Sabtu, 20 Juli 2013

MERENCANAKAN MASA DEPAN YANG BAIK




Dalam hidup ini, salah satu bagian yang sangat penting yang harus kita lakukan adalah merencanakan masa depan dengan baik, agar kita bisa menjalani kehidupan hari ini dan hari esok yang baik!

Simak kalimat berikut ini: "Suatu hal yang sudah direncanakan saja kadang meleset, apalagi jika hal itu tidak direncanakan dulu?"

Demikian halnya dengan masa depan, jika kita tidak merencanakannya dengan baik, kehidupan seperti apa dan bagaimana yang ingin kita jalani di kemudian hari. Iman saja tidak cukup jika tanpa perbuatan. Mengimani kehidupan masa depan yang baik saja tidak cukup jika tanpa direncanakan dengan baik.
Harus diakui bahwa hampir semua hal yang berhubungan dengan masa depan itu menyangkut keuangan, seperti:
  • Persiapan biaya pernikahan (bagi yang masih lajang).
  • Rumah yang akan ditinggali.
  • Kendaraan yang ingin dimiliki.
  • Biaya untuk pendidikan anak.
  • Menyalurkan hobby yang disukai.
  • Tempat berlibur yang ingin dikunjungi.
  • Hadiah yang ingin diberikan kepada orang yang dicintai.
  • Mempersiapkan dana pensiun.
  • Dan lain sebagainya yang menyangkut gaya hidup yang ingin kita jalani


Anda yang statusnya karyawan, setiap bulan pasti menantikan saatnya menerima gaji, setiap tahun tentu menunggu mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan bonus tahunan. Pendapatan dari gaji itu, sebagian orang menabung atau menyisihkannya untuk berinvestasi, sementara yang lainnya sibuk membelanjakan barang-barang konsumtif.
Jika Anda termasuk kelompok yang terakhir, orang yang suka membelanjakan uang untuk barang-barang konsumtif, ingatlah bahwa Anda tidak akan selamanya mendapatkan gaji. Pada saatnya nanti Anda harus berhenti bekerja. Siap atau tidak siap, Anda tidak akan menerima gaji lagi!
Bagi Anda yang penghasilannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda sekeluarga, apa dan bagaimana yang harus Anda lakukan?
Masa depan Anda tidak bergantung kepada lingkungan Anda, apa pendidikan Anda, berapa modal yang Anda miliki,  dan karena nasib yang diramalkan oleh orang lain, tetapi oleh diri Anda sendiri!
Andalah yang membuat keputusan dan menentukan pilihan, memastikan masa depan yang sesuai dengan harapan, impian dan keinginan Anda, masa depan yang bahagia dan sejahtera!
MERENCANAKAN MASA DEPAN DENGAN BAIK UNTUK KEHIDUPAN YANG BAIK...
Baca: KENAPA ORANG BERBISNIS?

BAGAIMANA MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA?
(Sumber: Majalah "Ayahbunda")

Masalah keuangan adalah hal yang umum dialami keluarga muda, apalagi di tahun-tahun pertama menjalani kehidupan berumahtangga. Belum lagi si kecil tak lama kemudian hadir di tengah Anda dan pasangan Anda. Benarkah masalahnya terletak dari besar-kecilnya pendapatan keluarga?

“Seringkali masalahnya bukan terletak pada penghasilan yang kurang, tapi kebiasaan yang salah dalam mengelola uang,” ungkap Ligwina Hananto, ahli perencanan keuangan dalam sebuah acara Ayahbunda beberapa waktu lalu. Ternyata, dalam kenyataan, seorang ayah yang berpenghasilan ratusan juta rupiah bisa mengalami shock ketika menemukan uangnya tinggal Rp. 500.000,00 sebelum akhir bulan.



Ligwina memberikan beberapa kunci untuk mengelola keuangan secara sederhana:

1.    Pahami portfolio keuangan keluarga Anda.
Jangan sampai Anda tak tahu isi tabungan, jumlah tagihan listrik, telepon, servis mobil, belanja, biaya periksa dokter dan lainnya. Anda harus tahu berapa hutang kartu kredit, pinjaman bank atau cicilan rumah dan mobil.

2.    Susun rencana keuangan atau anggaran.
Rencana keuangan yang realistis membantu Anda bersikap obyektif soal pengeluaran yang berlebihan. Tak perlu terlalu ideal, sehingga lupa kebutuhan diri sendiri. Tak ada salahnya memasukkan kebutuhan pergi ke salon, spa atau clubbing. Yang penting, anggarkan jumlah yang realistis dan Anda pun harus patuh dengan anggaran tersebut.

3.    Pikirkan lebih seksama pengertian antara “butuh” dan “ingin”.
Tak jarang kita membelanjakan uang untuk hal yang tak terlalu penting atau hanya didorong keinginan, bukan kebutuhan. Buatlah daftar berupa tabel yang terdiri dari kolom untuk item belanja, kebutuhan dan keinginan. Setelah mengisi kolom item belanja, isilah kolom “kebutuhan” dan “keinginan” dengan tanda cek (V). Dari sini pertimbangkan dengan lebih matang, benda atau hal yang perlu Anda beli/penuhi atau tidak.

4.    Hindari hutang.
Godaan untuk hidup konsumtif semakin besar. Tapi bukan berarti dengan mudah Anda membeli berbagai benda secara kredit. Tumbuhkan kebiasaan keuangan yang sehat dimulai dari yang sederhana, seperti tak memiliki hutang konsumtif.

5.    Meminimalkan belanja konsumtif.
Bertemu teman lama untuk bertukar pikiran di kafe terkadang memang perlu, tapi tak berarti Anda harus melakukannya di setiap Jumat sore. Anda bisa gunakan pengeluaran ini untuk menabung atau memenuhi kebutuhan lain.

6.    Tetapkan tujuan atau cita-cita finansial.
Susun target keuangan yang ingin Anda raih secara berkala, bersama pasangan. Tetapkan tujuan spesifik, realistis, terukur dan dalam kurun waktu tertentu. Tujuan ini membantu Anda lebih fokus merancang keuangan. Misalnya, bercita-cita punya dana pendidikan prasekolah berstandar internasional dan sebagainya.

7.    Menabung, menabung, menabung.
Ubah kebiasaan dan pola pikir. Segera setelah menerima gaji, sisihkan untuk tabungan dalam jumlah yang telah Anda rencanakan sesuai tujuan atau cita-cita finansial keluarga Anda. Sebaiknya, Anda memiliki rekening terpisah untuk tabungan dan kebutuhan sehari-hari.
Baca: MENABUNGLAH!

8.    Berinvestasilah!
Tentu Anda tak akan puas dengan hanya menunggu tabungan membumbung. Padahal cita-cita Anda untuk keluarga “selangit”. Inilah saat yang tepat untuk juga memikirkan investasi. Kini bentuknya macam-macam. Takut akan risiko investasi? Tak perlu khawatir, Anda hanya perlu belajar pada ahlinya. Konsultasikan keuangan Anda dengan ahli keuangan yang handal.
Baca: BERINVESTASILAH!





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Rabu, 17 Juli 2013

ANDA SUDAH SIAP MENGHADAPI MASA DEPAN?




Jika kita bicara tentang masa depan, adalah sesuatu yang tidak pasti dan sekaligus adalah sebuah kepastian!
Lho..., kok bisa??? Yaa... iyalah..., bukankah setiap orang pasti akan menuju ke titik dimana masa depan itu akan dan harus dijalani! Yang paling mendasar, setiap orang pasti butuh pangan, sandang dan papan. Bahwa setiap orang pasti perlu biaya untuk pendidikan. Dan setiap orang pasti akan sakit, perlu biaya untuk pengobatan. Maaf, setiap orang pada saatnya nanti pasti akan dipanggil Tuhan...
Untuk itulah, seharusnya setiap orang mempersiapkan masa depannya dengan sebaik mungkin agar bisa menjalani kehidupan masa yang akan datang itu dalam situasi dan kondisi yang baik.
Kita sepakat bahwa hidup bukanlah untuk uang, namun kalau tidak punya uang kehidupan yang kita jalani menjadi sulit. Nahh..., salah satu hal yang sangat penting untuk masa depan kita adalah hal yang berhubungan dengan keuangan!

Apakah Anda sudah mempersiapkan keuangan untuk masa depan Anda dengan baik???

Jangan salahkan nasib jika pada saatnya nanti, masa depan yang Anda jalani tidak sesuai dengan harapan atau keinginan, bahkan jauh dari impian Anda...
Baca: APA KENDALA ORANG TIDAK SUKSES?

Pertanyaannya adalah:
  1. Apakah Anda sudah puas dengan keuangan Anda saat ini?
  2. Apakah Anda sudah nyaman dengan kehidupan Anda sekarang ini?
  3. Apakah Anda sudah siap untuk memulai kehidupan rumah tangga?
  4. Apakah Anda sudah memiliki rumah?
  5. Apakah Anda sudah mempunyai kendaraan?
  6. Apakah Anda sudah siap menghadapi masa pensiun?
  7. Apakah Anda sudah menyiapkan biaya untuk pendidikan anak?
  8. Apakah Anda sudah siap jika keluarga harus berobat ke rumah sakit?
  9. Apakah Anda sudah siap jika sekarang waktunya Tuhan memanggil Anda?
  10. Apakah Anda sudah...???
Jika Anda belum bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dengan baik, sebaiknya persiapkanlah...
Kapan? Saat ini juga!!!

Mulai dari sekarang Anda rencanakan dan siapkan agar dapat memiliki bisnis yang memberikan Anda kesempatan dan peluang untuk mendapatkan penghasilan yang yang akan membawa Anda pada titik aman dari sisi keuangan untuk masa depan!

Baca: ANDA MAU KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK?





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Jumat, 12 Juli 2013

ANDA MAU KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK?





"SEMUA IMPIAN KITA (siapapun Anda!) DAPAT MENJADI KENYATAAN, JIKA KITA MEMILIKI KEBERANIAN UNTUK MENGEJARNYA."
(Walt Disney)



Apakah Anda puas dengan kehidupan saat ini?
Apakah Anda puas dengan pekerjaan saat ini?
Apakah Anda puas dengan penghasilan saat ini?
Hidup seperti apa yang Anda inginkan?
Kehidupan bagaimana yang Anda harapkan?




MAU TAHU CARANYA MENINGKATKAN KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK?
JIKA ANDA TIDAK PUTUSKAN DAN TENTUKAN SEKARANG, KAPAN?








Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Rabu, 10 Juli 2013

TIPS TWITTER MARKETING





Salah satu aktifitas bisnis adalah marketing, berikut ini beberapa tips untuk melakukan marketing via media sosial - Twitter:

1. Pengguna Twitter di Indonesia hampir 40 juta (2013 Q1). Potensi yang sangat besar ini harus kita maksimalkan. Sangat penting untuk menentukan tujuan dan target jumlah follower.


2. Buatlah perencanaan Twitter, penentuan konten, waktu twit, siapa yang menangani akun Twitter bisnis kita.


3. Fokus untuk perbesar follower dan bangun komunikasi dengan follower secara konsisten. Follower adalah teman sekaligus calon konsumen.


4. Follower senang dengan twit bermanfaat. Twit bermanfaat yang sering di retweet adalah: Tips, Quote Motivasi dan Kultwit (Kuliah twitter).


5. Lakukan monitoring secara berkala. Pastikan jika ada mention/pertanyaan untuk segera dijawab maksimal 1x24 jam.


6. Lakukan update status di Twitter minimal 10 twit dan maksimal 40/hari.


7. Buatlah program-program yang menarik melalui Twitter. Misalnya kuis, sayembara dan program promosi lainnya. Tujuannya membangun keterlibatan follower.


8. Di Twitter, kita juga bisa promosi produk kita dan yang terpenting kita bisa edukasi market tentang produk kita (tapi ingat jangan kebanyakan jualan).


9. Ukurlah strategi Twitter marketing kita. Pengukuran bisa dilakukan untuk reach (jangkauan), total sales dari Twitter, pertumbuhan follower, dll.







Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Selasa, 09 Juli 2013

PERLAKUKAN PELANGGAN ANDA SEPERTI KEKASIH




Jika kita perhatikan kehidupan sehari-hari, banyak pelajaran yang bisa kita ambil untuk dipergunakan menjadi pedoman dalam berbisnis. Seperti sikap kita dulu saat sedang berpacaran dalam memperlakukan seorang kekasih...


Beberapa hal
yang bisa kita pelajari, seperti:

1. Cari dan kejarlah
Cari dan kejarlah kekasih idaman, jangan bersantai, rileks dan membiarkan pelanggan yang prospek lewat begitu saja.

2. Inisiatif dan kreatifitas untuk melayani
Gunakanlah inisiatif dan kreatifitas kita untuk melayani yang dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan seperti yang kita lakukan kepada seorang kekasih, jangan menganggap pelanggan seperti suami/istri yang sudah suharusnya memang kita layani.

3. Komitmen
Gunakanlah Kekasih kita tentu mengharapkan sebuah komitmen, begitu pula yang diinginkan oleh pelanggan, bukan hanya sekedar rayuan-rayuan gombal.

4. 
Perhatian terhadap detail
Perhatian kita ke pelanggan seperti kita memperhatikan kekasih, seperti kita harus mengetahui kesukaan dia makan apa, minum apa, nonton apa dll.

5. Jujur dan terbuka
Kepada kekasih tentu kita akan selalu berusaha untuk bersikap jujur dan terbuka, demikian juga yang diharapkan oleh pelanggan. Kita bicara tentang kebenaran, bukan hanya sekedar janji-janji palsu.

6. Luangkan waktu
Untuk seorang kekasih, kita selalu berusaha meluangkan waktu. Kita selalu memberikan kesempatan dan menyediakan waktu. Begitu juga yang seharusnya kita lakukan untuk pelanggan.

7. Berikan pujian
Berikan pujian yang tulus. Seperti kepada seorang kekasih, kepada pelanggan pun kita memberikan pujian dengan cara yang tulus, bukan berbohong yang akibatnya merugikan.

8. Hidup ini menyenangkan
Hidup ini menyenangkan saat kita berduaan dengan kekasih, demikian pula kita perlakukan saat dengan pelanggan, karena sesuatu yang kita nikmati adalah keindahan.

Baca: APAKAH ANDA COCOK MENJADI SEORANG PENGUSAHA?






Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Kamis, 04 Juli 2013

PERENCANAAN UNTUK MEMULAI BISNIS




Saat kita akan memulai bisnis, sangat penting untuk mengawalinya dengan perencanaan pemasaran, sebagai berikut:

1. SEGMEN MARKET
Tentukan target pasar yang akan kita tuju. Misalnya: Gender, Usia, Area. Target pasar juga bisa dari kelas ekonomi: Kelas Menengah Atas, Menengah atau Kelas Bawah.

2. PRODUK
Tentukan produk yang akan dijual. Produk ini bisa berupa barang/jasa. Kita perlu menyiapkan produk yang berkualitas dan pelayanan yang baik serta tentukan apa yang menjadi kelebihan kita dibanding dengan pesaing.

3. HARGA
Tentukan harga untuk produk yang akan kita jual. Harga yang ditentukan harus value for money. Penting untuk diperhatikan harga yang ada dipasaran agar harga kita tetap bersaing.

4. PROMOSI
Promosi bisnis bisa mencakup promosi offline dan online. Promosi offline bisa dengan iklan, menyebar brosur, membuka stand dll. Promosi online bisa dengan social media marketing, online Ad.

5. DISTRIBUSI
Tentukan channel penjualan untuk produk kita. Bisa melalui toko offline/toko online. Toko online cukup efektif untuk meningkatkan penjualan dengan biaya relatif terjangkau. Lakukan strategi reseller untuk memperbesar channel penjualan.

6. STRATEGI SALES
Susun daftar rencana strategi sales yang akan dilakukan, misalnya dengan strategi diskon, strategi paket, voucher/kupon, penggunaan kartu anggota, point reward, trial produk, program hadiah dll.

Baca: KEAHLIAN YANG HARUS DIMILIKI OLEH PEBISNIS PEMULA






Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

APAKAH ANDA COCOK MENJADI SEORANG PENGUSAHA?



Sebagai karyawan, pada saat tertentu Anda akan berpikir apakah lebih baik berhenti bekerja dan menjadi pengusaha? Namun sayangnya, tidak semua orang cocok menjadi pengusaha. Jadi sebelum salah langkah, pastikan Anda mengetahui apakah Anda cocok menjadi seorang pengusaha atau tidak?

Berikut ini adalah beberapa ciri (yang dirangkum dari berbagai sumber), yang harus Anda miliki untuk menjadi seorang pengusaha:

1. Yakin dan percaya diri
Keyakinan dan rasa percaya diri adalah kekuatan pendobrak yang luar biasa. Dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi Anda bisa menciptakan prestasi, apa yang tidak mungkin menjadi mungkin. Anda pasti bisa menjadi seorang pengusaha!

2. Berani melangkah
Dalam hidup ini memang tidak ada yang pasti. Keputusan untuk menjadi seorang pengusaha mengandung resiko dan konsekuensi yang tinggi. Pada saat Anda menentukan pilihan ini, dibutuhkan keberanian untuk menghadapi segala resiko dan konsekuensinya.

3. Punya visi yang jelas untuk bisnis Anda
Menjadi seorang pengusaha harus bisa memvisualisasikan masa depannya. Dia memiliki gambaran yang jelas tentang arah mana yang akan diambil untuk perusahaannya dan punya rencana untuk merealisasikannya. Dalam hal ini Anda harus belajar dan kemudian memiliki keahlian manajemen.

4. Andalah penentu nasib diri sendiri
Seorang pengusaha yang baik percaya bahwa dia bisa menentukan masa depannya sendiri dan menggunakan kepercayaan dirinya itu untuk mengajak orang lain dalam usaha mengembangkan dan memajukan perusahaannya.

5. Ulet, gigih dan pantang menyerah
Setiap pengusaha harus ulet, mempunyai sikap yang gigih, tegar dan pantang menyerah. Semua bisnis tentu akan mengalami pasang surut dan sebagai pemimpin, seorang pengusaha diharapkan mendorong karyawannya untuk menang.

6. Memiliki kesabaran
Untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses, dibutuhkan kesabaran. Dalam merintis sebuah bisnis tentu akan menemui halangan dan kesulitan, akan mendapatkan rintangan dan tantangan. Di sinilah butuh kesabaran untuk tetap berusaha, berjuang dan berdoa hingga tuntas meraih sukses.

7. Mampu melakukan pekerjaan yang dibutuhkan
Seorang pengusaha haruslah seseorang yang cakap dan mampu melakukan pekerjaannya atau seseorang yang tahu bagaimana mencari dan menemukan bantuan yang tepat. Pengusaha yang baik harus dapat menjadi pencari solusi yang ulung dan individu yang bisa menyelesaikan masalah secara efektif dan efisien.

8. Selalu realistis
Selama tidak ada yang salah dengan ide perusahaan Anda, seorang pengusaha bisa membedakan antara mimpi-mimpinya dan kehidupan nyata. Selain itu, perkiraan marketing yang hanya berdasarkan angan-angan semata tidak akan membentuk rencana bisnis yang kuat.

9. Bisa hidup tanpa penghasilan tetap
Selalu ada ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi dengan bisnis yang akan Anda rintis. Seberapa baiknya pun Anda mempersiapkan dan merencanakan segalanya, tetap saja ada kemungkinan semuanya tidak berjalan baik. Terjun ke dunia bisnis berarti Anda tidak akan mendapatkan gaji dan penghasilan yang tetap.

10. Anda bukan pencari kerja
Seorang pengusaha dituntut memiliki inisiatif dan kreatifitas yang tinggi untuk mencari peluang usaha, bisnis yang prospeknya bagus. Dia bukan seorang pencari pekerjaan, menunggu peluang dari orang lain.

Baca: CARA BISNIS ANTI RUGI!






Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan

Rabu, 26 Juni 2013

THINK BIG!




Ben Carson dikenal sebagai ahli bedah saraf dunia yang hebat. Padahal peraih penghargaan The Presidential Medal of Freedom 2008 dari Presiden AS-George W. Bush ini waktu kecil dikenal sebagai anak miskin dan bodoh... (Wikipedia-Ben Carson)

Suatu kali ibunya menyadarkannya bahwa ia sebenarnya bukan anak bodoh hanya kurang belajar. Maka sang ibu mendorongnya agar ia banyak membaca buku baik buku pelajaran maupun buku pengetahuan lainnya.
Meski mereka miskin dan tak mampu membeli banyak buku, ibunya meminjam buku-buku dari perpustakaan umum untuk dibaca dan dipelajari oleh Ben.
"Dalam kondisi miskin kita tak akan punya kesempatan untuk pergi ke mana-mana. Namun dengan buku kita bisa pergi ke mana pun kita mau, bisa jadi orang seperti apa pun dan bisa melakukan apa pun yang kita inginkan," tutur ibunya.

Think Big terdiri dari 8 kunci sukses yang diurai dari delapan huruf (T-H-I-N-K-B-I-G). Berkat disiplin yang ditanamkan ibunya itu, akhirnya Ben sukses jadi ahli bedah saraf dunia. Ia berbagi kiat suksesnya dalam sejumlah buku, salah satunya adalah THINK BIG. Selalu berpikir besar (think big) inilah yang mendorongnya menjadi orang sukses.

Tapi sebenarnya apa Think Big menurut Carson? Ia punya rumusan singkat, bahwa:

T - berati "Talent (bakat) dan Time (waktu)", kenalilah bahwa waktu dan bakat adalah hadiah dari Tuhan.

H - adalah "Hope (harapan) dan Honest (jujur)", harapan untuk hal-hal yang baik dan jujur.

I - adalan "Insight", wawasan yang diperoleh ∂åяi orang atau buku-buku bagus.

N - adalah "to be Nice to all people", berbuat baiklah pada semua orang.

K - adalah "Knowledge (ilmu pengetahuan)", kenalilah ilmu pengetahuan sebagai kunci kehidupan.

B - adalah "Book (buku)', bacalah buku sebanyak-banyaknya.

I - berarti "In-dept", belajar dan perdalamlah keterampilan.

G - adalah "God (Tuhan)", semua orang punya Tuhan. Jangan lupa pada Tuhan.

Ia menyimpulkan semua itu dari pelajaran yang diberikan ibunya. Ketika saya sedang belajar, ibu saya selalu bilang, "KAMU BISA MELAKUKAN APA SAJA YANG ORANG LAIN LAKUKAN, HANYA SAJA KAMU HARUS MELAKUKANNYA DENGAN LEBIH BAIK!"







Untuk informasi lebih lanjut hubungi:


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w
Website: SEMANGAT - Kampus Kehidupan