Senin, 15 Februari 2016

STRATEGI MENABUNG GRATIS!























Baca: MERENCANAKAN MASA DEPAN YANG BAIK






Untuk kebutuhan Training-Motivasi meningkatkan produktivitas kerja karyawan (Pengembangan Diri) hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Minggu, 14 Februari 2016

TIPS MENABUNG YANG EFEKTIF




Memiliki banyak uang tentu menjadi keinginan kebanyakan orang bukan? Agar dapat memenuhi segala kebutuhan dan tak perlu bingung karena tak memiliki uang. Namun terkadang seseorang merasa sulit untuk mengelola keuangannya.

Untuk menabung dan mengelola uang itu memang merupakan hal yang tidak mudah dilakukan. Orang yang sudah kaya ternyata lebih rajin menabung demi menimbun lebih banyak uang dari jumlah yang telah mereka miliki. Sementara banyak orang biasa yang uangnya pas-pasan justru sulit sekali menabung, yang pada gilirannya mereka harus berhadapan dengan masalah keuangan.
Padahal, setidaknya Anda menyisihkan 10 persen dari gaji Anda setiap bulan sebagai tabungan. Lebih mudah, berikut lima cara orang kaya menabung dan bisa Anda tiru:
1. Hati-hati dengan pengeluaran kecil
Kebanyakan orang selalu berhati-hati dalam membuat investasi besar dan pembelian dengan angka besar. Tapi pada saat yang sama, Anda justru boros dalam membeli barang-barang berharga rendah.
Kebalikan dari orang pada umumnya, orang kaya lebih berhati-hati saat membeli barang dengan harga murah. Mereka menyadari jumlahnya dapat terus membengkak dan membuatnya menjadi tak bisa menabung.
2. Fokus pada masa depan
Sangat mudah menghabiskan uang untuk mendapatkan sesuatu yang disuka. Tapi pada akhirnya, Anda harus mengeluarkan banyak uang untuk kebutuhan krusial tak peduli berapapun pendapatan Anda.
Itulah mengapa Anda harus fokus pada masa depan dan mulai mengurangi pengeluaran untuk berbagai barang yang tidak perlu. Ingat, Anda bisa muda tanpa uang, tapi tak bisa tua tanpanya.
3. Bekerja keras
Persepsi yang bertebaran menyebutkan bahwa orang kaya hanya bersenang-senang dalam hidupnya. Faktanya, orang kaya bekerja keras lebih dari siapapun untuk mendapatkan uang lebih banyak agar bisa ditabung.
Dengan meningkatkan pendapatan, dirinya juga menambah porsi uang tabungan.
4. Simpan sebagian besar pendapatan
Banyak yang mengatakan, orang kaya selalu boros dalam mengeluarkan uang. Tidak juga, karena sebenarnya orang kaya selalu menabungkan sebagian besar pendapatannya.
Itulah kenapa orang-orang tersebut tetap kaya. Dengan menabung lebih banyak, mereka merasa memiliki lebih banyak uang dan memastikan dirinya tak kesulitan secara finansial saat ada kebutuhan mendadak.
5. Jangan beli selain kebutuhan
Orang kaya tak pernah membayar untuk hal-hal yang tak perlu. Dirinya selalu menghindar membeli hal-hal yang memang tak diperlukan. Bejamin Franklin pernah mengatakan, hati-hati dengan pengeluaran yang sedikit, bahkan danau yang kecil dapat menenggelamkan kapal besar.

Baca: Bagaimana Cara MENABUNG CERDAS?





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Facebook: Johanes Budi Walujo
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Email: johanesbudiwalujo@gmail.com
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Sabtu, 13 Februari 2016

SELAMA KITA MAU BERPIKIR DENGAN OTAK




Michael Jordan, berkulit hitam, lahir pada tahun 1963, di daerah kumuh Brooklyn, New York. Ia memiliki empat orang saudara, sementara upah ayahnya yang hanya sedikit tidak cukup untuk menafkahi keluarga. Semenjak kecil, ia melewati kehidupannya dalam lingkungan miskin dan penuh diskriminasi, hingga ia sama sekali tidak bisa melihat harapan masa depannya.

Ketika ia berusia tiga belas tahun, ayahnya memberikan sehelai pakaian bekas kepadanya, “Menurutmu, berapa nilai pakaian ini?”
Jordan menjawab, “Mungkin 1 dollar.”
Ayahnya kembali berkata, “Bisakah dijual seharga 2 dollar? Jika engkau berhasil menjualnya, berarti telah membantu ayah dan ibumu.”
Jordan menganggukkan kepalanya, “Saya akan mencobanya, tapi belum tentu bisa berhasil.”

Dengan hati-hati dicucinya pakaian itu hingga bersih. Karena tidak ada setrika untuk melicinkan pakaian, maka ia meratakan pakaian dengan sikat di atas papan datar, kemudian dijemur sampai kering. Keesokan harinya, dibawanya pakaian itu ke stasiun bawah tanah yang ramai, ditawarkannya hingga lebih dari enam jam. Akhirnya Jordan berhasil menjual pakaian itu. Kini ia memegang lembaran uang 2 dollar dan berlarilah ia pulang.

Setelah itu, setiap hari ia mencari pakaian bekas, lalu dirapikan kembali dan dijualnya di keramaian. Lebih dari sepuluh hari kemudian, ayahnya kembali menyerahkan sepotong pakaian bekas kepadanya, “Coba engkau pikirkan bagaimana caranya untuk menjual pakaian ini hingga seharga 20 dolar?”
Kata Jordan, “Bagaimana mungkin? Pakaian ini paling tinggi nilainya hanya 2 dollar.”
Ayahnya kembali memberikan inspirasi, “Mengapa engkau tidak mencobanya dulu? Pasti ada jalan.”

Akhirnya, Jordan mendapatkan satu ide, ia meminta bantuan sepupunya yang belajar melukis untuk menggambarkan Donal Bebek yang lucu dan Mickey Mouse yang nakal pada pakaian itu. Lalu ia berusaha menjualnya di sebuah sekolah anak orang kaya. Tak lama kemudian seorang pengurus rumah tangga yang menjemput tuan kecilnya, membeli pakaian itu untuk tuan kecilnya. Tuan kecil itu yang berusia sepuluh tahun sangat menyukai pakaian itu, sehingga ia memberikan tip 5 dolar. Tentu saja 25 dollar adalah jumlah yang besar bagi Jordan, setara dengan satu bulan gaji dari ayahnya.

Setibanya di rumah, ayahnya kembali memberikan selembar pakaian bekas kepadanya, “Apakah engkau mampu menjualnya kembali dengan harga 200 dolar?” Mata ayahnya tampak berbinar.
Kali ini, Jordan menerima pakaian itu tanpa keraguan sedikit pun. Dua bulan kemudian kebetulan aktris film populer “Charlie Angels”, Farah Fawcett datang ke New York melakukan promo. Setelah konferensi pers, Jordan pun menerobos pihak keamanan untuk mencapai sisi Farah Fawcett dan meminta tanda tangannya di pakaian bekasnya. Ketika Fawcett melihat seorang anak yang polos meminta tanda tangannya, ia dengan senang hati membubuhkan tanda tangannya pada pakaian itu.
Jordan pun berteriak dengan sangat gembira, “Ini adalah sehelai baju kaus yang telah ditandatangani oleh Miss Farah Fawcett, harga jualnya 200 dollar!” Ia pun melelang pakaian itu, hingga seorang pengusaha membelinya dengan harga 1.200 dollar.

Sekembalinya ke rumah, ayahnya dengan meneteskan air mata haru berkata, “Tidak terbayangkan kalau engkau berhasil melakukannya, Anakku. Engkau sungguh hebat!”

Malam itu, Jordan tidur bersama ayahnya dengan kaki bertemu kaki. Ayahnya bertanya, “Anakku, dari pengalaman menjual tiga helai pakaian yang sudah kau lakukan, apakah yang berhasil engkau pahami?”
Jordan menjawab dengan rasa haru, “Selama kita mau berpikir dengan otak, pasti ada caranya.”
Ayahnya menganggukkan kepala, kemudian menggelengkan kepala, “Yang engkau katakan tidak salah! Tapi bukan itu maksud ayah. Ayah hanya ingin memberitahumu bahwa sehelai pakaian bekas yang bernilai satu dolar juga bisa ditingkatkan nilainya, apalagi kita sebagai manusia yang hidup? Mungkin kita berkulit lebih gelap dan lebih miskin, tapi apa bedanya?”

Seketika dalam pikiran Jordan seakan ada matahari yang terbit. Bahkan sehelai pakaian bekas saja bisa ditingkatkan harkatnya, lalu apakah saya punya alasan untuk meremehkan diri sendiri?

Sejak saat itu, dalam hal apapun, Michael Jordan merasa bahwa masa depannya indah dan penuh harapan.
Potensi diri kita begitu besar, jangan dipandang kecil hanya karena kita terlihat lecek, kumal, dan belum “diasah”. Tetaplah berusaha dan teruslah mengasah kecerdikan dalam melakukannya.





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Jumat, 12 Februari 2016

TIPS MENABUNG



Banyak orang yang mengalami kesulitan dalam hal menabung. Ada berbagai alasan yang menyebabkan hal seperti itu, salah satunya adalah karena ‘lupa’.
University of Chicago Booth School of Business melakukan penelitian untuk mengetahui tentang bagaimana orang memutuskan untuk membelanjakan atau menyimpan uang yang dimiliki. “Apabila sekarang Anda memiliki sejumlah kecil uang atau jumlah yang lebih besar di masa depan, apa yang akan Anda lakukan dengan uang tersebut?”
Jawaban dari pertanyaan tersebut memberikan penjelasan bahwa banyak hal tentang perilaku manusia, termasuk berapa banyak kita menabung untuk pensiun, apakah kita memiliki dana darurat, dan bahkan pilihan kesehatan seperti apakah kita lebih memilih dessert di cafe atau daftar ke gym.
Penelitian ini berhasil menyelidiki bagaimana hubungan manusia dengan diri mereka di masa depan mempengaruhi seberapa besar kemungkinan untuk menabung. Semakin peduli seseorang dengan masa depannya, maka semakin termotivasi ia untuk menabung.
Namun sayangnya, banyak orang tanpa sadar menghabiskan uang mereka karena lupa kalau menabung itu penting. Atau bisa juga mereka ingat tapi tidak peduli. Apakah Anda siap menabung lebih banyak?
Berikut ini tiga strategi agar Anda selalu ingat menabung dan bisa menabung lebih banyak berdasarkan penelitian dari University of Chicago Booth School of Business:
1) Bertanya pada diri sendiri sebelum membeli
Setiap Anda akan membeli sesuatu, ada baiknya untuk bertanya dahulu pada diri sendiri, “Apakah barang ini pantas untuk saya? Apakah harganya wajar? Apakah saya membeli ini karena keinginan atau kebutuhan?
Sekecil apapun pembelian Anda, hal ini tetap memiliki dampak pada pengurangan saldo di rekening. Peneliti dari University of Chicago Booth School of Business menyarankan agar Anda membayangkan hal-hal apa saja yang bisa dibeli bila Anda menahan pembelian kecil berulang kali.
Sepiring dessert di kafe seharga Rp 45.000 jika dikalikan 10 setara dengan harga kamar hotel untuk satu malam. Sedikit demi sedikit, uang untuk membeli hal-hal kurang penting bisa membiayai liburan Anda selama seminggu. Dengan membayangkan keuntungan di masa depan, Anda akan semakin termotivasi untuk menabung.
2) Buat daftar prioritas
Buatlah daftar hal-hal apa saja yang harus didahulukan dan daftar pengeluaran Anda setiap hari. Dengan merencanakan keuangan, atau membuat daftar prioritas dan pengeluaran akan menumbuhkan kebiasaan Anda untuk berhemat.

3) Buatlah kondisi sulit
Strategi ini cukup menjebak karena kehidupan modern telah memudahkan setiap transaksi. Sebuat saja kartu kredit, m-banking, internet banking, dan berbagai kemudahan lainnya. Tinggal klik dan pemesanan online pun berhasil.
Di jaman sekarang menghabiskan uang lewat kartu kredit menjadi terlalu mudah, di masa lalu orang menaruh uang mereka di amplop terpisah agar tidak terpakai.
Terutama buat Anda yang hobi belanja online, cara paling ampuh adalah memutus kemudahan transaksi seperti nomor kartu kredit di akun dan dengan non-aktifkan internet banking. Semakin rumit transaksinya, semakin ANda berpikir dua kali sebelum membeli. Bagaimana? berani mencoba?
Kalau tabungan Anda sudah banyak, jangan lupa untuk membuat deposito agar keuntungan semakin berlipat.



Baca: Menabung Dapat Untung!





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Kamis, 11 Februari 2016

MENABUNG DAPAT UNTUNG!




PERENCANAAN KEUANGAN

Hidup bukan untuk uang, namun hampir segala kebutuhan hidup memerlukan uang.
Uang tidak dapat membeli segalanya, tapi hampir semua keperluan hidup harus dibeli dengan uang.

Di sekitar kita banyak orang yang terpaksa dan harus berhadapan dengan masalah atau persoalan dalam hidupnya yang menyangkut dengan keuangan, dan akhirnya menemui jalan buntu. Misalnya:
  • Kebutuhan biaya hidup yang semakin meningkat, namun tidak disertai oleh bertambahnya penghasilan. Kebutuhan hidup lebih besar daripada penghasilan, sehingga harus berhutang ke sana-sini.  Baca: Bagaimana RUMUS PENGHASILAN Anda?
  • Dana pendidikan anak yang belum disiapkan, sehingga pada saatnya harus menjual aset, atau yang lebih tragis impian sang putra-putri terkasih untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi-sarjana harus terkubur.  Baca: Merencanakan Dana Pendidikan Anak
  • Tidak mempersiapkan uang cadangan untuk biaya pengobatan atau kebutuhan mendesak dan mendadak lainnya, sehingga pada saat bencana menimpa harus berhutang bahkan terpaksa menjual aset.  Baca: Mahalnya Biaya Pengobatan
  • Dana pensiun yang tidak dipersiapkan, sehingga ketika melewati masa pensiun masih harus terus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sementara produktivitasnya semakin berkurang.  Baca: Persiapkan Dana Pensiun Anda
  • Dan lain sebagainya.

Oleh karena itulah, dalam usaha untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tersebut di atas. Untuk menghindari malapetaka keuangan tersebut, diperlukan suatu Perencanaan Keuangan yang baik.

Dalam hidup ini, yang sudah direncanakan saja kadang meleset, apalagi tidak direncanakan terlebih dahulu.
Perencanaan memang bukan segalanya, namun hampir semua dan segala hal dalam hidup ini butuh direncanakan.

Perencanaan yang baik dalam hal keuangan merupakan suatu hal yang harus dan wajib dilakukan oleh setiap orang agar dapat menjalani kehidupan yang baik, indah, dan menarik...

Salah satu cara sederhana dalam membuat perencanaan keuangan adalah MENABUNG!
Menabung artinya dengan rajin dan disiplin MENYISIHKAN 10-20% dari berapapun jumlah penghasilan setiap bulannya untuk disimpan atau tidak dibelanjakan.




MENABUNG DAPAT UNTUNG!

PT AJ. Central Asia Raya – Salim Group
3i-Network (Insurance–Investment–Income)

Adalah sebuah Peluang Bisnis untuk memiliki “Tabungan Ajaib, yaitu menabung tanpa harus mengeluarkan uang dari kantong pribadi. “

3i-Network dengan sistem Asuransi Kemitraan Bersama yang merupakan penggabungan sempurna antara Networks Marketing dengan Asuransi Jiwa.

Dengan menabung hanya sebesar Rp 350.000,-/bulan selama 5 tahun saja, akan mendapatkan 3 keuntungan sekaligus, yaitu:

① INSURANCE, menabung dapat BONUS Asuransi Jiwa. Tabungan yang mendapatkan proteksi Asuransi Jiwa dengan Uang Pertanggungan sebesar Rp 21.000.000,- hingga usia 74 tahun. Jika tertanggung meninggal sebelum usia 74 tahun, maka Ahli Waris akan mendapatkan dana santunan atau Uang Pertanggungan sebesar Rp 21.000.000,- beserta sejumlah saldo tabungan dan nilai investasinya.

② INVESTMENT, tabungan yang menguntungkan yang memiliki nilai investasi atau tabungan yang terus bertumbuh di atas nilai Inflasi dan bunga Deposito. Pertumbuhan nilai investasi atau tabungan kurang lebih pada:
☑ Tahun ke 5: Rp 25.000.000,-
☑ Tahun ke 6: Rp 29.000.000,-
☑ Tahun ke 7: Rp 35.000.000,-
☑ Tahun ke 10: Rp 59.000.000,- 
☑ Tahun ke 15: Rp 143.000.000,- 
☑ Tahun ke 20: Rp 354.000.000,-
☑ Tahun ke 25: Rp 878.000.000,-
☑ Tahun ke 30: Rp 2,2 milyar
Perkembangan nilai investasi atau tabungan tersebut bukan karena diberikan bunga, tetapi oleh PT AJ. Central Asia Raya – Salim Group dikelola di Reksadana dengan bagi hasil keuntungan rata-rata 6%–20% per tahun.

③ INCOME, tabungan yang memiliki potensi penghasilan besar dan dapat dikendalikan.





Baca: STRATEGI MENABUNG GRATIS!





Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Rabu, 10 Februari 2016

CARA BISNIS ANTI RUGI!






























Baca: KENAPA HARUS MEMILIH BISNIS MODEL INI?






Untuk kebutuhan Training-Motivasi meningkatkan produktivitas kerja karyawan (Pengembangan Diri) hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Minggu, 07 Februari 2016

TIPS BEBAS DARI HUTANG




Teror hutang membuat hidup sebagian besar orang tidak nyaman. Bahkan ada juga yang nekat melakukan hal konyol karena tak tahan dijerat lilitan utang dalam jumlah besar.
Memang, tak ada satu orang pun yang senang menanggung utang. Apalagi harus berurusan dengan para rentenir yang menawarkan pinjaman berbunga tinggi. Hati-hati, telat membayar utang, Anda bisa dikejar para `debt collector` yang kadang bersikap kasar.
Membenahi pola hidup dan cara mengelola keuangan pribadi harus dilakukan agar bisa hidup tenang tanpa jeratan utang. Berikut lima cara sederhana yang bisa dilakukan supaya terbebas dari utang:
1. Gunakan uang tunai
Kartu kredit biasanya menjadi andalan para pemiliknya saat tengah tidak memiliki uang tunai. Sebaiknya, tinggalkan kartu kredit Anda jika tidak memang sedang dibutuhkan dan gunakan uang tunai untuk transaksi sehari-hari.
2. Buat anggaran pengeluaran per bulan
Sempatkan waktu Anda untuk membuat anggaran belanja dalam sebulan. Hitung berapa jumlah uang yang boleh Anda keluarkan untuk membeli makanan, jalan-jalan atau menghibur diri sendiri. Setelah itu, pastikan Anda masih punya uang tersisa untuk ditabungkan.
3. Hanya membeli barang yang dibutuhkan
Anda harus bisa membedakan mana barang yang merupakan kebutuhan dan hanya keinginan pribadi. Hindari mengikuti hasrat belanja yang berlebihan.
Misalnya Anda ingin memiliki televisi baru, jangan paksakan meminjam uang untuk mendapatkannya. Tetapi pastikan Anda menabung hingga punya cukup uang untuk membelinya.
4. Ingat saat sedang dililit utang
Jangan pernah lupa saat diri Anda tengah dililit utang. Jika Anda pernah mengalaminya, tentu Anda tidak mau pengalaman pahit itu berulang. Mengingatnya ternyata dapat membantu Anda menghindari pinjaman berlebih yang membuat utang pribadi bertumpuk.
5. Menabung
Meningkatkan kebiasaan menabung merupakan salah satu kunci untuk membuat Anda terbebas dari utang. Setiap memperoleh pendapatan, sisihkan sebagian uang Anda untuk menabung.

Baca: Muda Kaya Raya! Tua Bahagia! Mati Masuk Surga!





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan