Tampilkan postingan dengan label Cara berpikir benar?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara berpikir benar?. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Juni 2017

ADILKAH TUHAN?




Dalam 'sesi konsultasi' seseorang menyampaikan demikian:
"Pak Johanes, saya kira Tuhan itu TIDAK ADIL! Kenapa ada anak yang lahir dari orang tua kaya, dan ada yang miskin? Kenapa ada yang lahir fisiknya sempurna, dan ada yang cacat? Ada yang ganteng atau cantik, dan ada yang tidak?"*
Pernyataannya cukup berat nih, pikir saya. Hhmmm...

Lalu saya beri tanggapan demikian:
"Apakah semua anak yang orang tuanya kaya, fisiknya sempurna, dan ganteng atau cantik hidupnya berhasil/sukses?"
"Apakah semua anak yang orang tuanya miskin, tidak ganteng atau cantik, bahkan fisiknya cacat hidupnya tidak berhasil/gagal?"

Kita tahu atau mungkin kenal ada anak dari orang tua yang kaya, penampilannya ganteng atau cantik, namun gagal, dan hidupnya menjadi malapetaka.
Dan kita juga tahu bahkan kenal ada anak dari orang tua yang miskin, tidak ganteng atau cantik, bahkan fisiknya cacat, tapi sukses, dan hidupnya menginspirasi banyak orang.

Itulah bukti bahwa orang tua kaya, fisik sempurna dan ganteng atau cantik BUKAN MODAL untuk meraih sukses dalam hidup seseorang.

Tuhan Yang Maha Adil TIDAK menciptakan manusia menjadi 2 kelompok: orang sukses dan orang gagal. Tuhan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap manusia… Menjadi orang yang sukses atau gagal itu adalah PILIHAN HIDUP!

Kita tidak bisa mempertanyakan kenapa lahir dari orang tua miskin, tidak ganteng atau cantik, bahkan lahir cacat. Itu adalah hak Tuhan Yang Maha Kuasa.
Yang harus kita yakini yaitu, bahwa Tuhan Sang Maha Pencipta dan Yang Maha Baik TIDAK mungkin salah dalam menciptakan kita, pasti maksudNya baik, dan tentu tujuanNya agung, besar, dan mulia.

Pahamilah tujuan dari penciptaan diri kita hidup di dunia ini...







Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Minggu, 04 Juni 2017

KITA SEMUA SAMA!




Tuhan Sang Maha Pencipta dan Yang Maha Kuasa pasti mampu menciptakan kita semua serupa!
Namun, kenapa kita diciptakan berbeda-beda???
Tuhan Yang Maha Baik menciptakan kita berbeda-beda tentu untuk maksud dan tujuan yang baik-demi kebaikan, agar kita satu sama lain saling mengisi dan melengkapi.

Siapapun diri kita, latar belakang apapun adalah sama di mata Tuhan, karena Tuhan Maha Adil.

Di dunia ini tidak ada faktor kebetulan, Tuhan Sang Sutradara Yang Maha Dahsyat telah mengatur segala hal di dunia ini dengan sangat baik. Dan karena Tuhan Maha Kasih, maka manusia diberi 'kebebasan' untuk memilih dan menentukan jalan hidupnya sendiri-sendiri, tidak seperti 'robot'. Namun, karena manusia sering egois, rakus, sombong bahkan suka berniat jahat, maka 'skenario' dari Tuhan menjadi berantakan.
Sebagian orang 'tidak mengerti dan memahami tujuan dari penciptaan dirinya hidup di dunia ini'.

Jika ada pertanyaan: "Untuk apa sih Tuhan menciptakan kita hidup di dunia ini?"
Lalu kita jawab apa???

Nahh..., jawaban dari pertanyaan itulah yang akan 'tercermin' dalam hati, pikiran, sikap, perkataan dan perbuatan keseharian diri kita. Bagaimana kita mengisi hidup ini? Bagaimana kita menjalani hidup ini?
Orang yang meyakini bahwa hidup ini untuk mengejar materi/ jabatan/ kekuasaan, maka akan terus mengejar itu.
Yang percaya bahwa hidup ini untuk mencari popularitas, maka akan terus mencari itu sepanjang hidupnya.

