Kamis, 07 Agustus 2014

POLA PIKIR MENENTUKAN NASIB ANDA!



Pola pikir kita (mindset) adalah jumlah total keyakinan, nilai, identitas, harapan, sikap, kebiasaan, keputusan, pendapat, dan pola-pola pemikiran kita — tentang diri kita sendiri, orang lain, dan bagaimana kehidupan bekerja. Ini adalah saringan yang dengannya kita menafsirkan apa yang kita lihat dan alami. Pola pikir Anda membentuk kehidupan Anda dan menarik kepada diri Anda hasil-hasil yang merupakan refleksi pasti pola pikir itu. Apa yang Anda percayai akan terjadi, benar-benar terjadi.

Kita mendekati, bereaksi, dan pada kenyataannya menciptakan dunia kita berdasarkan pola pikir individual kita sendiri. Pola pikir kita memberitahu kita bagaimana permainan hidup ini harus dimainkan, dan mengatur apakah kita memainkannya dengan berhasil atau tidak. Kita mungkin memiliki pola pikir, misalnya, yang memberitahu kita, “Kehidupan ini sangat keras, dan aku harus berjuang hanya sekadar untuk hidup pas-pasan.” Atau kita mungkin memiliki pola pikir yang lebih positif, seperti, “Aku punya kemampuan yang hebat dan orang-orang ingin bekerja sama denganku.”
Pikiran adalah magnet yang sangat kuat. Apa pun yang diberitahukan pola pikir kita kepada kita adalah apa yang kita tarik, baik kita menyadarinya atau tidak! Jika Anda memiliki keyakinan bahwa, “Kehidupan ini sangat keras, dan aku harus berjuang hanya sekadar untuk hidup pas-pasan,” misalnya, Anda tidak perlu menyadari akan keyakinan itu untuk mengalami perjuangan dalam hidup Anda. Pada kenyataannya, jika Anda ingin melihat apa pola pikir Anda sebenarnya, Anda hanya perlu melihat hidup Anda dan hasil-hasil Anda. Hasil yang kita peroleh sesuai dengan apa yang kita yakini.

Jika kita tidak memeriksa pola pikir kita dan bertanya apakah pola pikir itu mendukung atau membatasi kita, kita beroperasi “secara otomatis.” Kita tidak lagi memilih keyakinan dan pola pikir kita, tetapi keyakinan dan pola pikir itu menyebabkan kita menjalani hidup dengan cara tertentu. Kita menciptakan pola pikir kita sendiri, tetapi pada saat yang sama, pola pikir kita menciptakan diri kita. Jika kita tidak mempertanyakan keyakinan yang menyebutkan bahwa “kehidupan ini sulit,” misalnya, kita akan terus berjuang bahkan tanpa mengetahui penyebabnya.

Kita semua memiliki keyakinan lama yang tersembunyi. Banyak dari keyakinan itu diperoleh pada masa kanak-kanak dan tidak lagi berguna bagi kita atau mendukung keberhasilan kita. Ketika Alice mulai memeriksa pola pikirnya, ia menyadari ia memiliki keyakinan bahwa “Uang berasal dari kedua orangtua saya.” Ketika ia masih kecil dan ingin es krim, mainan, atau boneka, dari orangtuanyalah uang berasal. Ketika remaja, dari orangtuanyalah uang tunjangannya berasal. Ketika dewasa, ia sering menemukan dirinya dalam kesulitan finansial dan terpaksa meminjam sejumlah besar uang kepada kedua orangtuanya.

Joel Arthur Barker menulis dalam Paradigms, “Mengabaikan kekuatan paradigma untuk memengaruhi pendapat Anda berarti menempatkan diri Anda dalam risiko ketika menjajaki masa depan. Agar mampu membentuk masa depan, Anda harus siap dan mampu mengubah paradigma Anda.”
Kita dapat mempercayai apa pun yang ingin kita percayai. Dan kita dapat menemukan banyak bukti untuk mendukung keyakinan atau pola pikir apa pun yang kita pilih, jadi kita juga dapat memilih keyakinan yang memperkuat kita dan menggerakkan kita untuk maju. Kita mulai berhasil ketika kita memahami bahwa kita mempunyai sebuah pilihan, karena, pada saat itu, kita dapat mulai memilih keyakinan yang membawa kita ke mana kita ingin pergi. William James, bapak psikologi modern, berkata, “Yakinlah bahwa hidup Anda berharga, maka keyakinan Anda akan menciptakan faktanya.”
Agar berhasil, Anda perlu memahami pola pikir Anda. Anda harus membawanya ke tingkat sadar, memerhatikannya dengan baik, dan melihat apakah ada sesuatu yang ingin Anda ubah. Jika tidak, keyakinan Anda yang tersembunyi akan mengendalikan Anda. Jika Anda tidak mengetahui pola pikir Anda, Anda tidak dapat melakukan apa pun terhadapnya. Jika Anda ingin mengubah hasil-hasil Anda, Anda harus mengubah pola pikir Anda.

Pergeseran pola pikir berarti berubah dari satu pola pikir kepada pola pikir yang lain. Dalam Ilmu Sukses, ini berarti beralih dari satu pola pikir yang menghalangi keberhasilan ke cara berpikir yang mendorong dan menarik keberhasilan.

Ketika menggeser pola pikir Anda, Anda beralih ke sebuah permainan baru dan seperangkat aturan yang baru. Ketika permainan Anda dan aturan berubah, seluruh dunia Anda mulai berubah. Anda mulai mengeluarkan energi yang berbeda, sehingga Anda menarik jenis orang-orang dan situasi yang berbeda ke dalam hidup Anda. Ketika Anda mentransformasi pemikiran Anda, Anda mentransformasi dunia Anda. Oliver Wendell Holmes pernah berkata, “Pikiran manusia yang dibentangkan ke sebuah gagasan baru tidak pernah kembali ke dimensi asalnya.”
Banyak orang mengatakan mereka ingin mengubah hidup mereka. Mereka menghadiri ceramah pembicara motivasi atau membuat janji Tahun Baru dan menjadi sangat gembira dengan semua perubahan yang mereka lihat untuk diri mereka sendiri. Atau mereka pergi ke seminar atau membaca buku dan melihat bahwa mereka ingin mulai melakukan hal-hal secara berbeda. Mereka bahkan mungkin melakukan beberapa perubahan dalam beberapa minggu pertama. Tetapi kemudian energi mereka tampak berkurang. Antusiasme mereka merosot. Sebelum Anda mengetahui hal itu, mereka kembali ke dalam rutinitas lama mereka. Ketika ini terjadi, penyebabnya adalah mereka mencoba untuk memanipulasi akibat-akibat dari kehidupan mereka, dan bukannya mencari sebabnya. Mereka mencoba untuk mengubah hasil tanpa mengubah pola pikir mereka.

Untuk memberikan hasil yang dramatis dan permanen, Anda harus mengubah cara berpikir. Jika tidak ada pergeseran pola pikir, setiap perubahan atau perbaikan hanya akan bersifat minimal dan/atau berjangka pendek.


Memilih Pola Pikir Anda Yang Baru
Bagaimana Anda mendapatkan pola pikir yang baru?
Bagaimana Anda memilih pikiran baru untuk menggantikan pikiran lama Anda yang membatasi?


Berikut ini adalah beberapa petunjuk untuk menciptakan pola pikir Anda yang baru:


1. Buatlah pola pikir Anda senyata, sekonkret, dan sekomprehensif mungkin.
Itu berarti menuliskannya dengan tepat sebagaimana yang Anda inginkan. Keyakinan baru apa yang ingin Anda jalani? Sikap atau pendapat baru apa yang ingin Anda terapkan? Kebiasaan mental dan pola baru apa yang akan bermanfaat untuk dimasukkan ke dalam hidup Anda? Apa nilai-nilai Anda yang sesungguhnya? Harapan-harapan apa yang akan membawa Anda kepada keberhasilan? Ingin menjadi siapakah Anda? Ketika Anda membaca pola pikir Anda yang baru dan gambar kehidupan yang Anda inginkan, bagaimana rupa gambar itu? Di mana diri Anda? Bagaimana perasaan Anda? Apa yang Anda lihat? Siapa yang ada di dekat Anda? Akan seperti apakah suatu hari yang Anda jalani jika Anda menjalani hidup dengan sikap, keyakinan, dan pikiran baru itu?Mulailah dengan menulis, “Aku sangat gembira, dan bersyukur sekarang karena…” Kemudian lanjutkan untuk menggambarkan keyakinan, sikap, pendapat, kebiasaan mental, nilai-nilai, dan harapan-harapan Anda tepat seperti yang Anda inginkan.

2. Berpikirlah secara tidak terbatas.
Biarkan diri Anda membayangkan masa depan dan sikap Anda terhadap diri sendiri, orang lain, dan bagaimana dunia bekerja tepat seperti yang Anda inginkan. Jangan sekadar berusaha mendapatkan apa yang Anda pikir dapat Anda peroleh. Wujudkan kehidupan yang benar-benar Anda inginkan!

3. Pastikan untuk menuliskannya dalam kalimat seolah-olah Anda sudah memilikinya.
Anda tidak boleh berpikir dalam bentuk “suatu hari,” atau menulis “Aku akan.” Tulislah dan alamilah, seolah-olah hal itu terjadi saat ini, sekalipun hasilnya belum terwujud. Tulislah, misalnya, “Aku suka menghasilkan uang dan menjalankan bisnis yang berhasil, karena hal itu memungkinkan aku bermurah hati kepada orang lain.” Berikan pikiran bawah sadar Anda pesan bahwa realitas ini sudah nyata dalam hidup Anda.
Ingatlah, pikiran bawah sadar menerima segala sesuatu yang diberikan kepadanya, tanpa menyunting, menyensor, atau menilai. Jika Anda menuliskan bahwa itu akan terjadi nanti, hal itu memberitahukan pikiran bawah sadar Anda bahwa Anda tidak memiliki apa yang Anda inginkan, dan Anda belum menjadi orang yang Anda inginkan. Ketika Anda mengatakan, “Aku akan,” Anda sedang mengatakan kepada pikiran bawah sadar Anda bahwa Anda tidak demikian. Saya pernah membaca pernyataan misi sebuah organisasi yang mengatakan mereka “berjuang untuk menjadi nomor satu.” Terkalah apa yang selalu mereka lakukan. Berjuang! Dengan pernyataan misi itu, mereka selalu berjuang, tetapi tidak pernah menjadi nomor satu! Jika Anda mendapatkan diri Anda tergelincir dan menuliskan dalam bentuk masa mendatang, kembalilah dan bawa gambaran pola pikir Anda ke dalam bentuk saat ini.

4. Buatlah pola pikir Anda bersifat emosional.
Selain menuliskan dalam bentuk sekarang, sertakan kata-kata emosional dan terlibatlah secara emosional dengan apa yang sedang Anda tulis. Ingatlah, perasaan adalah pintu gerbang menuju pikiran bawah sadar, dan pikiran bawah sadar Anda adalah kekuatan yang sesungguhnya di balik keberhasilan Anda. Emosi menciptakan motivasi. Anda harus menjadi bersemangat. Jika Anda tidak bersemangat dengan pola pikir Anda yang baru, jika Anda tidak benar-benar jatuh cinta dengan pola pikir yang baru itu, pola pikir yang baru itu tidak akan terbentuk dalam bentuk fisik. Semangat manusia tidak akan menginvestasikan upayanya untuk sesuatu yang biasa-biasa saja! Jika Anda tidak merasa penuh semangat setelah menuliskan pola pikir Anda yang baru, kembalilah dan kerjakan ulang apa yang telah Anda tuliskan. Ketika hal itu benar-benar menggerakkan Anda, Anda siap membuatnya menjadi kenyataan.

5. Berhati-hatilah agar Anda menyatakan apa yang benar-benar Anda inginkan, bukan apa yang tidak Anda inginkan.
Pikiran kita tidak dapat memproses kata tidak. Jika saya mengatakan pada Anda untuk tidak berpikir tentang es krim, apa yang Anda pikirkan? Terlebih dahulu Anda pasti berpikir tentang apa yang saya katakan untuk tidak Anda pikirkan, sebelum Anda dapat mengatakan pada pikiran Anda untuk tidak berpikir tentang hal itu! Semua pemikiran ini akan membuat Anda menarik hal yang benar-benar tidak Anda inginkan. Jadi ingatlah untuk menyatakan apa yang benar-benar Anda inginkan.

6. Ciptakan sebuah gambar tentang pola pikir Anda dan beradalah dalam gambar itu, bukan sekadar menjadi pengamat yang melihat ke gambar itu.
Rata-rata orang yang melakukan latihan ini, mereka hampir selalu mendapati bahwa mereka melihat diri mereka dalam gambar itu. Itu tidak akan berhasil. Anda harus berada dalam gambar pola pikir Anda yang baru itu. Jika Anda melihat ke diri sendiri dalam gambar itu, Anda mengatakan pada pikiran bawah sadar Anda bahwa itu bukan benar-benar diri Anda, Anda belum benar-benar berada di sana. Ketika Anda benar- benar berada dalam gambar itu, Anda sedang merasakan emosi dan hasil yang telah Anda peroleh dalam hidup baru Anda. Anda mengatakan pada pikiran bawah sadar Anda, “Ini nyata!” Pikiran bawah sadar Anda segera mulai menciptakan realitas itu. Lihatlah apa yang Anda lihat jika Anda berada dalam gambar itu, bukan melihat ke diri Anda sendiri dalam gambar itu.
Ketika Anda mulai menjalani kehidupan berdasarkan pola pikir Anda yang baru, Anda mulai mengambil keputusan yang berbeda. Anda mungkin mulai berhubungan dengan berbagai jenis orang, dan Anda menarik lingkungan yang berbeda ke dalam hidup Anda. Semakin sering dan bersemangat Anda memasukkan pola pikir Anda ke dalam pikiran Anda, semakin cepat pola pikir itu akan bermanifestasi.

Baca: Berhati-hatilah dengan pikiran Anda!




Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Minggu, 03 Agustus 2014

BAGAIMANA MENJADI PEMIMPIN YANG EFEKTIF?


















Baca: MENJADI SEORANG PEMIMPIN





Untuk kebutuhan Training-Motivasi meningkatkan produktivitas kerja karyawan (Pengembangan Diri) hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Sabtu, 02 Agustus 2014

KESALAHAN SAAT PRESENTASI














Baca: BAGAIMANA MEMBUKA PRESENTASI YANG BERKESAN?





Untuk kebutuhan Training-Motivasi meningkatkan produktivitas kerja karyawan (Pengembangan Diri) hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Jumat, 01 Agustus 2014

31 RAHASIA SUKSES




Berikut adalah 31 Rahasia untuk Sukses yang disarikan dari buku Secrets of Success - J. Donald Walters:

RAHASIA SUKSES #1
Yaitu menikmati, dan jangan pernah mengeluh atas segala usaha yang sedang dilakukan. (Baca: Segala hal akan berlalu...)


RAHASIA SUKSES #2
Yaitu mengerjakan segala sesuatu bukan hanya karena pekerjaan itu disukai, namun karena Anda memang meyakininya.


RAHASIA SUKSES #3
Yaitu mengerjakan segala sesuatu sebagaimana adanya, bukan sebagaimana yang Anda harapkan atau inginkan.


RAHASIA SUKSES #4
Yaitu ketidakpedulian akan hasil yang dicapai; melakukan yang terbaik untuk saat ini, dan biarlah hasilnya terbukti nanti.


RAHASIA SUKSES #5
Yaitu SEMANGAT! Tanpanya, tak satupun manfaat dapat diraih.


RAHASIA SUKSES #6
Yaitu selalu bertanya kepada diri sendiri, BUKAN tentang, “Apa yang aku kehendaki untuk terjadi?” melainkan, “Apa yang mungkin terjadi saat ini?”

RAHASIA SUKSES #7
Yaitu melihat pekerjaan Anda sebagai suatu pelayanan kepada orang lain, dan bukan sebagai sarana untuk meraih keuntungan pribadi. (Baca: Marilah Kita Melayani...)


RAHASIA SUKSES #8
Yaitu tidak menyalahkan orang lain apabila terjadi kesalahan, namun melakukan apa pun yang Anda mampu untuk memperbaiknya.


RAHASIA SUKSES #9
Yaitu menjadi sebening kristal untuk menentukan tujuan dan arah Anda, serta memiliki keberanian untuk bertindak selaras dengan tujuan dan arah tersebut.


RAHASIA SUKSES #10
Yaitu menyambut baik segala kesempatan, apa pun rintangan yang menghadang Anda.


RAHASIA SUKSES #11
Yaitu melihat setiap rintangan sebagai batu pijakan untuk pencapaian yang maksimal.


RAHASIA SUKSES #12
Yaitu mengembangkan kekuatan kemauan Anda dengan menetapkan tujuan yang makin lama makin sulit, dan terus berjuang hingga satu per satu tujuan itu tercapai.


RAHASIA SUKSES #13
Yaitu lebih berwawasan energi dan bukannya tujuan; melihat hidup dari sisi kemajuan yang konstan, dan bukan dari hasil akhir yang belum nyata.


RAHASIA SUKSES #14
Yaitu berani keluar dari belenggu kebijakan konvensional. (Baca: Belenggu Tradisi)

RAHASIA SUKSES #15
Yaitu kemampuan berkonsentrasi pada satu hal dalam semua tugas yang telah Anda susun sendiri.


RAHASIA SUKSES #16
Yaitu memandang setiap hari sebagai suatu awal yang menyegarkan, penuh tekad, dan jangan pernah membenamkan diri Anda pada pencapaian masa lalu.


RAHASIA SUKSES #17
Yaitu tidak membatasi jati diri Anda pada realitas saat ini, namun memperluasnya hingga meliputi potensi-potensi Anda yang tertinggi.


RAHASIA SUKSES #18
Yaitu kesediaan untuk mengevaluasi kembali prinsip-prinsip awal Anda.


RAHASIA SUKSES #19
Yaitu memastikan bahwa hasil akhir dari apa pun yang Anda lakukan selalu serasi, dengan cara selalu bertindak dengan sikap yang selaras dan positif. (Baca: Sikap Mental Positif)


RAHASIA SUKSES #20
Yaitu bertanya kepada diri sendiri dalam segala hal yang Anda lakukan, BUKAN, “apakah yang diinginkan orang-orang?” tetapi, “apa yang aku berikan kepada mereka hingga aku merasa bahagia?”


RAHASIA SUKSES #21
Yaitu keterbukaan akan kebenaran, tak peduli oleh siapa hal itu terucap.


RAHASIA SUKSES #22
Yaitu memilih untuk menerima kebenaran bukan sekadar opini, walaupun opini itu berasal dari Anda sendiri.


RAHASIA SUKSES #23
Yaitu berkonsultasi dengan perasaan batiniah Anda sebelum membuahkan keputusan; jangan pernah melakukan sesuatu berdasarkan alasan semata, kecuali hati Anda benar-benar sependapat.


RAHASIA SUKSES #24
Yaitu jangan pernah membuat keputusan atas dasar perasaan, namun tempatkan kata hati Anda sebagai landasan alasan yang tepat.


RAHASIA SUKSES #25
Yaitu berwawasan pada solusi, bukan masalah, dan memiliki keyakinan bahwa untuk semua masalah pastilah ada solusinya. (Baca: Fokus Pada Solusi, Bukan Pada Masalah)


RAHASIA SUKSES #26
Yaitu selalu bersyukur atas segala yang Anda miliki, sekecil apa pun itu, dan tidak membenci hidup atas hasil yang belum pernah diberikannya kepada Anda. (Baca: Apa Manfaatnya Bersyukur?)


RAHASIA SUKSES #27
Yaitu tidak membuat permakluman untuk diri Anda sendiri apabila terjadi kesalahan, namun merefleksikan bahwa semua orang sukses pun tidak luput dari kegagalan.


RAHASIA SUKSES #28
Yaitu memahami bahwa Andalah ukuran akhir dari segala yang Anda capai. Oleh karena pekerjaan itu adalah mulia dan untuk memuliakan orang yang melakukannya.


RAHASIA SUKSES #29
Yaitu menjumpai tantangan-tantangan dengan tetap menjaga ketenangan di dalam diri, dan mencari kekuatan serta bimbingan secara intuitif dalam diri Anda sendiri.


RAHASIA SUKSES #30
Yaitu menyelaraskan kehendak manusiawi Anda yang terbatas dengan kehendak surgawi yang tiada batas.


RAHASIA SUKSES #31
Yaitu kerendahan hati; menyadari bahwa kesombongan merupakan akhir dari kebijaksanaan, dan kelumpuhan dari setiap usaha keras.





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan