Minggu, 27 Juli 2014

APA ITU POLA PIKIR?




Mengapa mindset itu penting? Sejauh yang saya ketahui, pahami, dan alami, mindset memegang peranan penting dalam perjalanan hidup ini. Ibarat sebuah kacamata, warna lensanya tentu mempengaruhi warna dunia kita.

Mindset sangat mempengaruhi self image, sikap, dan cara kita bertindak. Mindset positif menghasilkan kehidupan yang positif. Sebaliknya, mindset negatif akan menghasilkan kehidupan yang negatif. Oleh sebab itu, jika Anda mempunyai mindset yang negatif, sangat penting untuk merubah mindset itu sehingga menjadi positif.
Baca: BERPIKIR DAN BERJIWA BESAR


PENGERTIAN MINDSET
Beberapa ahli memberikan penjelasan tentang mindset. Merriam Webster menjelaskan bahwa mindset adalah a mental attitude or inclination a fixed state of mind.
Mindset adalah pola pikir, yang meliputi beberapa hal berikut ini:
·       Sumber pikiran dan memori.
·       Pusat kesadaran yang menghasilkan ide, persepsi, perasaan.
·       Sikap mental dalam merespon sesuatu.
·       Keyakinan-keyakinan atau kepercayaan-kepercayaan yang mempengaruhi cara pandang, perilaku, atau sikap.

CONTOH:
Orang dengan mindset enterpreuner atau seorang pengusaha akan melihat berbagai peluang untuk membuka usaha. Kemana pun ia memandang, di sana ia melihat peluang itu.
Sedangkan…
Mereka dengan mindset konsumtif berpikir bagaimana dapat membeli ketika melihat barang-barang yang dipajang indah di sebuah etalase.
Atau,
Ketika memiliki uang…
Seorang dengan mindset konsumtif menganggap bahwa fungsi uang adalah sebagai alat untuk membeli.
Berbeda dengan orang yang memiliki mindset investor menganggap bahwa uang fungsinya adalah alat untuk berinvestasi.


PENTINGNYA MINDSET
Mindset itu seperti benih tumbuhan. Tidak peduli benih apapun, jika kita tanam kemungkinan besar benih itu akan tumbuh.
Lalu…
Selang beberapa waktu, benih itupun akhirnya menjadi tanaman. Dan pada waktunya kita akan memanennya. Jika Anda menanam benik padi, akan ada ratusan, ribuan, atau jutaan padi lainnya untuk Anda. Satu benih dapat menghasilkan banyak sekali benih lainnya.
Demikian pula dengan mindset. Kehidupan seseorang tidak akan jauh dari mindsetnya. Ketika seseorang merubah mindsetnya…
·       Seketika berubah pula cara berpikirnya,
·       Sikap dan perilakunya,
·       Perasaannya,
·       Dan akhirnya nasib hidupnya.
Betuuul…, nasibnya akan berubah seiring dengan perubahan mindsetnya! Orang dengan mindset sukses, kemungkinan besar hidupnya akan sukses.
Baca: ILMU BERSIKAP POSITIF


BAGAIMANA MERUBAH MINDSET?
Langkah untuk mengubah mindset dimulai dari pikiran dan perasaan!
Berbagai perasaan yang negatif harus dibuang jauh, sejauh-jauhnya. Misalnya: perasaan rendah diri, merasa tertekan, susah, kekurangan, dan sebagainya.
Diganti dengan perasaan…
Percaya diri, damai, tentram, mudah mendapatkan rejeki…
Hasilnya?
Di luar dugaan, dalam waktu singkat kehidupan pun berubah drastis.
Baca: SUMBER PIKIRAN POSITIF


KISAH PRIBADI MERUBAH MINDSET
Sewaktu masih sekolah…
Orang tua, paman dan bibi, saudara, dan guru-guru menasehati saya agar saya rajin belajar. Sudah tentu maksud dan tujuannya agar saya mendapatkan nilai yang baik.
Berhasil dalam pendidikan agar kelak mudah mendapatkan pekerjaan. Pekerjaan yang baik tentu dapat menaikkan gengsi atau status sosial.
Setelah menyelesaikan pendidikan sampai tingkat sarjana, mindset tersebut menjadi kenyataan:
·       Saya mudah mendapatkan pekerjaan
·       Saya menjadi karyawan berprestasi
·       Kehidupan saya berkecukupan
Suatu ketika saya ingin berhenti dari seorang karyawan untuk menjadi seorang pengusaha. Saya harus merubah mindset saya selayaknya seorang enterpreuner, menggunakan waktu, tenaga, dan pikiran saya untuk mencari dan menciptakan berbagai peluang…
Baca: PIKIRAN MEMPENGARUHI HARGA DIRI


ALAM SEMESTA ITU LADANG
Semua bentuk pikiran, perasaan, dan tindakan kita pasti membuahkan hasil. Seperti benih yang kita tanamkan.
Bayangkan jika Anda seperti Warren Buffet, orang terkaya di dunia. Semenjak usia 11 tahun ia meyakini dan percaya bahwa pada suatu hari ia pasti akan kaya, dan tidak sedetik pun ia meragukan hal itu.
Alhasil…
Ia benar-benar menjadi kaya raya, bahkan sempat berada di posisi orang terkaya sejagad raya.
Itulah kekuatan mindset!
Bandingkan dengan orang-orang yang memiliki mindset negatif, mereka punya keyakinan dan percaya bahwa:
·       Susah menemukan orang baik
·       Susah mendapat pekerjaan
·       Susah…
Bisa dipastikan mereka hidup dalam berbagai kesusahan sebagaimana keyakinan dan yang dipercayai oleh mereka.
Baca: ANDA ADALAH APA YANG ANDA PIKIRKAN


PIKIRAN DAN PERASAAN ITU BENIH
Oleh karena itu, mari perhatikan bagaimana kondisi pikiran dan perasaan kita. Karena apa yang kita fokuskan dalam pikiran dan perasaan kita akan menjadi kenyataan dalam hidup kita.
Berpikirlah yang baik.
Perasaan juga harus baik.
Milikilah mindset positif.

Lalu, lihatlah dalam beberapa bulan ke depan… mungkin Anda akan terkejut dengan apa yang Anda alami.

Baca: POLA PIKIR MENENTUKAN NASIB ANDA!





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Minggu, 20 Juli 2014

BERHATI-HATILAH DENGAN PIKIRAN ANDA!




MARI KITA BERMAIN DENGAN PIKIRAN…

Tahukah Anda, betapa luar biasanya pikiran kita.

Coba ikuti apa yang akan saya sampaikan, bayangkan seolah-olah Anda benar-benar mengalami kejadian berikut ini secara nyata...

Baiklah, mari kita mulai:



“Bayangkanlah Anda dalam kondisi yang sangat kepanasan dan gerah sekali. Anda bisa membayangkan sedang berada di sebuah lapangan yang luas, matahari siang bersinar terik dan menyengat sekujur tubuh Anda…
Anda juga bisa membayangkan pengalaman sewaktu Anda sepulang sekolah dulu, ketika siang hari sambil berjalan kaki. Rasakan betapa panasnya terik matahari tersebut dan Anda benar-benar merasa sangat gerah, bahkan peluh pun menetes di seluruh badan Anda…
Sekarang, Anda sedang berjalan pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, Anda langsung menuju dapur. Anda melihat jeruk lemon, dan di sampingnya terdapat sebilah pisau.


Anda mengambil pisau itu, lalu menggunakannya untuk membelah jeruk lemon itu. Dilanjutkan dengan memeras jeruk tersebut sehingga terlihat tetesan air jeruk lemon yang keluar dan tampak begitu segarnya.
Anda pun meminum tetesan jeruk lemon tersebut yang luar biasa asam rasanya. Sensasi asamnya, begitu terasa di dalam mulut Anda…”


Setelah Anda membayangkan hal di atas, apakah air liur Anda keluar dari mulut Anda, dan berkali-kali Anda menelan ludah Anda. Luar biasa, bukan?

Anda saya minta hanya untuk membayangkan saja. Padahal jeruknya tidak ada. Tapi air liur Anda keluar seolah-olah rasa jeruk lemon itu nyata!

Anda telah berhasil mempermainkan (memanipulasi) pikiran Anda sendiri. Itulah, betapa mudahnya pikiran kita dimanipulasi dan dipengaruhi! Dengan memanfaatkan sedikit kecenderungan mendasar manusia yang dikombinasikan dengan cara otak mengolah informasi.

Contoh sederhana ini menunjukkan bagaimana manipulasi pikiran bekerja dalam skala kecil.



Oleh karena itulah Anda perlu memahami mekanisme yang terjadi dalam setiap pikiran manusia. Bagaimana seseorang mengolah informasi yang masuk ke dalam pikirannya? Bagaimana sebuah peta terbentuk dalam benaknya, sehingga menghasilkan kondisi, keputusan, dan pemikiran tertentu...
Jadi, berhati-hatilah dengan pikiran Anda!






Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Rabu, 16 Juli 2014

MANFAAT SEBUAH SENYUMAN




“Terlalu sering kita meremehkan kekuatan dari sebuah sentuhan, senyuman, kata-kata yang manis, telinga yang mendengarkan, dan pujian yang jujur, atau tindakan-tindakan kecil dari sebuah kepedulian, yang semuanya memiliki potensi untuk mengubah kehidupan di sekitar.”
(Leo F. Buscaglia)



Anda diciptakan dan dilahirkan untuk menjadi bahagia, dan Anda dapat menunjukkan kebahagiaan ini dengan sebuah senyuman.
Senyum adalah tindakan yang sederhana, namun dampaknya sangat besar dan kuat. Beberapa dampak nyata dari perasaan sukacita internal adalah:

Orang akan tertarik kepada Anda
Orang-orang akan merasa tertarik pada energi Anda. Bila Anda lebih banyak tersenyum, Anda akan membawa aura dan ketenangan yang akan menarik orang kepada Anda. Orang akan berharap untuk berada di dekat Anda, untuk merasakan bahwa mereka merasakan perasaan yang luar biasa di dekat Anda. Kita semua pasti menyukai dan ingin berada di sekitar orang-orang yang bahagia dan ceria, bukan?

Optimis
Anda akan merasa lebih positif tentang diri Anda sendiri dan dunia.

Kebahagiaan dan keceriaan
Senyum adalah ekspresi kebahagiaan dan sukacita di dalam diri Anda. Layaknya sebuah spiral yang naik ke atas, senyum akan meningkatkan kebahagiaan yang Anda rasakan.

Sehat
Senyum dapat mempengaruhi kondisi internal Anda, yang dapat memiliki dampak psikologis pada kesehatan fisik dan mental.

Merasa dekat
Senyum merupakan tanda menerima dengan senang hati dan akan membuat orang merasa lebih nyaman.

Membuat orang lain gembira
Senyum memiliki kekuatan untuk membuat orang lain merasa nyaman terhadap diri mereka sendiri. Senyum menghangatkan hati dan memiliki kekuatan untuk menghibur orang lain secara langsung.

Senyum akan menular
Orang lain dapat dengan cepat dan mudah menangkapnya dan akan mengalami ‘efek samping’ seperti di atas.
Tersenyum adalah suatu tindakan yang paling mudah, paling sederhana, paling murah dan paling menyenangkan di dunia.

Simaklah berikut ini 5 alasan mengapa Anda harus banyak tersenyum:

1. Anda akan mendapatkan lebih banyak kebahagiaan
Cobalah paksakan diri Anda untuk tersenyum selama 30 detik mulai dari sekarang. Lakukan pula ketika Anda mengalami kemalangan. Dengan membiasakan tersenyum, tidak peduli bagaimana perasaan Anda saat itu, di dalam tubuh Anda akan terjadi reaksi-reaksi kimia yang dapat membuat Anda merasa bahagia.
Cobalah dan rasakan perbedaannya.

2. Senyuman dapat merubah keadaan Anda
Jika Anda merasa putus asa, marah atau bosan, sebuah senyuman akan mengubah keadaan emosi Anda menjadi lebih positif. Dan sebuah keadaan yang positif tidak hanya membuat hidup Anda lebih menyenangkan tetapi juga membuka segala kemungkinan lain dalam pikiran Anda. Anda akan melihat dunia dengan cara yang berbeda melalui lensa kebahagiaan. Dari situ Anda dapat mulai membangun sederetan tindakan yang positif dan berinterasksi dengan banyak orang setiap harinya.

3. Senyuman dapat mengubah keadaan orang lain
Jika Anda berjalan ke dalam sebuah ruangan dengan senyuman di wajah Anda, akan membuat semuanya berbeda. Semua orang akan berbalik tersenyum pada Anda. Hal ini akan banyak membantu mencairkan setiap ketegangan atau kekakuan yang ada. Interaksi Anda akan lebih terbuka, santai dan penuh dengan kegembiraan.

4. Tersenyum? Apa ruginya?
Ketika memilih antara mengerutkan dahi, ekspresi kosong atau tersenyum, tampaknya pilihan terakhir adalah pilihan yang paling produktif dan positif, bukankah demikian? Seringkali Anda lupa untuk tersenyum atau mungkin Anda tidak terlalu suka untuk tersenyum. Tapi jika Anda berusaha untuk menggunakan senyuman Anda sesering mungkin, Anda lama-kelamaan akan mempunyai kebiasaan yang baru, kebiasaan yang jauh lebih positif. Jika Anda termasuk orang yang selalu memperhitungkan untung rugi untuk segala hal, cobalah pertanyaan ini, ‘apa ruginya Anda tersenyum?’

5. Lebih mudah untuk tersenyum daripada melakukan yang sebaliknya
Jadi sebetulnya Anda menggunakan jauh lebih sedikit otot ketika tersenyum dibandingkan saat Anda mengerutkan dahi atau memasang muka marah. Dengan membiasakan diri untuk tersenyum, maka otot tersenyum Anda akan menjadi lebih kuat daripada otot untuk mengerutkan dahi Anda, sehingga lama kelamaan Anda akan lebih mudah untuk tersenyum daripada melakukan hal yang sebaliknya.

Baca: BERBAGI KEBAHAGIAAN





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w

Sabtu, 12 Juli 2014

TIPS MENGHADAPI STRES




Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh orang-orang jaman sekarang adalah stres. Bahkan orang-orang sukses yang di luar nampak tidak kurang satu apapun dalam kehidupannya, bisa juga terlanda stres. Hasil penelitian menyebutkan bahwa sepuluh penyebab kematian utama semuanya berhubungan dengan masalah stres.

SEMUA ORANG PERNAH MENGALAMI STRES
Jika kita terserang stres, maka pertanyaan yang bisa diajukan bukanlah, "APakah Anda pernah mengalami stres?". Secara alami kita semua pernah dan akan mengalami stres dengan segala macam bentuknya. Pertanyaannya adalah, "Apa yang menyebabkan Anda terserang stres dan bagaimana Anda bisa terserang?"

Beberapa jenis stres dapat dengan mudah dihindari dengan sikap mental tertentu. Adapula jenis-jenis yang tak mungkin dapat dihindari, sehingga untuk itu kita harus belajar untuk mengatasinya.

Sebagian besar orang cemas pada hal-hal yang sebenarnya tidak perlu dicemaskan. Dalam keadaan seperti ini, kita jadi mendapat kesan seakan-akan mereka sendirilah yang mencari-cari stres itu. Kelihatannya pendapat ini sulit diterima. Tetapi kalau Anda percaya, lihatlah data-data mengenai cara cemas di bawah ini:
  • 40% dari semua hal yang dikuatirkan bakal terjadi, ternyata tidak pernah terjadi.
  • 30% rasa cemas yang disebabkan oleh pengambilan keputusan di masa lalu, yang tidak bisa diubah lagi.
  • 12% rasa cemas disebabkan oleh kritikan dari orang lain, karena mereka merasa rendah diri.
  • 10% rasa cemas yang berkaitan dengan kesehatan, dan yang lebih buruk, kesehatan ini justru semakin menurun kalau orang itu cemas.
  • 8% termasuk rasa cemas yang "wajar".
Pasti Anda heran! Kurang dari satu dari sepuluh penyebab stres adalah kekecewaan yang memang wajar. Yang lainnya merupakan faktor-faktor penyebab stres yang bisa dihilangkan kalau kita mau berusaha.

BAHAYA JIKA STRES BERUBAH MENJADI TEKANAN
Kadang-kadang stres bisa menjadi pendorong dan motivator yang positif. Tapi stres juga bisa merusak. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. G. Canby Robinson dari rumah sakit John Hopkins di Amerika Serikat, terbukti bahwa 140 dari 174 pasien di rumah sakit adalah mereka yang pencemas. Ia menyimpulkan bahwa lebih dari setengahnya dari mereka yang menderita penyakit berhubungan dengan stres.
Stres menjadi tekanan jika hal tersebut berkelanjutan. Dr. Canby menerangkan bahwa tubuh manusia bereaksi terhadap stres dalam tiga tingkatan: siaga, pertahanan, dan kelelahan. Ia menguraikan tahapan-tahapan tersebut senagai berikut:
  • Pada tahap siaga, tubuh Anda merasakan hadirnya "sang" stres, lalu mempersiapkan diri untuk melawan atau menghindar. Persiapan ini dilakukan dengan mengeluarkan hormon dari kelenjar-kelenjar endokrin. Hormon-hormon ini akan menyebabkan meningkatnya detak jantung dan pernapasan, meningginya kadar gula dalam darah, berkeringat, mata terbelalak, dan lambatnya pencernaan. Selanjutnya Anda tinggal memilih untuk menggunakan tenaga yang telah terpecah ini untuk melawan atau menghindar.
  • Pada tahap perlawanan, tubuh Anda memperbaiki kerusakan yang disebabakan oleh stres. Jika penyebab stres tidak hilang, maka tubuh tidak bisa memperbaiki kerusakan dan harus terus siaga.
  • Hal ini menyebabkan Anda memasuki tahap ketiga, yaitu kelelahan. Jika keadaan ini berkelanjutan cukup lama, mungkin Anda terserang salah satu dari "penyakit stres", seperti sakit kepala, denyut jantung yang tidak teratur, atau bahkan penyakit mental. Kalau stres ini berlanjut selama tahap kelelahan, maka tubuh akan kehabisan tenaga, dan bahkan mungkin fungsinya jadi berhenti.
Jadi, seperti yang Anda lihat, berdasarkan penelitian Dr. Canby ini, cara palong baik untuk menghadapi stres adalah dengan jalan menghindar atau menyembuhkannya secepat mungkin.

JANGAN SAMPAI STRES MEMBUAT ANDA PUTUS ASA
Ada kenyataan pahit bahwa di dunia ini banyak terdapat hal yang menyebabkan kita stres. Tetapi dilain pihak, ternyata ada cara-cara yang bisa kita tempuh untuk mengatasinya. Berikut ini adalah sepuluh tips untuk mengatasi stres:
  1. Belajarlah untuk melihat masalah secara proporsional. Salah satu ciri orang-orang yang mampu menghindari stres yang banyak dialami oleh orang lainnya adalah bahwa mereka mampu memandang segala masalah secara proporsional dalam keadaan yang terburuk sekalipun.
  2. Jangan menghindari resiko. Di dunia ini tidak ada jaminan mutlak. Tidak ada perencanaan yang anti gagal. Tidak ada perencanaan yang terjamin keberhasilannya. TIdak ada hal-hal yang bebas sama sekali dari resiko. Kehidupan memang demikian, tidak selalu lurus dan bersih. Segala sesuatu yang berjalan, beresiko untuk tersandung. Singkatnya, segala sesuatu yang hidup pasti menghadapi resiko. Kuncinya, kalau pikirankita dipenuhi oleh kemungkinan-kemungkinan yang baik, maka yang terjadi pada kita juga adalah hal-hal yang baik.
  3. Bekerja sesuai dengan bidang kemampuan Anda. Orang-orang yang bekerja sesuai dengan bidang kemampuannya, agak jarang dijangkiti stres walaupun kadang-kadang ia juga membuat kesalahan. Jika Anda tidak yakin dimana bidang kemampuan Anda, inilah resep yang dapat membantu Anda untuk  segera mengetahuinya. Jika Anda membuat suatu kesalahan, dan hal itu malah menjadi tantangan bagi Anda bukannya membuat Anda stres, bisa jadi Anda telah bekerja sesuai bidang kemampuan Anda. Namun sebaliknya, jika kesalahan yang Anda lakukan membuat Anda tertekan dan merasa terancam, mungkin Anda bekerja pada bidang yang tidak sesuai dengan kemampuan Anda. 
  4. Lepaskanlah beban yang berlebihan. Dalam situasi dan kondisi tertentu, ada baiknya kita tidak usah menambah lagi bebanpekerjaan kita. Dalam hal ini, kita malahan harus melepaskan beban-benan yang berlebihan. Jika Anda termasuk golongan orang-orang yang senang mencoba sesuatu yang baru, dan cenderung terus menambahnya dengan hal yang lebih  baru lagi, maka Anda harus berusaha menghentikannya secara bertahap.
  5. Menanamkan keyakinan. Di jaman ini banyak orang yang tidak tahu lagi apa yang harus mereka yakini. Nilai-nilai kehidupan telah digantikan dengan keraguan, sedangkan keyakinan digantikan dengan sikap masa bodoh. Jika Anda tergolong pada jenis orang "kebanyakan" itu, sudah tentu Anda akan menghadapi kesulitan untuk membangkitkan keyakinan Anda. Dalam hal ini, janganlah ragu untuk menghubungi orang-orang yang berkeyakinan kuat yang bisa membantu Anda menemukan keyakinan Anda.
  6. Janganlah terlalu bersikeras menuntut hak Anda. Tentunya Anda pernah mendengar ungkapan, "Lebih baik memberi daripada menerima." Dengan memberi, hati kita juga akan merasa bahagia, dan dalam keadaan seperti itu, tentunya stres tidak akan mudah menyerang.
  7. Programkan kembali pikiran Anda. Kebanyakan dari apa yang kita alami secara emosional merupakan dampak yang ada dalam pikiran kita. Berat ringannya stres yang kita derita sangat dipengaruhi oleh cara kita berpikir. Sedangkan cara kita berpikir merupakan akibat langsung dari apa yang kita simpan di dalam otak kita. Anda harus sadar bahwa otak Anda selalu dalam proses memprogram. Anda sendirilah yang memilih apa-apa yang akan dimasukkan ke dalam otak Anda. Karena itu, jauhkanlah hal-hal negatif yang sekiranya akan mengakibatkan stres.
  8. Jangan terlalu memikirkan diri sendiri. Orang-orang yang terlalu banyak memikirkan dirinya sendiri sering mengalami rasa putus asa. Akibatnya mereka jadi stres. Kalau Anda cemas tentang masalah-masalah yang menimpa diri Anda, cobalah Anda berikan bantuan pada orang lain. Dengan membantu orang lain, sering kita jadi bisa menolong diri sendiri.
  9. Carilah teman untuk tempat mengadu. Seringkali kita mengalami stres karena kita simpan sendiri maslah-masalah yang ada tanpa mau mencerikataknnya pada orang lain. Para dokter bersepakat bahwa orang-orang yang terus menerus menahan emosinya dan tidak mau mengeluarkannya sangat beresiko terserang penyakit jantung. Untuk menghindari stres yang seperti ini, carilah seseorang untuk berbagi suka dan duka.
  10. Carilah cara-cara yang menyenangkan untuk menghilangkan stres. Kita semua dengan berbagai cara berusaha melakukan sesuatu untuk mengurangi stres dalam kehidupan kita. Sebagian  ada yang menggunakan cara yang menyehatkan dan positif dan sebagian lainnya tidak.

Stres biasanya bukan diakibatkan karena pekerjaan yang terlalu banyak. Justru pikiran Anda yang berkepanjangan tentang beratnya pekerjaan itulah yang menyebabkan stres Anda. Mampu atau tidaknya Anda menghadapi stres bergantung bagaimana cara Anda menanganinya.

Bersiap-siaplah menghadapi stres, karena cepat atau lambat pasti akan datang juga. Mulailah ubah pemikiran Anda dan kebiasaan Anda. Sebisa mungkin hindarilah stres. Gunakan cara yang sehat untuk menanganinya jika Anda terpaksa mengalaminya. Jangan biarkan stres menjadi pukulan yang tidak terduga yang menjatuhkan Anda dan menghalangi Anda meraih sukses.

Baca: TEMUKAN GAIRAH HIDUP ANDA!





Salam Sejahtera & Sukses Sekalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Minggu, 06 Juli 2014

MEMULAI DENGAN BENAR




Sangat penting bagi kita untuk memulai segala sesuatu dengan benar. Jika kita tidak memulai dengan benar, maka kita akan bertahan lama bahkan gagal di tengah jalan...

Sebagai contoh, ketika kita mengancingkan kancing baju dari atas ke bawah, dan antara kancing dan lobangnya tidak sesuai, maka kancing baju di bawahnya juga akan salah. Seseorang yang suka membuat miniatur bangunan atau menara dari kartu, jika ia meletakkan kartu yang awal atau paling bawah dengan tidak benar. Maka, kartu-kartu di atasnya akan mudah sekali roboh.

Seseorang yang mulai membangun bisnis dengan benar, ketika ia berhasil di kemudian hari, maka bisnisnya akan langgeng. Dibandingkan dnegan seseorang yang memulai bisnisnya dengan cara yang salah, ketika usahanya mulai besar akan menghadapi banyak kendala, bahkan mudah sekali mengalami kegagalan.

