapi juga menunjukkan bahwa Anda dapat dipercaya. Ketika dilakukan dengan tidak berlebihan, mereka juga akan menganggap Anda yakin pada diri Anda sendiri karena kesediaan Anda untuk bertemu mereka secara langsung. Akibatnya, orang secara alami akan lebih memperhatikan Anda dan apa yang Anda katakan.

7. Ungkapkan diri Anda sebanyak mungkin
Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan seseorang adalah dengan mengungkapkan diri Anda seterbuka mungkin. Bercerita tentang kejadian yang menarik dari hidup Anda atau hanya menggambarkan contoh lucu dari kehidupan normal sehari-hari. Ketika Anda bercerita tentang diri Anda, pastikan untuk tidak menyebutkan hal-hal yang menyimpang terlalu jauh dari minat mereka atau bahkan berlebihan. Anda dapat membiarkan mereka mengetahui lebih jauh tentang diri Anda seiring berjalannya waktu.

8. Berikan kesan bahwa Anda berdua berada di tim yang sama
Gunakan kata-kata seperti “kami atau kita” untuk segera membangun sebuah ikatan. Bila Anda menggunakan kata-kata tersebut, Anda membuatnya tampak seperti Anda dan mereka berada di tim yang sama, sementara orang lain berada di tim yang berbeda.

9. Berikan mereka senyuman terbaik Anda
Ketika Anda tersenyum pada orang, Anda menyampaikan pesan bahwa Anda menyukai mereka dan kehadiran mereka membawa Anda kebahagiaan. Tersenyum pada mereka akan menyebabkan mereka sadar ingin tersenyum kembali pada Anda yang secara langsung akan membangun hubungan antara Anda berdua.

10. Menawarkan saran yang bermanfaat
Kenalkan tempat makan yang pernah Anda kunjungi, film yang Anda tonton, orang-orang baik yang mereka ingin temui, buku yang Anda baca, peluang karir atau apa pun yang terpikirkan oleh Anda. Jelaskan apa yang menarik dari orang-orang, tempat atau hal-hal tersebut. Jika Anda memberi ide yang cukup menarik perhatian mereka, mereka akan mencari Anda ketika mereka memerlukan seseorang untuk membantu membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

11. Beri mereka motivasi
Jika orang yang Anda hadapi lebih muda atau dalam posisi yang lebih sulit dari Anda, mereka mungkin ingin mendengar beberapa kata motivasi dari Anda karena Anda lebih berpengalaman atau Anda tampaknya menjalani kehidupan dengan baik. Jika Anda ingin memiliki hubungan yang sehat dengan orang tersebut, Anda tentu saja tidak ingin tampak seperti Anda memiliki semuanya sementara mereka tidak. Yakinkan mereka bahwa mereka dapat melampaui masalah dan keterbatasan mereka, sehingga mereka akan berharap menjadikan Anda sebagai teman yang enak untuk diajak bicara.

12. Tampil dengan tingkat energi yang sedikit lebih tinggi
Umumnya, orang ingin berada di sekitar orang-orang yang akan mengangkat mereka, bukannya membawa mereka ke bawah. Jika Anda secara konsisten memiliki tingkat energi yang lebih rendah daripada orang lain, mereka secara alami akan menjauh dari Anda menuju seseorang yang lebih energik. Untuk mencegah hal ini terjadi, secara konsisten tunjukkan dengan suara dan bahasa tubuh Anda bahwa Anda memiliki tingkat energi yang sedikit lebih tinggi sehingga mereka akan merasa lebih bersemangat dan positif berada di sekitar Anda. Namun jangan juga Anda terlalu berlebihan berenergik sehingga menyebabkan orang-orang tampak seperti tidak berdaya. Energi dan gairah yang tepat akan membangun antusiasme mereka.

13. Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka
Nama seseorang adalah salah satu kata yang memiliki emosional yang sangat kuat bagi mereka. Tapi hal itu belum tentu seberapa sering Anda katakan nama seseorang, namun lebih pada bagaimana Anda mengatakannya. Hal ini dapat terbantu dengan cara Anda berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau dua menit sampai Anda merasakan adanya emosional yang kuat. Ketika Anda menyebutkan nama mereka lebih menyentuh dibanding orang lain yang mereka kenal, mereka akan menemukan bahwa Andalah yang paling berkesan.

14. Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memajukan persahabatan Anda dengan seseorang: tawaran untuk makan dengan mereka, berbicara sambil minum kopi, melihat pertandingan olahraga, dll. Meskipun jika orang tersebut tidak menerima tawaran Anda, mereka akan tetap tersanjung bahwa Anda ingin mereka menjalani persahabatan ke tingkat yang lebih dalam. Di satu sisi, mereka akan memandang Anda karena Anda memiliki keberanian untuk membangun persahabatan bukan mengharapkan persahabatan yang instan.

Menjadi Komunikator yang Andal
Jika Anda dapat mengembangkan beberapa teknik tersebut di atas, Anda secara dramatis akan meningkatkan kemampuan Anda untuk berhubungan dengan orang dari semua lapisan dalam hidup Anda. Luangkan waktu untuk mengamati orang yang paling sosial dalam kehidupan Anda, dan Anda akan melihat banyak dari teknik-teknik di atas yang diaplikasikan. Mereka tidak melakukan dengan cara yang kaku, mereka melakukannya secara alami dan dengan cara yang cocok dengan situasi saat itu.
Untuk hasil terbaik, santai saja dan biarkan teknik ini mengalir dari dalam diri Anda secara alami. Pilih teknik-teknik yang paling cocok dengan kepribadian Anda, dan apa tujuan Anda ketika berinteraksi dengan orang. Belajarlah untuk bisa merasakan teknik mana yang cocok ataupun tidak cocok dengan berbagai macam karakter orang dan situasi sesuai dengan kepridadian Anda.
Ketika Anda berhasil mengembangkan keterampilan Anda berkomunikasi dengan orang-orang, maka akan membawa Anda pada banyak sekali peluang baru yang tidak tersedia untuk Anda sebelumnya. Itulah kekuatan dari keterampilan komunikasi yang efektif.





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w