Yang tidak mau mencari tahu dan berusaha untuk mengerti maksud dan tujuan penciptaan dirinya di dunia ini, maka akan menjalani kehidupan ini apa adanya, tanpa makna, mengalir seperti air.
Yang memahami bahwa Tuhan menciptakan kita hidup di dunia ini untuk kebaikan, maka akan terus berusaha mengisi kehidupan ini dengan menabur kebaikan...
INILAH YANG AKAN MEMBEDAKAN KITA DIMATA TUHAN!

Jadi, untuk apa kita hidup di dunia ini???





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Jumat, 10 Maret 2017

DALAM HIDUP TIDAK ADA KEBETULAN




Seorang petani Skotlandia mendengar jeritan minta tolong yang datang dari semak belukar dekat rumahnya. Segera dia berlari ke arah suara itu dan menemukan seorang anak laki-laki sedang berjuang keluar dari lumpur hidup yang hampir menenggelamkan seluruh tubuhnya. Dengan sigap petani itu menolong anak itu keluar dari lumpur hidup itu.

Keesokan harinya ayah anak itu berkunjung ke rumah si petani dan menawarkan sejumlah hadiah sebagai balas jasa telah menolong anaknya. Dengan halus petani itu menolak tawaran saudagar kaya itu. Sementara mereka berbicara, saudagar kaya itu melihat anak laki-laki si petani sedang berdiri dekat pintu. Saudagar itu lalu menawarkan untuk menyekolahkan anak tersebut.

Petani itu menerima tawaran itu dan memasukkan anaknya di sekolah kedokteran St. Mary di London. Di kemudian hari anak petani itu yang bernama Alexander Flemming tercatat dalam sejarah sebagai orang yang berhasil menemukan antibiotik Penicillin.
Beberapa tahun kemudian anak saudagar kaya itu berada dalam keadaan kritis karena terserang radang paru Pneumonia. Tetapi beruntung nyawa anak saudagar kaya itu selamat berkat obat Penicillin yang diminumnya.

Di kemudian hari anak saudagar kaya itu menjadi Perdana Menteri Inggris yang sangat terkenal, namanya adalah Winston Churchill.

Cerita di atas menyampaikan pesan:
Di dalam hidup ini tidak ada yang kebetulan. Tuhan-lah yang telah mengatur dan menuntun langkah kita karena Tuhan punya rencana yang besar dalam hidup kita. Kita harus belajar untuk selalu menabur atau berinvestasi dalam hidup ini.
Petani itu Menabur Kebaikan dan saudagar itu Menabur Berkat. Di kemudian hari keduanya Menuai dari apa yang mereka tabur. Bukan hanya mereka, tetapi juga anak-anak mereka.

Teruslah Menabur Kebaikan dan jangan jemu-jemu, karena suatu hari nanti kita akan Menuai apa yang kita tabur...

Baca: SELALU LAKUKAN YANG TERBAIK





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Selasa, 24 Januari 2017

LEBIH JAUH BERPIKIR BENAR




'Konsep Hidup' dengan SEMANGAT:
SElalu  MAju  iNGat  Akan  Tuhan
SElalu  MAju  iNGat  Akan  Tujuan
SElalu  MAju  iNGat  Akan  Teman


1) WAJIB selalu ingat akan Tuhan
Artinya, memahami maksud yang agung & mulia dari Tuhan atas penciptaan diri kita hidup di dunia ini.
Tuhan Sang Pencipta, Yang Maha Adil, Maha Baik, dan maha segalanya memberi kesempatan kepada setiap diri kita untuk menjalani hidup yang luar biasa, yaitu meneladani Yesus, dengan menabur KASIH-berbagi hal positif, kebaikan, dan kebahagiaan dengan orang lain.

Bila BUKAN untuk itu, untuk apa hidup kita ini?

2) WAJIB selalu ingat akan Tujuan
Artinya, mempunyai tujuan hidup yang jelas, yaitu menuju gerbang surgawi.
Hidup tanpa tujuan itu ibarat layang-layang yang lepas dari benangnya, ke kanan dan ke kiri tanpa arah.
Atau seperti penumpang taksi yang ketika ditanya tujuannya ke mana, jawabannya habiskan saja argonya.

Jika BUKAN ke sana, ke manakah tujuan akhir hidup kita?

3) WAJIB selalu ingat akan Teman
Artinya, menyadari bahwa setiap keberhasilan yang dapat kita capai tidak mungkin diraih sendirian. Jadi, jangan sombong.
Kita juga harus pandai memilih teman mana yang akan mendukung kita agar selalu ingat akan Tuhan dan tujuan hidup kita?
Mereka yang hidupnya tersia-sia, atau bahkan cenderung buruk boleh jadi karena salah memilih teman, sehingga terbawa arus negatif.
Teman yang MENJERUMUSKAN, apakah masih punya arti?

Baca: APA ITU SELF TALK?






Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Minggu, 22 Januari 2017

BERPIKIR BENAR




Dalam acara 'seminar/training motivasi', saya sering ditanya oleh peserta demikian: "Pak, kenapa ada orang yang hidupnya kelihatan 'cerah', dilalui dengan mulus dan banyak kemudahan. Sedangkan yang lain hidupnya tampak 'buram', harus dijalani dengan banyak masalah?"

JAWABANNYA: karena CARA BERPIKIRNYA, BENAR atau SALAH?

Tuhan Sang Maha Pencipta, Yang Maha Adil, Maha Baik, dan maha segalanya... TIDAK menciptakan kita ke dalam 2 kelompok: 'orang sukses-
yang hidupnya cerah' dan 'orang gagal-yang hidupnya buram'.

Itu BUKAN takdir Tuhan!
Takdir
 adalah kita tidak bisa memilih ingin lahir dari orang tua siapa? Dan menentukan kapan mau mati? Hehehe...

Menjadi sukses itu pilihan!
Inilah cara berpikir yang benar:
SUKSES adalah PILIHAN HIDUP!
SUKSES adalah HAK BAGI SIAPA SAJA YANG BERANI BERMIMPI BESAR, LALU MEMPERJUANGKAN UNTUK MERAIH IMPIANNYA
ITU
!
Mereka yang berpikir benar, MASALAH dipandang sebagai TANTANGAN yang harus diselesaikan. Sementara orang yang berpikir salah, PERSOALAN dilihat sebagai BEBAN yang harus dihindari.
Orang yang berpikir benar tahu, mengerti, dan paham bahwa hidup TIDAK HARUS DISELIMUTI oleh rasa cemas, kuatir, dan takut. Sedangkan mereka yang berpikir salah hidupnya DIHANTUI oleh kecemasan, kekuatiran dan ketakutan, bahkan ketidakpercayaan akan hari esok yang lebih baik...

Apakah mungkin Tuhan menciptakan kita untuk hidup di dunia ini agar menjalani kehidupan yang buram??? 




Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Minggu, 28 Agustus 2016

GUNAKAN KACAMATA POSITIF




“Sikap positif mungkin tidak menyelesaikan semua masalah, tapi dapat membuat penyelesaian masalah menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan.”
(Grant Fairley)


Seorang pemuda melakukan perjalanan dengan kereta api canggih. Kereta api tersebut digerakkan dengan dua buah mesin besar dan mampu menempuh perjalanan jauh dalam waktu singkat. Ketika melewati gurun pasir, tiba-tiba sesuatu terjadi. Kabel komputer ke mesin memercikan api. Masinis berkata kepada ahli mesinnya, “Wah, gawat mesin pertama mati.” Si ahli mesin menjawab, “Tenang saja. Masih ada mesin kedua.”

Perjalanan pun dilanjutkan. Beberapa saat kemudian, mesin kedua mulai ngadat, dan akhirnya mati. Kereta api terhenti di tengah gurun pasir. Si ahli mesin berkata, “Saya akan perbaiki mesinnya. Tetapi, coba Bapak cari cara untuk menenangkan penumpang agar mereka tidak panik.”

Masinis itu menuju gerbong penumpang dan melihat sang pemuda. Ia menjelaskan situasi, dan meminta si pemuda membantu menenangkan penumpang. Ia menyanggupi dan berkata, “Para penumpang yang saya hormati, ada berita baik dan ada berita yang buruk bagi kita semua. Berita buruknya adalah kedua mesin kereta api ini mati. Dan butuh waktu 2 jam untuk memperbaikinya. Berita baiknya adalah, kita semua melakukan perjalanan dengan kereta api bukan pesawat terbang.”


Itulah kehidupan, ada yang mampu melihat dengan kaca mata plus, namun ada pula yang hanya melihat dari sisi minusnya. Percaya atau tidak, cara pandang itulah yang menentukan kita akan sukses atau gagal. Saat krisis terjadi, ada yang melihatnya sebagai persoalan besar, namun di sisi lain ada orang yang melihatnya sebagai peluang emas. Bagi yang melihat krisis sebagai kesempatan bagus itulah yang biasanya jadi orang sukses.

Mari belajar, untuk menilai segala sesuatunya dengan sikap positif, walau secara mata jasmani tampak sebagai kesulitan bagi kita.





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Minggu, 24 Juli 2016

AFIRMASI POSITIF UNTUK HIDUP POSITIF



Afirmasi diri adalah pernyataan positif atau kalimat yang ditujukan untuk diri sendiri yang bisa mempengaruhi pikiran bawah sadar untuk membantu Anda mengembangkan persepsi yang lebih positif terhadap diri Anda sendiri. Afirmasi dapat dilakukan pada diri sendiri tanpa harus diungkapkan, karena bertujuan untuk meyakinkan diri Anda bahwa pikiran bawah sadar telah menetapkan kebenaran pilihan. Afirmasi lebih relevan dengan sugesti pribadi. Kebalikannya dengan konfirmasi yang dapat dilakukan hanya sekali.

Afirmasi jika diisikan dengan pernyataan-pernyataan negatif akan membangkitkan pesimisme dan ketidakyakinan dengan kemampuan diri. Afirmasi positif adalah cara yang sangat membantu Anda lebih berhasil dalam hubungan personal, karir dan bisnis.


Kenapa Afirmasi Penting?
Afirmasi adalah tindakan positif yang membantu Anda mencegah sabotase nilai-nilai negatif. Afirmasi banyak membantu orang melawan rasa rendah diri, depresi dan kondisi kesehatan mental. Penelitian membuktikan bahwa dengan melakukan afirmasi positif mampu meningkatkan kepercayaan diri.

Afirmasi ibarat latihan olah raga yang rutin dilakukan berulang untuk meningkatkan kesehatan badan dan fisik. Afirmasi bermanfaat bagi kesehatan jiwa dan pikiran serta cara pandang akan situasi dan kondisi lingkungan.


Kapan Menggunakan Afirmasi?
Situasi apapun dapat menjadi waktu bagi Anda membangun afirmasi dalam pikiran, setiap bangun pagi, saat istirahat siang hari, atau ketika perjalanan pulang dari kantor. Afirmasi dapat dilakukan kapanpun untuk membangun perubahan positif bagi diri Anda.
1.   Saat akan presentasi, dimana Anda perlu meningkatkan percaya diri sebelum tampil.
2.   Mengendalikan perasaan negatif seperti frustasi, marah atau tidak sabar.
3.   Memperbaiki harga diri Anda.
4.   Menyelesaikan proyek yang sudah Anda mulai.
5.   Meningkatkan produktivitas kerja.

Afirmasi akan makin efektif jika Anda gabungkan dengan sikap Positive Thinking dan Goal Setting Technique. Dengan Afirmasi Anda akan mampu mempertahankan motivasi Anda mencapai tujuan jangka pendek atau jangka panjang.


Menggunakan Afirmasi Positif
1.   Afirmasi harus dibentuk seolah-olah sesuatu yang sudah terjadi, dan ini akan membantu Anda percaya akan pernyataan tersebut. Semisal Anda adalah orang yang gugup di depan forum, maka sebelum tampil lakukan afirmasi positif dengan berkata, Saya sudah siap dan Berlatih baik, dan saya pasti bisa memberikan presentasi hebat.

2.   Afirmasi memiki kekuatan manakala dilakukan pengulangan atau penguatan. Terlebih jika Anda menghadapi situasi negatif, maka pengulangan harus semakin sering dan semakin kuat.

3.   Afirmasi akan efektif jika dilakukan dengan perasaan, dipikirkan dan diungkapkan dengan perasaan. Contoh berikut ini adalah afirmasi positif :
·       Saya punya banyak kreatifitas untuk proyek ini
·       Pekerjaan saya akan diakui secara positif oleh bos dan rekan-rekan saya
·       Saya bisa melakukan ini
·       Pendapat saya dihormati dan dihargai oleh tim saya
·       Saya jujur dalam hidup saya, dan pekerjaan saya
·       Saya suka menyelesaikan tugas-tugas dan proyek tepat waktu
·       Saya bersyukur atas pekerjaan yang saya miliki
·       Saya menikmati bekerja dengan tim saya
·       Saya sangat baik pada apa yang saya lakukan
·       Saya adalah orang yang murah hati


Afirmasi adalah pernyataan diri secara positif untuk mengatasi sabotase pikiran negatif. Untuk melakukan afirmasi Anda perlu menganalisa pikiran dan perilaku yang ingin diubah. Lakukan afirmasi secara berulang setiap hari dan kembangkan afirmasi positif Anda dengan menselaraskan bersama Pikiran Positif dan Penetapan Tujuan Pribadi.

