Minggu, 12 Februari 2017

TRAINING SDM PERUSAHAAN




Dalam sebuah organisasi atau perusahaan, ada banyak sekali aset yang harus dijaga, dipelihara, dan diremajakan kualitas dan kapasitas serta performanya. Salah satu aset penting yang harus selalu dijaga dan dipelihara secara rutin oleh perusahaan adalah aset Sumber Daya Manusia (SDM).

SDM merupakan aset perusahaan berupa semua karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut. Sebagian besar perusahaan biasanya hanya mementingkan pemeliharaan aset SDM ini dengan reward and punishment. Pemberian reward atau penghargaan kepada karyawan berupa gaji, tunjangan, atau bonus sesuai dengan jabatan dan hasil kerja serta prestasinya. Dan akan diberi punishment atau sanksi kepada karyawan yang melanggar peraturan perusahaan. Menjaga dan memelihara SDM dengan cara reward and punishment memang penting, namun ada satu hal yang juga tidak boleh dilupakan yaitu Pelatihan & Pengembangan SDM atau Training SDM. Training SDM sangat penting untuk semua jenis perusahaan.

Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang cepat bosan, dan selalu membutuhkan tantangan dan hal–hal yang baru sepanjang hidupnya. Training SDM memungkinkan karyawan untuk mengembangkan kompetensi kerjanya, menambah keahlian baru, mempelajari inovasi baru yang berhubungan dengan pekerjaannya, meningkatkan kedisiplinan, meningkatkan produktifitas, dan meningkatkan etos kerja. Dengan demikian Training SDM menjadi sarana bagi karyawan untuk mendapatkan ilmu baru serta bermanfaat bagi perusahaan untuk meningkatkan produktifitas dan etos kerja karyawan.
Baca: MANFAAT PELATIHAN & PENGEMBANGAN SDM


Training SDM dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Setidaknya ada lima jenis training yang biasa dilaksanakan:

1. Skill Training
Skill training atau dikenal juga dengan pelatihan keahlian adalah jenis training yang diadakan dengan tujuan agar peserta mampu menguasai sebuah skill atau keterampilan baru yang berhubungan dengan pekerjaannya. Keahlian yang diajarkan dalam training biasanya akan diberikan kepada karyawan yang dianggap belum menguasai atau masih kurang nilainya dalam keahlian tertentu. Contoh dari skill training adalah training manajemen atau training leadership.
Baca: SOFT SKILLS TRAINING

2. Retraining
Retraining atau pelatihan ulang adalah training yang diberikan kepada karyawan untuk menghadapi tuntutan kerja yang semakin berkembang. Teknologi, ilmu pengetahuan, dan dunia yang semakin berkembang memaksa semua orang untuk terus maju dan menyesuaikan diri terhadap perubahan, tidak terkecuali karyawan perusahaan. Mereka harus selalu menyesuaikan diri dengan kemajuan jaman dan inovasi terbaru sehingga memiliki kompetensi yang tidak kalah dengan karyawan dari perusahaan–perusahaan lain. Contoh dari retraining adalah training penggunaan program baru komputer.

3. Cross Functional Training
Cross functional training merupakan training yang dilakukan dengan meminta karyawan untuk melakukan aktivitas pekerjaan tertentu di luar bidang pekerjaan yang ditugaskan kepadanya. Cross training sangat bermanfaat bagi semua karyawan sehingga mereka mampu memahami cara kerja organisasi perusahaan secara lebih luas tidak hanya berkutat pada tugas pekerjaannya saja. Contoh cross functional training adalah meminta staff bagian keuangan untuk membantu tugas staff HRD dalam menyeleksi karyawan baru.

4. Creativity Training
Creatifity training merupakan sebuah training yang bertolak belakang dari anggapan bahwa kreatifitas sebenarnya bukan bakat melainkan sebuah skill yang dapat dipelajari. Dalam perusahaan ada berbagai posisi dan jabatan yang membutuhkan kreatifitas tinggi diantaranya adalah marketing, manajer, supervisor, dan sebagainya. Mereka dituntut untuk bisa kreatif dalam memimpin anak buahnya serta bisa kreatif menelurkan ide–ide baru yang segar dan inovatif untuk kepentingan perusahaan. Training kreatifitas harus ditunjang dengan kebebasan berpendapat dan mengeluarkan gagasan selama gagasan dan pendapat tersebut rasional, penuh perhitungan, dan sudah dikalkulasi untung ruginya bagi perusahaan.

5. Team Training
Dalam perusahaan, karyawan tidak hanya dituntut untuk bekerja sendiri namun juga harus bekerja secara tim dalam sebuah divisi, bagian, dan bahkan dituntut untuk bisa bekerja dalam keseluruhan tim organisasi perusahaan. Jenis training yang satu ini ditujukan bagi sekelompok karyawan agar mereka terbiasa bekerja dalam tim, mampu menempatkan diri dalam sebuah tim, dan mampu bekerja sama dengan anggota tim yang lain sehingga pekerjaan dan tujuan bisa diselesaikan dengan lebih cepat, efektif, dan efisien.


Dari kelima jenis training yang sudah disebutkan di atas, mana jenis training yang dibutuhkan oleh perusahaan Anda?

Sebelum memutuskan untuk melaksanakan sebuah training, perusahaan terlebih dahulu harus melakukan Training Need Analysis (TNA) atau analisis kebutuhan training. Analisis kebutuhan training ini sangat penting untuk mengetahui kebutuhan training seperti apa yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dari data–data yang terkumpul, perusahaan bisa menentukan jenis training mana yang dibutuhkan. Selain itu analisis kebutuhan training juga akan membantu perusahaan dalam menyusun konsep training termasuk di dalamnya adalah dukungan manajemen, peserta training, biaya training, hingga materi training yang harus disampaikan.

Baca: PROGRAM PELATIHAN & PENGEMBANGAN SDM





Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Minggu, 05 Februari 2017

KENAPA HARUS MENGASAH SOFT SKILLS?




APA MANFAAT SOFT SKILLS BAGI ANDA?

Apapun jenis pekerjaan atau jabatan Anda selalu memerlukan sebuah keterampilan sehingga dapat membantu dan mempermudah Anda untuk mengerjakannya, mencapai target yang sudah ditetapkan, dan meraih tujuan yang telah dicanangkan sebelumnyaContoh, seorang fotografer tentu perlu paham berbagai jenis lensa kamera, jenis lampu, tata cahaya dan lainnya. Keterampilan ini dikenal dengan Keterampilan Teknis (Hard Skills) yang dapat Anda peroleh dengan belajar dan berlatih dalam program pendidikan khusus.

Dalam perkembangan berbagai jenis pekerjaan yang melibatkan banyak orang dengan kemampuan dan keterampilan yang berbeda-beda, maka Anda harus ditunjang dengan keterampilan lain yang dikenal dengan sebutan Soft Skills (Keterampilan Non Teknis), keterampilan yang sangat terkait dengan sikap dan perilaku Anda menghadapi orang lain untuk membantu pekerjaan Anda, dan membuat Anda mampu meraih sukses.


APA ITU SOFT SKILLS?

Soft Skills adalah sikap, perilaku atau karakter individu yang ada dalam diri masing-masing. Lebih condongnya pengertian soft skills adalah sikap dan kebiasaan Anda dalam berinteraksi dengan orang lain. Soft skills tidak terlihat kasat mata dibandingkan kemampuan teknis, dan untuk memperolehnya Anda tidak serta merta harus mengikuti sebuah kelas pelatihan. Anda dapat memperoleh soft skills melalui pengalaman di sekolah atau kampus, pengalaman hidup dan masa lalu, atau pengalaman dalam dunia kerja yang sedang dilakoni. Pengalaman tersebut merupakan sebuah pembelajaran sangat berharga sehingga Anda dapat menjalani peran sebagai seorang professional yang tidak hanya andal dalam urusan teknis, namun juga lihai dalam berhubungan dengan orang lain.


BERIKUT INI BEBERAPA CONTOH SOFT SKILLS:

1.  Communication Skills
Keterampilan ini adalah kemampuan Anda dalam mengolah informasi baik secara lisan ataupun tulisan dengan akurat. Selain itu, mereka dengan keterampilan komunikasi mampu memberikan informasi sebaliknya secara tepat dan akurat, dan dapat diterima serta dicerna dengan mudah oleh orang lain.

2.  Interpersonal Skills
Keterampilan ini adalah kemampuan Anda dalam berhubungan baik dengan lawan bicara atau orang lain. Anda adalah seorang pendengar yang baik, dan tidak mudah menghakimi orang lain, suka berbagi ide dan masukan. Sebagai seorang yang mempunyai interpersonal skills Anda akan menjadi partner yang selalu siap sedia manakala rekan kerja membutuhkan Anda.

3.  Problem Solving & Critical Thinking
Keterampilan ini adalah kemampuan Anda dalam menganalisa dan mengidentifikasikan sebuah masalah serta memberikan berbagai kemungkinan penyelesaiannya (solusi). Menggunakan nalar yang logis adalah kemampuan dalam Problem Solving, sehingga pendekatan masalah akan mudah terselesaikan secara efektif dan efisien.

4.  Active Listening
Keterampilan ini adalah kemampuan Anda dalam mengelola diri sendiri untuk mau mendengarkan orang lain, dan mengambil manfaat dari pendapat atau masukan lawan bicara. Melakukan interupsi hanya jika memang harus dilakukan, bukan sekedar ingin tampak bersuara atau tampak aktif. Mendengarkan adalah kemampuan non teknis yang cukup krusial untuk memperoleh informasi lengkap agar tidak salah persepsi.

5.  Active Learning
Keterampilan ini adalah kemampuan Anda yang terus mau menambah ilmu dan wawasan terlebih jika terkait dengan pekerjaanya. Aktif membaca dan belajar hal baru yang bermanfaat bagi pengembangan diri dan karir Anda merupakan salah satu soft skills yang patut dilatih.

6.  Organizational Skills
Keterampilan ini adalah kemampuan Anda melakukan pendekatan yang sistematis dalam pembagian tugas dan wewenang kepada setiap individu yang terlibat. Organizational Skills merupakan kemampuan Anda melihat the right man at the right place.

7.  Time Management Skills
Keterampilan ini adalah kemampuan Anda dalam mengelola waktu sendiri sehingga setiap tugas dapat terselesaikan sesuai jadwal yang telah dibuat diawal. Mampu menentukan prioritas kerja sehingga tidak ada tugas yang tertunda atau bahkan tertinggal.

8.  Team Player
Keterampilan ini adalah kemampuan Anda dalam bekerja sama orang lain, saling mendukung dan saling memperkuat, sehingga akan terjadi sinergi dan hasil maksimal. Mau bekerja sama dengan siapapun, mampu menjadi pemimpin dan sekaligus menjadi pengikut sebagaimana situasi yang ada. Berbagi tanggungjawab dengan anggota tim, dan menerima apresiasi saat sukses atau tanggungjawab saat gagal.

9.  Professionalism
Keterampilan ini adalah karakter yang sulit didefinisikan, namun sangat mudah terlihat manakala Anda tidak menjalankannya. Seorang yang rajin datang pagi ke kantor dan pulang sore sesuai aturan jam kerja sudah memenuhi kriteria professional, namun jika dalam pekerjaannya dia tidak pernah memenuhi deadline, timeline atau target, maka bisa jadi dia tidak professional. Professional dapat bersifat subyektif tergantung sejauh mana ekspektasi masing-masing, antara bawahan dan atasan. Tetapi secara umum dapat didefinisikan bahwa professional adalah orang yang selalu tepat waktu, sopan dan santun, menyenangkan, berpakaian formal dan pantas serta bertanggung jawab dengan tugas dan kewajibannya.

10.  Flexibility & Adaptability
Keterampilan ini adalah kemampuan Anda beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Lingkungan kerja saat ini atau pun lingkungan kerja baru. Reaksi dan respon Anda terhadap sekitar menjadi poin penting dalam pengembangan karir dan diri Anda. Semakin andal Anda dalam mengelola softskills akan semakin tinggi potensi keberhasilan Anda dalam karir.


Tidak hanya hard skill yang utama, namun soft skill sudah menjadi sebuah keharusan untuk berkarir. Pekerjaan Anda akan melibatkan banyak orang dengan banyak kompetensi, sehingga semakin andal Anda dalam berhubungan baik kepada orang lain, dengan berlatih soft skills, akan semakin cepat pula progress karir Anda.

Baca: SOFT SKILL vs HARD SKILL





Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Jumat, 03 Februari 2017

SUKSES ITU APA?




Dalam acara 'seminar/training motivasi', saya selalu bertanya kepada peserta:
"Siapa yang ingin hidupnya sukses?"
Semua peserta angkat tangan!


Lalu saya tanyakan kepada beberapa peserta:
"Apa arti sukses bagi Anda?"
Masing-masing peserta memberikan penjelasan yang berbeda mengenai arti sebuah kesuksesan.


Hal itu dimungkinkan terjadi karena tidak banyak orang tua yang secara khusus mengajari anaknya tentang sukses.
Di sekolah/ kampus tidak ada mata pelajaran/ kuliah khusus mengenai sukses.
Lalu di mana kita bisa mendapatkan ilmu untuk meraih sukses?


Mari kita pahami pertanyaan ini:
"Apakah Tuhan menciptakan kita hidup di dunia ini untuk menjadi manusia yang sukses atau gagal???"


Untuk menjawab pertanyaan itu, tentu kita harus tahu teori mengenai sukses atau gagal itu apa?
Jika kita tidak punya ilmunya, yang terjadi adalah trial & error.


Setiap membeli barang elektronik yang baru, kenapa selalu dilampirkan 'buku manual'nya? Untuk apa? Agar kita tidak salah dalam menggunakan barang tersebut, dan menjadi rusak!

Naaah..., itulah kenapa hampir semua orang ingin hidupnya sukses, namun tidak semua orang memiliki 'buku panduan' untuk meraih sukses itu. Hanya sedikit dari mereka yang tahu teorinya tentang sukses.

Kebanyakan orang yang gagal dalam hidupnya, karena mereka tidak punya ilmunya untuk menjadi sukses.
Banyak pemimpin yang gagal, karena mereka tidak tahu caranya menjadi pemimpin yang baik!


Baca: PENTINGNYA VISI HIDUP ANDA



Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Kamis, 02 Februari 2017

KEPUTUSAN YANG MASUK AKAL




Kebanyakan orang yang hidupnya biasa-biasa saja bukan karena mereka membuat keputusan yang salah, namun karena selalu membuat keputusan yang masuk akal.

Mereka hanya membuat keputusan-keputusan yang masuk akal berdasarkan fakta-fakta yang ada di hadapan mereka.
Itulah sebabnya kenapa hidup mereka biasa-biasa saja...


Untuk dapat menjalani kehidupan yang luar biasa, dibutuhkan pengambilan keputusan yang masuk akan PLUS keputusan yang tidak masuk akal, yaitu keputusan yang didasarkan pada iman yang kuat, sungguh-sungguh percaya dan mau berserah kepada Tuhan.


Jika semua dan segala hal di kehidupan ini harus masuk akal, terus di mana kita menempatkan Tuhan Sang Maha Pencipta, Sang Sutradara Yang Maha Dahsyat, dan yang maha segalanya di kehidupan kita???


Ada 3 hal yang harus kita pahami di kehidupan ini, yaitu:
1) Takdir, yang sepenuhnya kuasa Tuhan.
2) Nasib, yang bisa dikendalikan oleh setiap diri kita.
3) Misteri Ilahi, yang merupakan milik Tuhan.


Bila Anda selalu membuat keputusan yang masuk akal, yang aman dan umum, keputusan yang juga dibuat oleh kebanyakan orang, Anda tentu akan sama seperti banyak orang lainnya...
Keputusan yang biasa-biasa saja, tidak ada terobosan!


Oleh sebab itu, Anda tidak boleh berharap atau ingin menjalani kehidupan yang luar biasa. Kehidupan yang luar biasa adalah milik mereka yang imannya kuat, mau berserah, dan sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Rabu, 01 Februari 2017

GAGAL FOKUS




Setiap memberikan 'seminar/training motivasi', saya selalu memperhatikan seluruh peserta yang hadir dengan berbagai sikapnya...
                     
Sebagian besar dari mereka FOKUS, serius memperhatikan, mendengarkan materi bahasan, dan aktif bertanya. Bagi mereka, waktu yang telah 'dikorbankan' untuk mengikuti seminar adalah penting, sehingga tidak mau tersia-sia.

Ada juga mereka yang TIDAK FOKUS, tidak serius mengikuti rangkaian acara. Entah sadar atau tidak, mereka telah 'membuang' waktunya untuk hadir dengan sia-sia.

Dalam hidup keseharian, tidak sedikit orang yang sering TIDAK FOKUS...
Bila mereka di tempat ibadah, hati & pikirannya TIDAK FOKUS kepada Tuhan.
Jika mereka di tempat kerja, hati & pikirannya TIDAK FOKUS pada pekerjaannya.
Ketika mereka di rumah, hati & pikirannya TIDAK FOKUS untuk keluarga.
Saat mereka di sebuah pertemuan, hati & pikirannya entah di mana?
Banyak orang yang GAGAL FOKUS dalam meraih impian hidupnya!


Karena GAGAL FOKUS akibatnya banyak waktu, tenaga, pikiran, bahkan biaya yang tersia-sia di sepanjang hidup yang telah mereka lalui.

Ingat, siapa pun diri kita dalam sehari hanya memiliki waktu 24 jam, tidak lebih dan tidak kurang.
Waktu tidak dapat dibeli!
Waktu yang berlalu tidak dapat ditarik kembali!


BIJAKLAH DENGAN WAKTU ANDA!



Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Selasa, 31 Januari 2017

HASIL TIDAK PERNAH MENGHIANATI PROSES




Dalam bekerja, hasil kerja Anda sangat bergantung pada bagaimana proses kerja Anda?
Bila proses kerja Anda baik, maka baiklah hasil kerja Anda.
Jika proses kerja Anda buruk, buruk pulalah hasil kerja Anda.


Demikian halnya dengan kehidupan keseharian, model berpikir Anda sangat mempengaruhi hidup yang seperti apa dan dengan cara bagaimana Anda akan menjalani hidup ini?


Pikiran adalah tempat seseorang memproses sikap, perkataan, dan perbuatannya...
Cara Berpikir Positif akan membentuk kehidupan yang positif, sedangkan Cara Berpikir Negatif akan menghasilkan kehidupan yang negatif.
Ubahlah cara berpikir Anda, maka hidup Anda pun akan berubah!


Pengetahuan dan pemahaman yang kita dapatkan, pengalaman yang sudah kita lalui, dan lingkungan tempat kita hidup sangat berpengaruh pada cara kita berpikir. Oleh karena itu, bijaklah dalam membaca, mendengar, melihat, dan memilih lingkungan yang akan mempengaruhi cara kita berpikir. Karena itulah yang akan menentukan jalan hidup atau nasib hidup Anda!


Jika ingin menjalani hidup yang baik, pilihlah cara berpikir yang benar!
Caranya?
Bacalah tulisan yang positif, dengarlah hal yang positif, lihatlah film yang positif, pilihlah lingkungan yang positif... Berbicara, bersikap, dan bertindaklah secara positif. Semua yang positif itu akan mendorong kita untuk berpikir ke arah yang benar!


Baca: POLA PIKIR POSITIF




Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Jumat, 27 Januari 2017

NIAT BAIK




Ketika kita punya niat baik dan tulus untuk dilakukan, maka Tuhan di atas sana akan 'menyempurnakan' agar perbuatan baik itu terjadi... 

Demikian sebaliknya, saat kita berniat tidak baik, maka akan ada 'energi negatif' yang akan mendorong niat tidak baik itu sehingga terlaksana...


Itu pilihan hidup kita!
Oleh karena itu, berhati-hatilah dengan niat yang ada di dalam hati kita.


Bagaimana caranya agar kita selalu memiliki niat yang baik???
Jaga dan peliharalah KASIH yang ada dihati kita sehingga terus tumbuh dan berkembang.


Cara paling efektif untuk menjaga dan memelihara agar hati kita terus dipenuhi oleh kasih tentu dengan DOA:
"Tuhan, aku mohon agar hati, pikiran, sikap, perkataan, dan perbuatanku selalu mencerminkan KASIH, dan sesuai menurut kehendakMu."


Cara lain, yaitu dengan SELF TALK, setiap di depan cermin, tunjuk orang yang ada di dalam cermin itu-diri Anda sambil berkata:"JOHANES (ganti sesuai nama Anda), kamu orang baik! Kamu orang hebat yang peduli akan kebaikan! Kamu orang baik yang dikasihi Tuhan, dan bertugas menyebarkan KASIH-berbagi hal positif, kebaikan, dan kebahagiaan dengan orang lain... (ganti kalimatnya sesuai dengan apa yang Anda inginkan terjadi pada diri Anda)"


Kedua cara tersebut sudah saya lakukan, dan bekerja baik pada diri saya. Hehehe...


HIDUP adalah PILIHAN...
Jika mau, selalu ada pilihan secara positif!


Baca: MERUBAH NASIB





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Selasa, 24 Januari 2017

LEBIH JAUH BERPIKIR BENAR




'Konsep Hidup' dengan SEMANGAT:
SElalu  MAju  iNGat  Akan  Tuhan
SElalu  MAju  iNGat  Akan  Tujuan
SElalu  MAju  iNGat  Akan  Teman


1) WAJIB selalu ingat akan Tuhan
Artinya, memahami maksud yang agung & mulia dari Tuhan atas penciptaan diri kita hidup di dunia ini.
Tuhan Sang Pencipta, Yang Maha Adil, Maha Baik, dan maha segalanya memberi kesempatan kepada setiap diri kita untuk menjalani hidup yang luar biasa, yaitu meneladani Yesus, dengan menabur KASIH-berbagi hal positif, kebaikan, dan kebahagiaan dengan orang lain.

Bila BUKAN untuk itu, untuk apa hidup kita ini?

2) WAJIB selalu ingat akan Tujuan
Artinya, mempunyai tujuan hidup yang jelas, yaitu menuju gerbang surgawi.
Hidup tanpa tujuan itu ibarat layang-layang yang lepas dari benangnya, ke kanan dan ke kiri tanpa arah.
Atau seperti penumpang taksi yang ketika ditanya tujuannya ke mana, jawabannya habiskan saja argonya.

Jika BUKAN ke sana, ke manakah tujuan akhir hidup kita?

3) WAJIB selalu ingat akan Teman
Artinya, menyadari bahwa setiap keberhasilan yang dapat kita capai tidak mungkin diraih sendirian. Jadi, jangan sombong.
Kita juga harus pandai memilih teman mana yang akan mendukung kita agar selalu ingat akan Tuhan dan tujuan hidup kita?
Mereka yang hidupnya tersia-sia, atau bahkan cenderung buruk boleh jadi karena salah memilih teman, sehingga terbawa arus negatif.
Teman yang MENJERUMUSKAN, apakah masih punya arti?

Baca: APA ITU SELF TALK?






Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/

Minggu, 22 Januari 2017

BERPIKIR BENAR




Dalam acara 'seminar/training motivasi', saya sering ditanya oleh peserta demikian: "Pak, kenapa ada orang yang hidupnya kelihatan 'cerah', dilalui dengan mulus dan banyak kemudahan. Sedangkan yang lain hidupnya tampak 'buram', harus dijalani dengan banyak masalah?"

JAWABANNYA: karena CARA BERPIKIRNYA, BENAR atau SALAH?

Tuhan Sang Maha Pencipta, Yang Maha Adil, Maha Baik, dan maha segalanya... TIDAK menciptakan kita ke dalam 2 kelompok: 'orang sukses-
yang hidupnya cerah' dan 'orang gagal-yang hidupnya buram'.

Itu BUKAN takdir Tuhan!
Takdir
 adalah kita tidak bisa memilih ingin lahir dari orang tua siapa? Dan menentukan kapan mau mati? Hehehe...

Menjadi sukses itu pilihan!
Inilah cara berpikir yang benar:
SUKSES adalah PILIHAN HIDUP!
SUKSES adalah HAK BAGI SIAPA SAJA YANG BERANI BERMIMPI BESAR, LALU MEMPERJUANGKAN UNTUK MERAIH IMPIANNYA
ITU
!
Mereka yang berpikir benar, MASALAH dipandang sebagai TANTANGAN yang harus diselesaikan. Sementara orang yang berpikir salah, PERSOALAN dilihat sebagai BEBAN yang harus dihindari.
Orang yang berpikir benar tahu, mengerti, dan paham bahwa hidup TIDAK HARUS DISELIMUTI oleh rasa cemas, kuatir, dan takut. Sedangkan mereka yang berpikir salah hidupnya DIHANTUI oleh kecemasan, kekuatiran dan ketakutan, bahkan ketidakpercayaan akan hari esok yang lebih baik...

Apakah mungkin Tuhan menciptakan kita untuk hidup di dunia ini agar menjalani kehidupan yang buram??? 




Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
PT. Berkat Akur Nanjaya

HP: 08112332777
WA/Line: 081919132777
Twitter: @johanesbudi_w
Website: https://www.berkatakurnanjaya.com/