Apa yang perlu diperhatikan untuk memulai bisnis dengan benar?
Menjadi orang berkarakter sangat penting dalam bisnis atau pekerjaan yang kita lakukan. Seseorang yang berkarakter adalah seorang yang jujur, bertanggungjawab, disiplin, mau bekerja keras, dan sebagainya. Jika ia memulai karir pekerjaan dengan mengutamakan karakter berarti ia sedang memulai dengan benar.

Sebesar apapun bisnis kita, jika kita tidak memiliki karakter, maka cepat atau lambat akan mengalami kehancuran. Sebaliknya sekecil apapun bisns kita, jika kita mengutamakan karakter yang positif sejak awal, maka tidak mustahil bisnis kita akan berkembang dengan cepat dan tetap langgeng.

Memulai segala sesuatu dengan benar akan menentukan keberhasilan kita...

Baca: KEBIASAAN MANUSIA YANG EFEKTIF






Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Minggu, 29 Juni 2014

JADILAH ORANG BIJAK




Seorang pria bijak masuk ke dalam sebuah cafe yαηg dipenuhi oleh pengunjung, kemudian menceritakan sebuah lelucon...


Semua orang yαηg ikut mendengarkan leluconnya itu tertawa.
Lalu pria itu mengulangi leluconnya, kali ini hanya beberapa orang saja yαηg tertawa.


Selang beberapa saat, pria itu menceritakan lagi lelucon yαηg sama, dan sekarang tidak ada seorang pun yαηg tertawa!

Sambil tersenyum pria bijak itu berkata:
"Bila Anda tidak bisa tertawa berulang-ulang pada lelucon yαηg sama, mengapa Anda mengeluh, bahkan menangis berulang-ulang pada masalah yαηg sama?"


Jadilah orang bijak, jangan sia-siakan waktu dan usia Anda untuk mengeluh...
Berusahalah untuk memiliki mental dan sikap positif, agar kita dapat menjalani kehidupan ini dengan selalu bersemangat, memperbaiki keadaan, mengembangkan kemampuan dan potensi diri, serta selalu memperbaiki diri.
Dan mau
 terus berbagi hal positif, kebaikan, dan kebahagiaan dengan orang lain.
Niscaya, Anda akan menjalani kehidupan yαηg baik, indah, dan menarik...


Baca: BERPIKIR DAN BERJIWA BESAR





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Senin, 23 Juni 2014

BIJAKSANA TERHADAP KRITIK




Suatu kali seorang pemain musik muda mengadakan konser perdana. Setelah konser itu selesai ia dicela habis-habisan oleh para kritikus. Pemain musik itu merasa sedih dan depresi. Melihat hal itu Jean Sibelius, komposer Finisia yang terkenal, menghibur dia. Sambil menepuk-nepuk pundak pemain musik muda itu, ia berkata, “Ingat, nak, tidak ada satu pun kota di seluruh dunia yang mendirikan patung penghargaan untuk kritikus.”


Orang yang baru pertama kali tampil biasanya melakukan banyak kesalahan dan sering kali mendapat banyak kritikan, bahkan ditolak. Tahun 1954 Jimmy Denny, manajer Grand Ole Opry memecat Elvis Presley setelah pertunjukan pertama dan berkata, “Kamu tidak akan terkenal, nak. Sebaiknya kamu kembali menjadi sopir truk saja.”

Tahun 1959 pejabat tinggi Universal Pictures memecat Clint Eastwood karena giginya cuwil, jakunnya menonjol dan bicaranya terlalu pelan.

Tahun 1962 perusahaan rekaman Deka menolak 4 pemuda yang gugup bermain untuk rekaman mereka yang pertama. Mereka berkata, “Kami tidak suka mereka. Kelompok gitaris tidak begitu popular.” Keempat pemuda itu adalah “The Beatles.”

Orang-orang tersebut, mereka yang ditolak itu, tidak pernah patah semangat. Mereka maju terus dan mencari kesempatan lain. Akhirnya, sejarah membuktikan bahwa mereka semua menjadi orang yang sukses.
Jika Anda mendapat banyak kritikan dan ditolak pada penampilan perdana, Anda jangan pernah putus asa! Maju terus dan temukan peluang yang lain! Tunjukan bahwa Anda pasti bisa! Suatu kali sejarah akan membuktikan kesuksesan Anda!
(Kisah inspirasi dari Johny The, Penerbit Andi Yogya)

Baca: MERUBAH NASIB





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w