Baca: AJAIBNYA KEKUATAN PIKIRAN





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Selasa, 08 Maret 2016

ANDA ADALAH APA YANG ANDA PIKIRKAN




Orang lain melihat di dalam diri kita apa yang kita lihat di dalam diri kita. Kita menerima jenis perlakuan yang kita pikir layak kita dapatkan.
Agar menjadi penting, kita harus berpikir bahwa diri kita penting, sungguh-sungguh berpikir demikian; kemudian orang lain pun akan berpendapat demikian pula.

Begini logikanya:
“Cara Anda berpikir menentukan bagaimana Anda bertindak. Cara Anda bertindak pada gilirannya menentukan: Bagaimana orang lain bereaksi terhadap Anda.”

Untuk mendapatkan respek dari orang lain Anda harus lebih dahulu berpikir bahwa Anda layak mendapatkan respek. Dan semakin besar respek yang Anda miliki untuk diri Anda, semakin besar pula respek yang akan diberikan orang lain kepada Anda.
Respek terhadap diri sendiri terlihat melalui semua yang kita lakukan. Mari kita fokuskan perhatian pada salah satu cara spesifik dimana kita dapat meningkatkan respek kepada diri sendiri dan dengan demikian mendapatkan respek yang lebih besar dari orang lain:

Berkaryalah – berbisnis atau bekerja dengan baik dan benar. Mengerjakan apa yang baik dan benar membuat hati nurani kita puas. Dan ini membangun kepercayaan diri. Jika kita melakukan apa yang kita tahu salah, dua hal negatif pun terjadi. Pertama, kita merasa bersalah, dan rasa bersalah ini menggerogoti kepercayaan diri kita. Kedua, orang lain cepat atau lambat pasti akan mengetahuinya dan kehilangan kepercayaan kepada kita.
Kerjakan apa yang baik dan benar, serta peliharalah kepercayaan diri Anda, secara otomatis akan meningkatkan respek kepada diri sendiri dan mendapatkan respek dari orang lain.
Nilai yang diberikan dunia atas diri kita ditentukan oleh harga yang kita berikan kepada diri kita sendiri.


TIPS:
Tanamkan respek kepada diri sendiri dengan cara ‘mengiklankan diri Anda kepada diri sendiri’, sebagai berikut:

“Johanes Budi Walujo (ganti dengan nama Anda), perkenalkan nama saya Johanes Budi Walujo (ganti dengan nama Anda) – orang penting, benar-benar penting.

Johanes (ganti dengan nama Anda), Anda seorang pemikir besar, jadi berpikirlah besar. Berpikir besar mengenai segalanya. Anda memiliki banyak kelebihan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan kelas satu, jadi lakukanlah pekerjaan kelas satu.

Johanes (ganti dengan nama Anda), Anda percaya akan Kebahagiaan, Kemajuan, Kegembiraan, dan Kesuksesan.

Jadi:  berbicaralah hanya tentang kebahagiaan,
          berbicaralah hanya tentang kemajuan,
          berbicaralah hanya tentang kegembiraan,
          berbicaralah hanya tentang kesuksesan.

Anda memiliki banyak pendorong, Johanes (ganti dengan nama Anda), banyak pendorong. Jadi manfaatkan pendorong itu. Tidak ada yang dapat menghentikan Anda, Johanes (ganti dengan nama Anda), tak satu pun, dan tidak seorang pun.

Johanes (ganti dengan nama Anda), Anda antusias. Biarkan antusias Anda terlihat.

Anda orang baik, Johanes, dan Anda merasa bangga. Jadi, tetaplah begitu.

Johanes Budi Walujo (ganti dengan nama Anda), Anda orang hebat hari ini. Sekarang maju terus, Johanes (ganti dengan nama Anda). Maju terus untuk meraih sukses.”





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan